Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Bisnis Berkembang Pesat, Industri Pindar Mulai Tingkatkan Skil SDM

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2025 | 08:26 WIB
Bisnis Berkembang Pesat, Industri Pindar Mulai Tingkatkan Skil SDM
Ilustrasi pinjaman online atau pinjol

Suara.com - Di tengah pertumbuhan pesat industri pinjaman daring (pindar), PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) mengambil langkah strategis dengan meluncurkan Fintopia Corporate University (FCU).

Program pelatihan dan pengembangan internal ini dirancang sebagai upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), sekaligus menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan pengembangan SDM di industri teknologi finansial.

Peluncuran FCU menandai komitmen Easycash dalam membangun fondasi bisnis yang berkelanjutan di tengah persaingan industri fintech yang kian kompetitif.

Ilustrasi Pinjol (pixabay)
Ilustrasi Pinjol (pixabay)

Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, menegaskan bahwa kekuatan teknologi harus dibarengi dengan kesiapan talenta.

"Fintopia Corporate University menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menciptakan ekosistem SDM yang siap mendukung pertumbuhan perusahaan, memperkuat kepercayaan pengguna, dan mempercepat laju inovasi," ujar Nucky seperti dikutip, Kamis (17/7/2025).

Ia menambahkan, pengembangan SDM juga menjadi bagian dari strategi Easycash dalam mendukung perluasan inklusi keuangan di Indonesia.

Program FCU dihadirkan sebagai respons atas kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang adaptif, inovatif, dan kompeten. Terdiri dari tiga pilar utama Fintech Skill Academy, Leadership Skill Academy, dan Innovative & Competitive Development Academy FCU mencakup pelatihan teknis, pengembangan kepemimpinan, serta dorongan terhadap budaya inovasi dan daya saing perusahaan.

Pelatihan dijalankan secara berkala dua hingga tiga kali setiap bulan, mulai dari sesi singkat berdurasi satu hari hingga kelas berjenjang yang berlangsung selama beberapa minggu.

Sejak sesi pertama digelar beberapa bulan lalu, hampir 300 karyawan telah mengikuti program ini. Easycash menargetkan seluruh karyawan dapat berpartisipasi sebelum akhir tahun 2025.

Head of Human Resources Easycash, sekaligus Project Manager FCU, Renda Celona, menjelaskan bahwa FCU tidak hanya menjadi pusat pelatihan, tetapi juga pusat pertumbuhan talenta jangka panjang.

"Kami membangun sistem pembelajaran yang terukur dan berjenjang agar setiap karyawan dapat beradaptasi dengan cepat, kompeten dan unggul dalam setiap fungsi kerja mereka," tutur Renda.

FCU juga menjadi langkah Easycash dalam memenuhi ketentuan OJK melalui POJK No. 43/2024 dan POJK No. 3/2024, yang mewajibkan penyelenggara fintech untuk mengalokasikan minimal 2,5 persen dari total biaya tenaga kerja tahunannya untuk pengembangan SDM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Tahun Jadi yang Terbaik! Perusahaan Ini Buktikan Komitmennya pada Pengembangan SDM

9 Tahun Jadi yang Terbaik! Perusahaan Ini Buktikan Komitmennya pada Pengembangan SDM

Bisnis | Sabtu, 21 Juni 2025 | 22:00 WIB

Strategi Pos Indonesia Kembangkan Talenta di Sektor Logistik

Strategi Pos Indonesia Kembangkan Talenta di Sektor Logistik

Bisnis | Sabtu, 21 Juni 2025 | 10:02 WIB

Masyarakat Kesepian Banyak Diincar Pelaku Penipuan Keuangan

Masyarakat Kesepian Banyak Diincar Pelaku Penipuan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 14:27 WIB

Terkini

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:38 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:33 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB