Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Penyakit Kritis Hantam Finansial Keluarga? Ini Strategi Jitu Mengamankan Aset Anda!

Restu Fadilah

Kamis, 17 Juli 2025 | 18:15 WIB
Penyakit Kritis Hantam Finansial Keluarga? Ini Strategi Jitu Mengamankan Aset Anda!
ilustrasi keluarga yang terlindungi asuransi. (Dok: Freepik)

Suara.com - Penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, stroke, dan kanker kini menjadi momok utama kesehatan masyarakat Indonesia. Data WHO menunjukkan bahwa lebih dari 70% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit-penyakit tersebut. Sayangnya, selain berdampak pada kesehatan fisik dan mental, penyakit risiko tinggi ini juga sering kali menghantam kondisi finansial keluarga.

Inilah mengapa memiliki asuransi kesehatan, khususnya yang memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis, menjadi semakin penting.

Biaya Pengobatan Penyakit Risiko Tinggi yang Tidak Sedikit

Tahukah Anda, biaya pengobatan penyakit jantung bisa mencapai ratusan juta rupiah, apalagi jika harus menjalani operasi bypass atau pemasangan ring. Begitu pula dengan kanker, yang membutuhkan rangkaian terapi seperti kemoterapi, radioterapi, hingga imunoterapi dengan biaya yang sangat besar. Stroke pun sering meninggalkan efek samping jangka panjang yang memerlukan rehabilitasi intensif.

Tanpa perlindungan finansial yang memadai, keluarga bisa terancam mengalami financial shock bahkan hingga menjual aset untuk biaya perawatan.

Hal ini diamini oleh Certified Financial Planner (Finance & Lifestyle for Millenial), Olivia Louise. Berdasarkan pengalaman pribadinya, penyakit kritis menyerang fondasi keuangan keluarga.

“Ketika mengalami penyakit kritis, kita mengalami risiko kehilangan pendapatan dan perlu dukungan biaya untuk kebutuhan non medis seperti transportasi, nutrisi khusus, jasa suster hingga pembiayaan pengobatan alternatif," tutur Olivia dalam peluncuran asuransi jiwa Smile Critical Ultima Care (SECURE) di Kantor MSIG Life, Sudirman, Jakarta Pusat pada Kamis, (17/7/2025).

Asuransi Penyakit Kritis: Jaring Pengaman Finansial

Asuransi penyakit kritis dirancang untuk memberikan manfaat tunai ketika nasabah terdiagnosis penyakit tertentu seperti jantung, stroke, atau kanker. Uang pertanggungan ini dapat digunakan untuk:

  • Menutup biaya perawatan medis yang tidak ditanggung BPJS atau asuransi dasar.
  • Biaya hidup sehari-hari jika harus berhenti bekerja sementara.
  • Mendukung terapi alternatif atau perawatan lanjutan.

Dengan demikian, pasien dapat fokus pada proses penyembuhan tanpa harus terbebani masalah keuangan.

"Dalam perencanaan keuangan, saya merekomendasikan alokasi proteksi income setara dengan 2 sampai 5 tahun penghasilan agar pendapatan tetap terlindungi ketika terkena penyakit kritis," imbuh Olivia.

Kapan Waktu Terbaik untuk Memiliki Asuransi?

Jawabannya adalah sekarang. Asuransi lebih mudah diakses ketika seseorang masih dalam kondisi sehat. Jika sudah terdiagnosis penyakit kritis, peluang untuk mendapatkan perlindungan akan sangat terbatas atau premi menjadi sangat mahal.

Selain itu, semakin muda usia saat mendaftar, premi yang harus dibayar biasanya lebih rendah.

Jangan Tunggu Sakit untuk Bersiap

Penyakit jantung, stroke, dan kanker tidak hanya menyerang lansia; pola hidup modern membuat generasi muda juga rentan. Melindungi diri dengan asuransi penyakit kritis bukan sekadar pilihan, tapi sebuah investasi untuk ketenangan pikiran dan kestabilan finansial keluarga.

Jangan tunggu sampai terlambat. Mulailah mencari informasi tentang produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda hari ini.

Kendati demikian, prinsip kehati-hatian dalam memilih produk asuransi menjadi hal penting yang harus dilakukan. Bicara tentang produk asuransi yang prudent, asuransi jiwa SECURE dari MSIG Life bisa menjadi pilihan.

CEO & President Director MSIG Life, Wianto Chen dalam peluncuran asuransi jiwa Smile Critical Ultima Care (SECURE). (Dok: Istimewa)
CEO & President Director MSIG Life, Wianto Chen dalam peluncuran asuransi jiwa Smile Critical Ultima Care (SECURE). (Dok: Istimewa)

CEO & President Director MSIG Life, Wianto Chen mengatakan, produk ini menggabungkan seluruh perlindungan ke dalam satu polis yang sederhana dan menyeluruh dengan manfaat fitur utama unggulan. Beberapa diantaranya, total manfaat hingga 190% Uang Pertanggungan (UP).

Kemudian memberikan manfaat perlindungan di seluruh tahap penyakit kritis, atas 149 jenis penyakit dan manfaat pemeriksaan dini kanker. Selanjutnya memberikan manfaat meninggal dunia serta 100% tambahan UP ketika nasabah hidup hingga akhir polis. Palin penting, masa pembayaran singkat hanya 5 tahun, namun perlindungan hingga usia 60/75.

"Di tengah meningkatnya ketidakpastian hidup dan risiko penyakit kritis, SECURE hadir sebagai solusi perlindungan total, dan apa pun situasinya, manfaat pasti dibayarkan,” tutup Wianto.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Buat 3 Aturan Asuransi dan Dana Pensiun, Ini Rinciannya

OJK Buat 3 Aturan Asuransi dan Dana Pensiun, Ini Rinciannya

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:28 WIB

Primus Yustisio Malas ke RS Justru Karena Dapat Pelayanan Berlebihan

Primus Yustisio Malas ke RS Justru Karena Dapat Pelayanan Berlebihan

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:56 WIB

Biaya ICU Bikin Kantong Jebol? Ini Alasan Asuransi Kesehatan Wajib Dimiliki Anak Muda

Biaya ICU Bikin Kantong Jebol? Ini Alasan Asuransi Kesehatan Wajib Dimiliki Anak Muda

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 14:33 WIB

Data AAJI: Pasar Asuransi Jiwa Tembus Rp 30,95 Triliun, BRI Life Luncurkan Arunika

Data AAJI: Pasar Asuransi Jiwa Tembus Rp 30,95 Triliun, BRI Life Luncurkan Arunika

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 12:55 WIB

Buka Peluang Investasi  Properti Mulai Rp50 Juta, BNI Gelar Lelang Aset Agunan

Buka Peluang Investasi Properti Mulai Rp50 Juta, BNI Gelar Lelang Aset Agunan

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 23:07 WIB

KPK Sita Hasil Sawit Rp 3 Miliar Milik Nurhadi, Jadi Langkah Awal Pemulihan Aset

KPK Sita Hasil Sawit Rp 3 Miliar Milik Nurhadi, Jadi Langkah Awal Pemulihan Aset

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 21:13 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB