Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Konsorsium Kereta Cepat Bawa Wijaya Karya (WIKA) Melaju ke Jurang Kerugian

Achmad Fauzi

Senin, 28 Juli 2025 | 17:47 WIB
Konsorsium Kereta Cepat Bawa Wijaya Karya (WIKA) Melaju ke Jurang Kerugian
Logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (Dok: WIKA)

Suara.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) mencatatkan kerugian yang mendalam sebesar Rp 1,66 triliun pada Semester I-2025. Salah satu penyumbang kerugian itu konsorsium perusahaan yaitu PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia yang memberi andil Rp 542,31 miliar.

PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia merupakan perusahaan patungan WIKA dengan KAI, Jasa Marga dan PTPN sebagai pemegang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

WIKA memiliki saham di PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia sebesar 33,36 persen. Jumlah ini turun setelah konsorsium itu menerbitkan saham baru yang dimiliki seluruhnya oleh KAI.

Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Whoosh Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (29/1/2025). ANTARA FOTO/Abdan Syakura
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Whoosh Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (29/1/2025). ANTARA FOTO/Abdan Syakura

Seperti dikutip dari laporan keuangan WIKA, Senin, 28 Juli 2025, sumbangan rugi dari PSBI agak menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 1,57 triliun.

Sementara, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria menaruh perhatian soal konsorsium Kereta Cepat ini. Menurutnya, banyak opsi yang ditawarkan kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah itu.

"Jadi, masih ada beberapa alternatif yang akan kami sampaikan kepada pemerintah mengenai penyelesaian daripada kereta cepat ini," ujarnya kepada media pekan kemarin.

Kemudian, Dony juga akan mencari solusi jangka panjang untuk menyelesaikan utang-utang PSBI yang kekinian cukup besar.

"Kereta cepat ini kan hasil konsorsium yang di dalamnya ada KAI, WIKA, kemudian Jasa Marga. Nah, ini operasionalnya sedang kami lihat, bagaimana nanti solusi jangka panjang mengenai utang-utang konsorsium ini yang cukup besar dan kami ingin penyelesaian ini berjalan komprehensif," imbuhnya.

Sebelumnya, emiten karya pelat merah ini mencatatkan penyusutan pendapatan hingga 22,2 persen secara tahunan, hanya mencatat Rp5,858 triliun pada semester I 2025 berdasarkan laporan keuangan yang di unggah dilaman Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini.

baca juga

Penurunan drastis ini dipicu oleh anjloknya pendapatan dari segmen infrastruktur dan gedung, yang melorot 32,3 persen menjadi Rp2,343 triliun. Tak hanya itu, pendapatan industri juga ikut terpukul, terjun bebas 29,7 persen menjadi Rp1,613 triliun.

Meskipun WIKA berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 21,8 persen, namun laba kotor tetap tergerus 26,8 persen, tersisa Rp472,55 miliar. Parahnya lagi, laba usaha WIKA anjlok 96,08 persen, hanya menyisakan Rp133,2 miliar!

Salah satu pemicu utama kerugian ini adalah anjloknya pendapatan lain-lain sebesar 79,6 persen. Pada semester I 2025, WIKA tidak lagi membukukan keuntungan dari restrukturisasi pinjaman, padahal pada periode yang sama tahun lalu pos ini sempat menyumbang keuntungan fantastis Rp3,944 triliun.

Situasi diperparah dengan beban keuangan yang membengkak hingga Rp1,38 triliun, ditambah dampak kerugian dari perusahaan pengendalian bersama sebesar Rp542,31 miliar, dan pajak final Rp109,55 miliar.

Akibatnya, WIKA kini menderita rugi sebelum pajak Rp1,693 triliun, dan lebih mengerikan lagi, rugi bersih sedalam Rp1,663 triliun. Defisit perusahaan pun semakin dalam, membengkak 17,8 persen menjadi Rp11,2 triliun pada akhir Juni 2025. Tak pelak, total ekuitas perseroan pun terkikis 14,4 persen, menyisakan Rp10,1 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi WIKA! Pendapatan Ambles, Rugi Miliar Rupiah, Defisit Menganga

Kondisi WIKA! Pendapatan Ambles, Rugi Miliar Rupiah, Defisit Menganga

Bisnis | Sabtu, 26 Juli 2025 | 18:33 WIB

Puma Rugi Besar Imbas Penurunan Penjualan

Puma Rugi Besar Imbas Penurunan Penjualan

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:47 WIB

Menhub Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Belum Final

Menhub Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Belum Final

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 08:23 WIB

Terkini

Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran

Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian

Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI

Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah

Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Infinix GT 50 Pro Resmi Jadi Perangkat Gaming di Kapolri Cup 2026, Speknya Sudah Pasti Juara!

Infinix GT 50 Pro Resmi Jadi Perangkat Gaming di Kapolri Cup 2026, Speknya Sudah Pasti Juara!

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:14 WIB

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:11 WIB

The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus

The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:09 WIB

×