Biayai Anak Usaha, DAAZ Terbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar

Iwan Supriyatna

Rabu, 16 Juli 2025 | 12:57 WIB
Biayai Anak Usaha, DAAZ Terbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar
Ilustrasi Obligasi. (Shutterstock)

Suara.com - PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) telah menghimpun dana sebesar Rp500 miliar melalui penerbitan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 yang telah terserap sepenuhnya oleh pasar.

Penawaran umum obligasi ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan serta mendukung ekspansi bisnis anak-anak perusahaan di sektor perdagangan dan logistik.

Obligasi yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia ini terdiri dari dua seri. Seri A memiliki tenor 370 hari kalender dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,85% per tahun, sedangkan Seri B berjangka waktu tiga tahun dengan bunga tetap 10% per tahun.

Pembayaran bunga akan dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 10 Oktober 2025. Seluruh pokok obligasi akan dilunasi secara penuh pada saat jatuh tempo masing-masing seri, yaitu 20 Juli 2026 untuk Seri A dan 10 Juli 2028 untuk Seri B.

“Penerbitan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 merupakan bagian dari langkah strategis kami untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis entitas anak. Dana hasil obligasi ini akan kami salurkan secara optimal untuk pembangunan armada kapal, serta pembelian batubara dan bahan bakar, sehingga Perseroan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama DAAZ Mahar Atanta Sembiring, Rabu (16/7/2025).

Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan anak usaha, antara lain PT Aserra Logistik Indonesia untuk pembangunan armada tug and barge, PT Bara Makmur Dwitama untuk pembelian batubara, serta PT Indo Lautan Energi untuk pembangunan kapal tongkang minyak dan pembelian bahan bakar solar.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dan memperkuat posisi Perseroan dalam industri.

Obligasi ini telah memperoleh peringkat idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), yang mencerminkan prospek stabil dan fundamental keuangan yang solid.

Penjamin pelaksana emisi dalam penawaran ini adalah PT Henan Putihrai Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT UOB Kay Hian Sekuritas, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

baca juga

Sementara penawaran umum Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 berlangsung pada 2–7 Juli 2025, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 11 Juli 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ditinggal Asing Rp57,9 T, Mirae Asset Sarankan Pegang Reksa Dana Pendapatan Tetap

IHSG Ditinggal Asing Rp57,9 T, Mirae Asset Sarankan Pegang Reksa Dana Pendapatan Tetap

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:56 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Lunasi Utang Obligasi Rp 107 Miliar

Emiten Konstruksi PPRE Lunasi Utang Obligasi Rp 107 Miliar

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 16:40 WIB

Obligasi Jadi Pilihan Utama Bank di Tengah Ketatnya Persaingan Pendanaan

Obligasi Jadi Pilihan Utama Bank di Tengah Ketatnya Persaingan Pendanaan

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:11 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×