Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

IMF Minta Negara Berkembang Pilih Restrukturisasi Utang

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 21 Juli 2025 | 13:22 WIB
IMF Minta Negara Berkembang Pilih Restrukturisasi Utang
IMF (Antara)

Suara.com - Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan risiko terkait ketegangan perdagangan yang terus membayangi prospek ekonomi global. Adapun, ketidakpastian tetap tinggi dikarenakan tarif Trump akan berlaku pada Agustus mendatang.

Deputi Direktur Pelaksana Pertama IMF, Gita Gopinath, mengatakan bahwa IMF akan memperbarui proyeksi ekonomi globalnya pada akhir Juli. Hal ini dilakukan agar bisa memberikan proyeksi perbaikan kondisi keuangan setiap negara.

Gopinath menyampaikan kepada para pejabat keuangan dari Kelompok G20 untuk potensi risiko ekonomi global. Salah satunya memiliki agenda besar dalam menanganI ekonomi utama mengenai ketegangan perdagangan terus memperumit prospek ekonomi.

"Meskipun kami akan memperbarui prakiraan global kami pada akhir Juli, risiko penurunan terus mendominasi prospek dan ketidakpastian tetap tinggi," ujarnya dalam teks sambutannya dilansir CNBC International, Senin (21/7/2025).

Ia mendesak negara-negara untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan dan menerapkan perubahan kebijakan guna mengatasi ketidakseimbangan domestik yang mendasarinya. Termasuk mengurangi pengeluaran fiskal dan menempatkan utang pada jalur yang berkelanjutan.

Bagi negara-negara berkembang dengan utang yang tidak berkelanjutan, langkah-langkah proaktif sangat penting. IMF pun menyarankan untuk mekanisme restrukturisasi utang yang tepat waktu dan efisien.

Tujuan utama restrukturisasi utang adalah untuk membantu negara tersebut menghindari gagal bayar dan menjaga stabilitas ekonomi

"Lebih banyak pekerjaan diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk mengizinkan negara-negara berkembang untuk mengakses Kerangka Kerja Bersama G20 untuk Restrukturisasi Utang," tambahnya.

Sebelumnya, pada bulan April, IMF memangkas proyeksi pertumbuhannya untuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan sebagian besar negara, dengan alasan dampak tarif impor AS. Dampak tarif kini mencapai titik tertinggi dalam 100 tahun terakhir dan memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan akan semakin memperlambat pertumbuhan.

baca juga

Saat itu, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan global sebesar 0,5 poin persentase menjadi 2,8% untuk tahun 2025, dan sebesar 0,3 poin persentase menjadi 3%. Para ekonom memperkirakan akan ada sedikit revisi ke atas ketika IMF merilis proyeksi terbarunya pada akhir Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang RI Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai: Masih Prudent dan Terukur

Utang RI Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai: Masih Prudent dan Terukur

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:23 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bengkak Tembus Rp 7.078 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bengkak Tembus Rp 7.078 Triliun

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 10:46 WIB

Utang Emiten Milik Adik Prabowo Bengkak 57,8 Persen

Utang Emiten Milik Adik Prabowo Bengkak 57,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 17:31 WIB

Terkini

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:54 WIB

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

×