Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Tarif Impor AS Turun Jadi 19 Persen, Menteri UMKM Klaim Pengusaha Amerika Paling Terdampak

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:45 WIB
Tarif Impor AS Turun Jadi 19 Persen, Menteri UMKM Klaim Pengusaha Amerika Paling Terdampak
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan mengenai dampak tarif Trump 19 persen terhadap UMKM. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Kesepakatan dagang baru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang menurunkan tarif impor produk Indonesia menjadi 19% disambut dengan analisis tajam dari pemerintah.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Maman Abdurahman menyatakan bahwa dampak utama dari kebijakan ini justru akan lebih dirasakan oleh para importir dan pengusaha di Amerika Serikat, bukan pelaku UMKM di tanah air.

Pernyataan ini menanggapi kesepakatan yang diumumkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump pasca pembicaraannya dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Pengusaha AS Dinilai Paling Terdampak

Menurut Menteri Maman, struktur tarif impor pada dasarnya membebani pihak yang membeli barang dari luar negeri.

Dalam konteks ini, pengusaha AS yang mengimpor produk dari Indonesia adalah pihak yang harus menanggung biaya tarif tersebut.

"Sebetulnya begini ya, kalau terkait tarif Presiden AS Donald Trump sebetulnya yang paling kena dampaknya, itu kan pedagang-pedagang, pengusaha-pengusaha di Amerika, kan, sebetulnya," kata Maman saat ditemui wartawan di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Ia menegaskan pandangannya bahwa beban tarif 19% tersebut ditujukan langsung kepada para importir di negeri Paman Sam.

"Jadi tentunya yang paling kena impact sebetulnya mereka-mereka yang di sana," ujarnya.

baca juga

Meskipun dampak utamanya dinilai mengarah ke pengusaha AS, Maman tidak menampik adanya potensi efek tidak langsung bagi UMKM Indonesia.

Penerapan tarif, sekalipun sudah diturunkan, berisiko mengurangi volume pesanan dari pembeli di AS karena harga akhir produk menjadi lebih tinggi.

Namun, hingga saat ini, belum ada laporan signifikan mengenai hal tersebut.

"Tapi sampai saat ini sih, belum ada laporan ke kami, dan juga dari pembicaraan kami di Kementerian Perdagangan yang terkena untuk UMKM-nya ya, yang terkena impact secara signifikan dari tarif Trump tersebut," jelasnya.

Latar Belakang

Analisis Menteri Maman ini muncul setelah adanya pengumuman kesepakatan dagang baru antara Indonesia dan AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Cari Celah! CPO, Kopi, Hingga Nikel Bisa Dapat Tarif 0 Persen di AS

RI Cari Celah! CPO, Kopi, Hingga Nikel Bisa Dapat Tarif 0 Persen di AS

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 14:09 WIB

Garuda Siap Borong Pesawat Boeing Setelah Kesepakatan Tarif Trump, Berapa Banyak?

Garuda Siap Borong Pesawat Boeing Setelah Kesepakatan Tarif Trump, Berapa Banyak?

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:32 WIB

RI Kena Tarif 19% AS: Untung atau Buntung? Ini Fakta yang Bikin Tercengang!

RI Kena Tarif 19% AS: Untung atau Buntung? Ini Fakta yang Bikin Tercengang!

Video | Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:40 WIB

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:35 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:21 WIB

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:14 WIB

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

×