4 Fakta Kuil Preah Vihear, Pemicu Perang antara Thailand dan Kamboja

Yohanes Endra

Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:55 WIB
4 Fakta Kuil Preah Vihear, Pemicu Perang antara Thailand dan Kamboja
Fakta Kuil Preah Vihear (instagram)

Suara.com - Preah Vihear, kuil kuno di perbatasan Thailand dan Kamboja, kembali jadi sorotan dunia setelah konflik militer antara kedua negara memanas pada Juli 2025.

Lebih dari sekadar bangunan bersejarah, situs ini telah menjadi simbol identitas nasional, sumber ketegangan geopolitik, dan bahkan pemicu perang.

Berikut empat fakta penting seputar Preah Vihear yang perlu kamu tahu.

1. Mahakarya Arsitektur Khmer di Ujung Tebing

Preah Vihear adalah kuil Hindu abad ke-11 yang dibangun di atas tebing curam Pegunungan Dângrêk.

Didedikasikan untuk Dewa Siwa, kuil ini menampilkan gaya arsitektur khas Khmer dengan tata letak memanjang sejauh 800 meter, mengikuti kontur alam yang dramatis.

Meskipun konstruksinya dimulai sejak abad ke-9, sebagian besar bangunan utama selesai pada masa kejayaan Kekaisaran Khmer di awal abad ke-11.

Detail ukiran batu yang rumit, tangga batu raksasa, dan gerbang-gerbang bertingkat menjadi bukti kemegahan peradaban kuno Kamboja.

Letaknya yang strategis di tebing setinggi lebih dari 500 meter di atas permukaan laut membuatnya tak hanya suci, tapi juga sulit dijangkau, baik secara fisik maupun politis.

baca juga
Perang Thailand-Kamboja: 7-11 jadi korban rudal yang dikirimkan Kamboja ke wilayah Thailand [Ist]
Perang Thailand-Kamboja: 7-11 jadi korban rudal yang dikirimkan Kamboja ke wilayah Thailand [Ist]

2. Diakui UNESCO, Namun Jadi Sumber Ketegangan

Pada 7 Juli 2008, UNESCO resmi mengakui Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia, sebuah kehormatan yang sekaligus memicu krisis diplomatik antara Thailand dan Kamboja.

Thailand menganggap keputusan ini tidak adil karena wilayah di sekitar kuil, terutama area seluas 4,6 kilometer persegi, masih menjadi sengketa.

Tak butuh waktu lama, pada tahun yang sama pecah bentrokan bersenjata antara militer kedua negara.

Situasi kembali memanas pada 2011, dan puncaknya terjadi Juli 2025 ketika konflik berskala besar kembali meletus.

Konflik ini melibatkan serangan udara, ranjau darat, dan tuduhan pelanggaran hukum internasional.

3. Dua Kali Diputuskan Mahkamah Internasional

Sengketa hukum antara Thailand dan Kamboja soal kuil ini sudah berlangsung lama.

Pada 1962, Mahkamah Internasional (ICJ) memutuskan bahwa Preah Vihear berada di wilayah Kamboja, berdasarkan peta buatan kolonial Prancis tahun 1907.

Thailand diminta menarik pasukan dan mengembalikan artefak yang pernah diambil. Namun, karena tidak jelas batas wilayah di sekitar kuil, konflik terus berlanjut.

Hingga akhirnya pada 2013, ICJ kembali menguatkan putusan sebelumnya dan menyatakan bahwa wilayah sekitar kuil juga sah milik Kamboja.

Meskipun demikian, Thailand tetap bersikukuh bahwa sebagian area masih dalam status negosiasi.

Ilustrasi peta perbatasan Thailand Kamboja yang menjadi titik sengketa kedua negara. (ist)
Ilustrasi peta perbatasan Thailand Kamboja yang menjadi titik sengketa kedua negara. (ist)

4. Simbol Nasional dan Potensi Wisata yang Terhambat

Bagi rakyat Kamboja, Preah Vihear bukan sekadar bangunan kuno atau tempat beribadah.

Situs ini adalah simbol kebanggaan nasional, kejayaan budaya Khmer, dan identitas sejarah yang tak tergantikan.

Namun, sengketa yang terus berlangsung membuat kuil ini sulit berkembang sebagai objek wisata internasional.

Padahal, dengan latar alam yang menakjubkan dan nilai sejarah yang tinggi, Preah Vihear berpotensi menjadi destinasi unggulan Asia Tenggara.

Sayangnya, konflik berkepanjangan justru membuat ribuan penduduk harus mengungsi.

Bangunan kuil kini bahkan mengalami kerusakan akibat serangan militer terbaru.

Preah Vihear adalah warisan budaya dunia yang kini terperangkap dalam konflik perbatasan dan sentimen nasionalisme.

Meski sudah dua kali diputuskan oleh Mahkamah Internasional, perselisihan antara Thailand dan Kamboja tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Di balik pesona arsitektur dan nilai spiritualnya, Preah Vihear menyimpan luka panjang sejarah yang hingga kini masih terasa panas di kedua sisi perbatasan. 

Saat ini, konflik militer antara Thailand dan Kamboja masih berlangsung, bahkan semakin memanas.

Selain karena kuil Preah Vihear, perang juga dipicu oleh insiden tewasnya tentara Kamboja dalam bentrokan di wilayah yang disengketakan pada Mei 2025.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Perbatasan Thailand-Kamboja Usai Pecah Perang Berdarah: Tenang Tapi Mencekam

Kondisi Terkini Perbatasan Thailand-Kamboja Usai Pecah Perang Berdarah: Tenang Tapi Mencekam

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:43 WIB

Pesan Damai dari Indonesia untuk Thailand dan Kamboja

Pesan Damai dari Indonesia untuk Thailand dan Kamboja

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:33 WIB

Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?

Perang Meletus, DPR Uji Nyali Prabowo jadi Pendamai Konflik Thailand vs Kamboja, Berani?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:25 WIB

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

5 Fakta Panas Perang Thailand-Kamboja, Penyebab hingga Kronologi Sengketa

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:45 WIB

Bos Shayne Pattynama Buka Sirkuit Buriram Buat Tampung Korban Perang Thailand-Kamboja

Bos Shayne Pattynama Buka Sirkuit Buriram Buat Tampung Korban Perang Thailand-Kamboja

Bola | Kamis, 24 Juli 2025 | 21:14 WIB

Terkini

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×