Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Penjualan Terus Anjlok, Starbucks Tutup Gerai Layanan Pemesanan Online

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Rabu, 30 Juli 2025 | 13:18 WIB
Penjualan Terus Anjlok, Starbucks Tutup Gerai Layanan Pemesanan Online
Ilustrasi Starbucks.

Suara.com - Starbucks mengatakan akan menutup gerai pemesanan online dan layanan ambil sendiri. Beberapa gerai yang saat ini hanya melayani pengambilan pesanan sendiri akan diubah untuk menyediakan tempat duduk.

Lantaran, jaringan kopi terbesar di dunia ini terus merombak operasionalnya. Bos Starbucks, Brian Niccol mengungkapkan laporan keuangan perusahaan selama tiga bulan hingga akhir Juni menunjukkan bahwa penjualan di gerai yang sama telah turun selama enam kuartal berturut-turut.

"Kami mendapati format ini terlalu transaksional dan kurang memiliki kehangatan serta koneksi manusiawi yang menjadi ciri khas merek kami," ujar Niccol kepada para investor dilansir BBC, Rabu (30/7/2025).

Sebagai gantinya, perusahaan akan memprioritaskan kedai kopi yang ramah dengan tempat duduk yang nyaman. Serta, berfokus pada pengantaran minuman dalam waktu empat menit atau kurang di kafe dan drive-through.

"Kembali ke Starbucks yang bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan," katanya.

Setidaknya 1.000 kafenya di AS akan direnovasi pada akhir tahun depan. Dengan tampilan baru dan rencana untuk mengganti ribuan kursi yang lebih baik.

Pada bulan April, Niccol mengatakan perusahaan akan merekrut lebih banyak barista dan mengurangi rencana untuk menerapkan otomatisasi.

Perusahaan juga sedang merombak menu dan aturan berpakaian perusahaan. Jaringan kedai kopi ini memiliki lebih dari 41.000 gerai di seluruh dunia.

Saham Starbucks naik lebih dari 4,5% dalam perdagangan yang diperpanjang pada hari Selasa di New York.

baca juga

Selain itu, perusahaan mengurangi penawaran diskon dan memperluas pemasaran di luar program loyalitasnya.

Starbucks tetap menghadapi sejumlah tantangan, terutama di Tiongkok, salah satu pasar utamanya. Penjualan di negara tersebut mencatat penurunan untuk kuartal keempat berturut-turut, memperbesar peluang bagi pesaing seperti Luckin Coffee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Starbuck Minta Karyawan Kembali Kerja di Kantor Selama Empat Hari

Starbuck Minta Karyawan Kembali Kerja di Kantor Selama Empat Hari

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:38 WIB

Cuman Masalah Baju, 2000 Barista Starbuck Mogok Kerja

Cuman Masalah Baju, 2000 Barista Starbuck Mogok Kerja

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 08:02 WIB

Starbucks Terus Alami Kerugian, Ini Penyebabnya

Starbucks Terus Alami Kerugian, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 07:18 WIB

Terkini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:55 WIB

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

×