Harga Emas Antam Longsor, Hari Ini Jadi Rp 1.943.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2025 | 10:13 WIB
Harga Emas Antam Longsor, Hari Ini Jadi Rp 1.943.000 per Gram
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Selasa (3/3).

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 7 Agustus 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.943.000 per gram.

Harga emas Antam itu kembali merosot Rp 7.000 dibandingkan hari Rabu, 6 Agustus 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.789.000 per gram.

Harga buyback itu juga longsor Rp 7.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Seorang karyawan merapikan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang karyawan merapikan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp 1.021.500
  • Emas 1 Gram Rp 1.943.000
  • Emas 2 gram Rp 3.826.000
  • Emas 3 gram Rp 5.714.000
  • Emas 5 gram Rp 9.490.000
  • Emas 10 gram Rp 18.925.000
  • Emas 25 gram Rp 47.187.000
  • Emas 50 gram Rp 94.295.000
  • Emas 100 gram Rp 188.512.000
  • Emas 250 gram Rp 471.015.000
  • Emas 500 gram Rp 941.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.883.600.000

Harga Emas Dunia Anjlok

Harga emas dunia melemah pada perdagangan sesi Amerika Utara, terseret oleh kombinasi beberapa faktor seperti kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS), aksi ambil untung para pelaku pasar, dan spekulasi politik menjelang akhir tahun. Berdasarkan data dari FXstreet, harga emas tercatat diperdagangkan di level USD 3.372, turun sebesar 0,23 persen.

Setelah menguat selama tiga hari berturut-turut, emas batangan gagal melanjutkan tren reli-nya. Pelemahan ini terjadi meskipun Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan tarif tambahan sebesar 25 persen terhadap India, sebagai respons atas keputusan India yang terus membeli minyak dari Rusia. Tarif baru tersebut akan mulai berlaku 21 hari setelah 7 Agustus, dan akan menaikkan bea masuk atas sejumlah komoditas ekspor India hingga 50 persen.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor utama penekan harga emas. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun naik tiga basis poin menjadi 4,241 persen, yang secara historis cenderung mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami pelemahan sebesar 0,50 persen ke posisi 98,25. Meski pelemahan dolar biasanya mendukung penguatan emas, sentimen tersebut kali ini tidak cukup kuat untuk menahan tekanan dari faktor-faktor lainnya.

Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan September tetap tinggi. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga berada di kisaran 87 persen. Kontrak suku bunga dana Fed Desember 2025 juga mencerminkan ekspektasi pelonggaran moneter sebesar 58 basis poin hingga akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Merosot, Hari ini Dipatok Rp 1.950.000 per Gram

Harga Emas Antam Merosot, Hari ini Dipatok Rp 1.950.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:55 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 5 Agustus 2025: Meroket! Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Antam Hari Ini 5 Agustus 2025: Meroket! Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:58 WIB

Emas Antam Terus-terusan Naik, Harganya Kini Rp 1.959.000 per Gram

Emas Antam Terus-terusan Naik, Harganya Kini Rp 1.959.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:48 WIB

Terkini

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:23 WIB

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:14 WIB

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:49 WIB

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:36 WIB

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB