Bank Jago Sebut Perbankan di Eropa Mulai Terapkan Keuangan Syariah

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:18 WIB
Bank Jago Sebut Perbankan di Eropa Mulai Terapkan Keuangan Syariah
Ilustrasi Bank Jago (ARTO). (Antara)

Suara.com - PT Bank Jago Tbk (ARTO) menilai keuangan syariah akan terus berkembang hingga lima tahun ke depan. Terlebih, keuangan berbasis syariah memang banyak diminati oleh beberapa negara.

Head of Sharia Financing, PT Bank Jago Tbk Agung Lesmana mengatakan, banyak negara yang sudah menerapkan keuangan syariah di perbankannya. Salah satunya dilakukan oleh beberapa negara di benua Eropa.

"Jadi ada beberapa yang menganggap bahwa bank syariah hanya khusus untuk orang yang muslim. Padahal enggak. Itu bisa berlaku untuk semua agama. Dan ini bisa dilihat dari bank-bank Eropa. Bank-bank Eropa itu sudah mulai banyak yang juga memiliki tabungan atau bertransaksi di bank-bank syariah," kata Agung Lesmana saat berbincang dengan Suara.com, Jumat (18/7/2025).

Kata dia, pasar keuangan syariah harus ditingkatkan. Lantaran, Indonesia masih rendah dalam pengembangan produk keuangan syariah.

"Demand itu dari sisi kitanya nih sebagai pengguna. Tadi dari sisi literasi keuangannya gitu ya. Nggak tahu bahwa bank syariah itu sebenarnya bisa juga untuk yang non-muslim gitu ya," katanya.

Untuk itu Indonesia pun membentuk Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNES). Hal ini agar bisa mengawal peta bisnis syariah di perbankan Indonesia.

"Bahkan ada sekarang namanya Komite Nasional Ekonomi Syariah. Nah ini yang untuk mengawal roadmap keuangan syariah. Termasuk nanti ada literasi keuangan syariah, inklusi keuangan syariah dan seterusnya gitu ya," katanya.

Dia pun menyarankan agar meningkatkan layanan digitalisasi pada perbankan. Salah satunya Bank Jago sudah menerapkan digitalisasi keuangan syariah. Hal ini dilakukan dalam mempermudah nasabahnya.

"Jadi ya jago itu kan terkenal bank digital gitu ya. Jadi ya kita mendigitalkan syariah gitu supaya bisa dinikmatin bukan hanya di kota-kota besar tapi juga sampai dengan ke pelosok gitu ya. Karena sepanjang ada langit dan ada internet gitu kan bisa akses keuangan syariah," jelasnya.

baca juga

Dia pun menambahkan agar memperkenalkan literasi keuangan syariah di masyarakat. Hal ini juga perlu ditingkatkan untuk meningkatkan market syariah di Indonesia.

"Karena kalau melihat perkembangan syariah ini gak bisa dilihat dari satu sisi. Karena ini semua saling mengaitkan. Jadi gak bisa dibesarkan ini tapi supply-nya ada produk-produk keuangan syariah," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesuai Keputusan Menag, BCA Syariah Ditunjuk Sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang

Sesuai Keputusan Menag, BCA Syariah Ditunjuk Sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:55 WIB

OJK Bentuk Komite Keuangan Syariah, Apa Tugasnya?

OJK Bentuk Komite Keuangan Syariah, Apa Tugasnya?

Bisnis | Rabu, 09 Juli 2025 | 11:32 WIB

Ma'ruf Amin Tagih Janji Presiden Prabowo Soal Ekonomi Syariah: Masih Punya Utang

Ma'ruf Amin Tagih Janji Presiden Prabowo Soal Ekonomi Syariah: Masih Punya Utang

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 14:24 WIB

Terkini

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×