Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Kenapa Pengusaha Properti Kian Agresif Bangun Kota Mandiri di Pinggir Jakarta?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 15 Juli 2025 | 08:38 WIB
Kenapa Pengusaha Properti Kian Agresif Bangun Kota Mandiri di Pinggir Jakarta?
Ilustrasi. Suasana perumahan dan gedung bertingkat di Jakarta, Rabu (16/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tren pembangunan kota mandiri di area penyangga Jakarta semakin masif, mencerminkan agresivitas pengembang properti dalam memenuhi kebutuhan hunian dan gaya hidup modern. 

Fenomena ini tak lepas dari daya tarik pinggiran kota besar yang didukung aksesibilitas, infrastruktur modern, dan fasilitas lengkap. 

Salah satu contoh sukses adalah Kota Gading Serpong yang dikembangkan oleh Paramount Land, kini menjelma menjadi pusat ekonomi dan hunian yang vibrant di Tangerang Raya.

Salah satu konglomerat properti Tanah Air Paramount Land, yang sebagai salah satu pengembang utama Kota Gading Serpong, telah membuktikan bahwa perencanaan jangka panjang yang matang adalah kunci kesuksesan.

Mereka tak hanya memusatkan pengembangan kawasan Pusat Bisnis (CBD) di satu titik, melainkan menyebarkannya di beberapa lokasi strategis di seluruh penjuru kota. Langkah ini dibarengi dengan pembangunan infrastruktur kota yang lengkap dan modern, serta riset dan modifikasi berkelanjutan yang disesuaikan dengan pertumbuhan kota dan penduduk, pembangunan fisik, hingga kepadatan lalu lintas.

Data menunjukkan betapa pesatnya perkembangan Gading Serpong. Kota ini kini menjadi rumah bagi lebih dari 150 ribu jiwa (belum termasuk komuter), dengan arus kendaraan di jalan boulevard mencapai lebih dari 15.000 kendaraan per jam.

Tingkat okupansi bisnis yang sangat tinggi turut menegaskan posisi Gading Serpong sebagai jantung aktivitas ekonomi dan gaya hidup di Tangerang Raya, yang menurut para pengamat tata kota, telah menjadi salah satu destinasi utama.

Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, mengungkapkan strategi mereka dalam mengembangkan CBD di Gading Serpong. "Dalam mengembangkan pusat bisnis (CBD) di Gading Serpong, Paramount Land selalu memastikan long-term sustainable business dengan membangun ekosistem bisnis secara jangka panjang," ujar Dave, Senin (14/7/2025).

Strategi ini diterapkan di seluruh area komersial pada setiap titik CBD Paramount Gading Serpong, termasuk 'Pasadena Central District'. Kawasan distrik terbesar seluas 40 hektar ini dirancang sebagai mixed-use premium yang berlokasi strategis, tepat di akses jalan baru Gading Serpong-perbatasan BSD, dan hanya berjarak 5 menit menuju destinasi kuliner Aniva dan Manhattan District.

"Pasadena Central District dirancang oleh Aedas Architect dari Singapura sebagai Conceptualized masterplanner, berupa kawasan komersial dan residensial premium yang saling terintegrasi dengan konsep '10 Minutes City Living'," jelas Dave.

Konsep ini memungkinkan seluruh kebutuhan dapat terpenuhi hanya dalam waktu tempuh 10 menit, baik dengan kendaraan, berjalan kaki, maupun layanan daring. Kawasan multi-akses ini nantinya akan dilengkapi mega anchor tenant yang menghadap Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, menjanjikan suasana yang semarak layaknya CBD lainnya di Gading Serpong.

Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, menjelaskan Grand Pasadena Village adalah hunian premium yang berlokasi di area Pasadena Central District. Desain hunian ini merupakan kelanjutan dari konsep Pasadena Grand Residences, mulai dari gerbang ikonik, hingga suasana asri yang mencerminkan luxurious and prestigious living.

"Fasilitasnya meliputi green corridor living, social club house dengan kolam renang 20 meter dan kolam renang anak, lapangan basket 3 lawan 3, pingpong arcade, multipurpose room, dan children playground," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Lembong Jelang Hadapi Putusan Kasus Gula: Kami Sudah Menang!

Tom Lembong Jelang Hadapi Putusan Kasus Gula: Kami Sudah Menang!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 20:58 WIB

Modus Bos Kosmetik Seret Nama Nagita Slavina, Tipu Rekan Bisnis Miliaran Rupiah

Modus Bos Kosmetik Seret Nama Nagita Slavina, Tipu Rekan Bisnis Miliaran Rupiah

News | Senin, 14 Juli 2025 | 20:56 WIB

Cerita Pilu Nenek Jordi Amat: Diancam Dieksekusi hingga Dukung Indonesia Merdeka

Cerita Pilu Nenek Jordi Amat: Diancam Dieksekusi hingga Dukung Indonesia Merdeka

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 19:53 WIB

Terkini

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56 WIB

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB