Wall Street Menguat, Bursa Asia Respon Kesepakatan Tarif AS-Indonesia

M Nurhadi

Kamis, 17 Juli 2025 | 08:33 WIB
Wall Street Menguat, Bursa Asia Respon Kesepakatan Tarif AS-Indonesia
Bursa Efek indonesia [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Wall Street ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (16/7), dengan indeks Nasdaq Composite bahkan kembali mencatat rekor penutupan terbarunya. Kenaikan ini terjadi di tengah gejolak pasar akibat laporan berita yang mengindikasikan kemungkinan Presiden AS Donald Trump akan memecat Ketua The Fed Jerome Powell. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,53%, S&P 500 menguat 0,32%, dan Nasdaq Composite naik 0,26%.

Laporan dari Bloomberg News yang mengutip pejabat Gedung Putih anonim, serta Reuters News yang mengutip sebuah sumber, sama-sama menyebut kemungkinan penggantian Powell. Namun, Trump segera membantah laporan tersebut, meskipun ia tak berhenti melancarkan kritik terhadap Powell karena dianggap tidak memangkas suku bunga.

Di tengah situasi ini, beberapa saham menunjukkan pergerakan menarik. Saham Goldman Sachs naik tipis 0,9% setelah melaporkan kenaikan laba 22%. Sebaliknya, saham perbankan lain seperti Bank of America dan Morgan Stanley masing-masing turun 0,3% dan 1,3%. Sementara itu, saham Johnson & Johnson melonjak 6,2% setelah memangkas separuh ekspektasi biaya terkait tarif baru dan menaikkan proyeksi penjualan serta laba setahun penuh. Saham semikonduktor justru melemah setelah kabar bahwa Nvidia akan diizinkan menjual chip H2O-nya di China, yang sebelumnya memicu kenaikan.

Bursa Asia Bervariasi, Indonesia Dikenai Tarif 19% oleh AS 

Berbeda dengan Wall Street, bursa Asia cenderung bervariasi dengan kecenderungan menurun pada perdagangan Rabu (16/7). Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,04% dan Topix turun 0,21%. Situasi serupa terlihat di Korea Selatan, di mana indeks Kospi turun 0,90% dan Kosdaq menurun 0,08%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong melemah 0,29%, Taiex Taiwan naik 0,91%, dan ASX 200 Australia melemah 0,79%. Di sisi lain, FTSE Straits Times naik 0,30% dan FTSE Malay KLCI melemah 0,91%.

Variasi di pasar Asia-Pasifik ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan Indonesia. Dalam kesepakatan tersebut, AS akan mengenakan tarif sebesar 19% atas ekspor Indonesia ke AS, sementara Indonesia akan membebaskan tarif atas produk-produk AS yang masuk ke Indonesia.

Di tengah kabar kesepakatan dagang ini, Bank Indonesia (BI) kembali mengambil kebijakan moneter yang longgar. BI memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25% pada Juli 2025. Selain itu, suku bunga Deposit Facility juga turun menjadi 4,5% dan suku bunga Lending Facility turun menjadi 6,0%. Ini merupakan pemangkasan suku bunga kedua tahun ini, setelah BI juga memangkas 25 bps pada Mei 2025.

Proyeksi IHSG 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup naik 0,72%, menunjukkan ketahanan di tengah sentimen regional yang bervariasi. Namun, kenaikan ini masih disertai dengan penjualan bersih asing sekitar Rp966 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BMRI, BBCA, SSIA, BBNI, dan MDKA.

baca juga

Berdasarkan kajian harian BNI Sekuritas pada Kamis (17/7/2025), IHSG memiliki potensi untuk menguji resistance kuat di level 7200. Namun, pasar perlu mewaspadai potensi koreksi jika IHSG belum mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut.

Level Penting IHSG:

Support: 7100 - 7150
Resist: 7200 - 7250
Ide Trading Hari Ini (Spec Buy):

RAJA: Area beli 2520-2600, cutloss di bawah 2500. Target dekat 2630-2680.
BUMI: Area beli 115-118, cutloss di bawah 112. Target dekat 124-127.
CUAN: Area beli 1625-1650, cutloss di bawah 1580. Target dekat 1700-1820.
INET: Area beli 224-236, cutloss di bawah 220. Target dekat 242-250.
ANTM: Area beli 2960-2990, cutloss di bawah 2900. Target dekat 3040-3070.
PGEO: Area beli 1560-1600, cutloss di bawah 1530. Target dekat 1660-1700.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Trump Dipangkas, Industri Manufaktur Indonesia Siap Panen Dolar?

Tarif Trump Dipangkas, Industri Manufaktur Indonesia Siap Panen Dolar?

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 08:22 WIB

Saham COIN Terus Dibanjiri Investor Pasar Saham

Saham COIN Terus Dibanjiri Investor Pasar Saham

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 05:51 WIB

6 Fakta di Balik Telepon 17 Menit Prabowo-Trump yang Ubah Arah Dagang Indonesia

6 Fakta di Balik Telepon 17 Menit Prabowo-Trump yang Ubah Arah Dagang Indonesia

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 22:53 WIB

Tarif Impor ke AS Turun Jadi 19 Persen, Celios: Diskon Semu dari Trump

Tarif Impor ke AS Turun Jadi 19 Persen, Celios: Diskon Semu dari Trump

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 22:49 WIB

Tarif Trump Turun Jadi 19 Persen, Kenapa Pakar Sebut Ancaman Serius bagi UKM? Ini Penjelasannya

Tarif Trump Turun Jadi 19 Persen, Kenapa Pakar Sebut Ancaman Serius bagi UKM? Ini Penjelasannya

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 21:35 WIB

Bukan Kabar Baik? DPR Soroti Sisi Gelap di Balik Penurunan Tarif Trump untuk Produk Indonesia

Bukan Kabar Baik? DPR Soroti Sisi Gelap di Balik Penurunan Tarif Trump untuk Produk Indonesia

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 21:20 WIB

Terkini

Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:52 WIB

Bukan Cuma Jualan Online, Begini Cara Konten dan LIVE Dongkrak Bisnis F&B Lokal

Bukan Cuma Jualan Online, Begini Cara Konten dan LIVE Dongkrak Bisnis F&B Lokal

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 19:51 WIB

Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati

Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati

Kaltim | Kamis, 03 September 2026 | 19:51 WIB

Wagub Jatim: Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG Ditanggung Negara

Wagub Jatim: Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG Ditanggung Negara

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 19:50 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt

Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:50 WIB

Promo Shopee 9.9 dari BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp1 Juta!

Promo Shopee 9.9 dari BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp1 Juta!

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:49 WIB

Sempat Molor dari Waktu yang Dijanjikan, Pabrik BYD Akhirnya Diresmikan

Sempat Molor dari Waktu yang Dijanjikan, Pabrik BYD Akhirnya Diresmikan

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 19:45 WIB

Usai Serang Warga Kabupaten Bandung, BKSDA Ungkap Kondisi Macan Tutul Jawa

Usai Serang Warga Kabupaten Bandung, BKSDA Ungkap Kondisi Macan Tutul Jawa

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 19:44 WIB

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:41 WIB

Lip Tint vs Lip Stain vs Lip Glaze, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Hasilnya

Lip Tint vs Lip Stain vs Lip Glaze, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Hasilnya

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:35 WIB

×