Laba Bersih Maybank Indonesia (BNII) Melonjak 300 Persen di Semester I-2025, Ini Pemicunya

Achmad Fauzi

Kamis, 31 Juli 2025 | 12:14 WIB
Laba Bersih Maybank Indonesia (BNII) Melonjak 300 Persen di Semester I-2025, Ini Pemicunya
Maybank Indonesia. (Istimewa)

Suara.com - PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) mencatatkan laba bersih mencapai Rp 576 miliar atau melesat 348,1 persen pada Semester I tahun 2025. Raihan ini disumbang dari Laba operasional hingga biaya provisi yang turun.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan perseroan meraup peningkatan pada pendapatan top line. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang berkelanjutan pada segmen-segmen utama, sehingga turut mendorong pendapatan bunga yang lebih tinggi dan yield terhadap saldo kredit.

Demikian juga, dengan pengelolaan biaya provisi secara pre-emptive tahun sebelumnya, telah memampukan Bank menyesuaikan level pencadangan dalam rentang risk tolerance yang ditetapkan.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan

"Kami telah berada di jalur yang tepat dalam memperkuat segmen utama Bank yakni, wealth, pembiayaan otomotif, UMKM, dan korporasi lokal skala besar, yang terus menunjukkan pertumbuhan dan ketahanan di tengah tantangan ekonomi global," ujarnya seperti dikutip dari Keterbukaan Informasi, Kamis (31/7/2025).

Adapun, perseroan mencatatkan, pendapatan Bunga tumbuh 5,1 persen menjadi Rp 6,64 triliun sehubungan dengan loan average balance yang membaik dan manajemen pricing di tengah kondisi penyaluran kredit yang ketat.

Kemudian, pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) meningkat 1,7 persen menjadi Rp3,57 triliun meski biaya bunga tetap tinggi.

Pendapatan Non-Bunga (Non-Interest Income/NOII) meningkat 19 persen menjadi Rp 975 miliar, ditopang pendapatan fees Global Market (GM) yang tumbuh lebih dari tiga kali lipat mencapai Rp 178 miliar. Gross Operating Income naik 5,0 persen menjadi Rp 4,55 triliun.

Kredit segmen ritel dan non-ritel Community Financial Services (CFS) tumbuh 9,2 persen Y-o-Y menjadi Rp 84,51 triliun. Kredit segmen non-ritel naik 12,1 persen menjadi Rp 37,50 triliun, didukung kredit segmen Business Banking (Komersial) yang tumbuh 17,5 persen, kredit SME+ dan Retail SME (RSME) yang masing-masing tumbuh 10 persen dan 8,1 persen.

Sementara, kredit ritel CFS mencatatkan pertumbuhan sebesar 7 persen Y-o-Y menjadi Rp 47,01 triliun. Hal ini didukung oleh kredit otomotif anak perusahaan yang naik 9 persen di tengah pasar otomotif dalam negeri yang belum bergairah.

baca juga

Kredit pemilikan rumah (KPR) meningkat 4,4 persen dan kredit konsumer (kartu kredit & KTA) tumbuh 6,3 persen. Kredit segmen Large Local Corporates yang merupakan bagian dari Global Banking (GB) tetap melanjutkan pertumbuhannya sebesar 31,5 persen menjadi Rp 13,85 triliun.

Bank menerapkan strategi rebalancing pada portofolio GB sehubungan dengan low-yielding corporate loans yang turun 34,4 persen, sehingga total kredit yang disalurkan GB turun 18,5 persen.

Bank menempuh upaya rebalancing terhadap portofolio kreditnya, sehingga total kredit yang dicatat Bank turun tipis sebesar 1,1 persen Y-o-Y menjadi Rp 121,69 triliun oleh karena kredit korporasi yang menurun meski telah diimbangi oleh kinerja positif dari kredit ritel dan non-ritel CFS.

Simpanan nasabah tetap stabil sebesar Rp 114,70 triliun. Namun demikian, Giro meningkat 14,2 persen menjadi Rp 41,70 triliun didukung utamanya oleh simpanan segmen non-ritel. Tabungan stabil sebesar Rp 22,80 triliun, sedangkan Deposito Berjangka turun 10,8 persen sejalan dengan strategi Bank untuk meningkatkan rasio CASA yang menjadi 56,2 persen pada Juni 2025 dari 51,3 persen pada Juni 2024.

Platform digital Bank mengalami pertumbuhan yang kuat. Transaksi pada M2U (ritel) meningkat 24,6 persen menjadi lebih dari 14 juta, sedangkan M2E (korporasi) mencatat kenaikan 14 persen menjadi lebih dari 2,4 juta transaksi.

Kualitas aset menguat, dengan rasio Non-performing Loans/NPL membaik sebesar 2,4 persen (gross) dan 1,5 persen (net) pada Juni 2025 dari 2,7 persen (gross) dan 1,7 persen (net) pada Juni 2024. Saldo NPL menurun sebesar 12,3 persen Y-o-Y.

Rasio Loan to Deposit/LDR Bank saja tercatat sebesar 89,1 persen, dan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) Bank saja tetap pada tingkat yang sehat sebesar 152,2 persen, jauh di atas ketentuan regulator sebesar 100 persen, dan Net Stable Funding Ratio/NSFR Bank saja berada pada level 106,8 persen.

Rasio Kecukupan Modal (CAR) tetap kuat pada level 26,6 persen dan CET1 pada level 25,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Danamon Kantongi Laba Rp1,6 Triliun, Disokong dari Kredit

Bank Danamon Kantongi Laba Rp1,6 Triliun, Disokong dari Kredit

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 08:15 WIB

Strategi Ambisius Garuda Indonesia 4 Tahun ke Depan Demi Keuangan Hijau

Strategi Ambisius Garuda Indonesia 4 Tahun ke Depan Demi Keuangan Hijau

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:54 WIB

Emiten CGAS Bidik Pendapatan Rp 150 Miliar per Tahun dari Fasilitas Baru di Gresik

Emiten CGAS Bidik Pendapatan Rp 150 Miliar per Tahun dari Fasilitas Baru di Gresik

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 10:33 WIB

Terkini

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:04 WIB

Aksi Nyentrik Roy Suryo di Sidang Perdana: Bawa Wayang Petruk hingga Pamer Kaos Gambar Jokowi

Aksi Nyentrik Roy Suryo di Sidang Perdana: Bawa Wayang Petruk hingga Pamer Kaos Gambar Jokowi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:00 WIB

Berkas Lengkap, Tim 9 Kejagung Limpahkan Febrie Adriansyah ke Kejari Jaksel Besok

Berkas Lengkap, Tim 9 Kejagung Limpahkan Febrie Adriansyah ke Kejari Jaksel Besok

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:00 WIB

×