Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mal Sepi Gegara Daya Beli Turun dan Rojali? Ekonom Ungkap Penyebabnya

M Nurhadi

Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:12 WIB
Mal Sepi Gegara Daya Beli Turun dan Rojali? Ekonom Ungkap Penyebabnya
Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (19/3/). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Fenomena pusat perbelanjaan (mal) sepi di kota-kota besar sering kali disalahartikan sebagai tanda menurunnya daya beli masyarakat.

Banyak yang mengaitkannya dengan fenomena yang dijuluki ‘Rojali’ (Rombongan Jarang Beli) atau ‘Rohana’ (Rombongan Hanya Nanya).

Namun, menurut ekonom dan Direktur Program Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, anggapan tersebut keliru. Ia menegaskan, penyebab utama sepinya mal bukanlah karena daya beli yang menurun, melainkan karena pergeseran drastis pada gaya hidup masyarakat yang kini serba digital.

“Kita bisa melihat bagaimana sekarang mal-mal sepi. Bukan karena Rojali atau Rohana, tetapi utamanya karena gaya hidup yang berubah,” ujar Piter dalam konferensi pers peluncuran Laporan Riset Ekonomi Digital di Jakarta pada Selasa, 12 Agustus 2025.

“Sekarang kita pergi ke mal bukan untuk belanja, karena belanjanya sudah dilakukan secara online,” tambahnya.

Piter menjelaskan, perubahan perilaku konsumen ini tidak hanya terbatas pada barang-barang sekunder, tetapi juga kebutuhan sehari-hari.

Ia mencatat bagaimana antrean di kasir supermarket kini jauh lebih jarang terlihat. Masyarakat kini lebih memilih berbelanja pakaian, makanan, hingga kebutuhan rumah tangga secara daring, karena dianggap lebih praktis, mudah, dan sering kali lebih murah.

Piter Abdullah berpendapat bahwa fenomena Rojali atau Rohana tidak mengindikasikan penurunan konsumsi secara keseluruhan, melainkan hanya pergeseran dari belanja luring ke daring.

Perilaku konsumen yang berubah ini juga mendorong munculnya berbagai lapangan kerja baru, seperti pekerja gig dan kreator konten, yang semakin menunjukkan kuatnya fondasi ekonomi digital.

baca juga

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mendukung argumen ini. BPS melaporkan bahwa konsumsi rumah tangga Indonesia pada triwulan II tahun 2025 tumbuh sebesar 4,97 persen secara tahunan (yoy).

Pertumbuhan ini menjadi penopang utama laju ekonomi nasional, yang tercatat sebesar 5,12 persen pada periode yang sama. Dengan kontribusi sebesar 2,64 persen terhadap total pertumbuhan ekonomi nasional, konsumsi rumah tangga tetap menjadi komponen terbesar dalam Produk Domestik Bruto (PDB), yaitu 54,25 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menambahkan bahwa kuatnya konsumsi rumah tangga ini mencerminkan daya beli masyarakat yang terjaga, meskipun ada perubahan signifikan dalam pola belanja. Ia mengakui bahwa pergeseran dari konsumsi offline ke online adalah fenomena baru yang belum banyak terungkap secara statistik.

“Kita hanya menyampaikan data memang konsumsi demikian. Jadi, ada hal yang baru yang mungkin belum diungkap, adanya fenomena shifting belanja secara offline ke online,” ungkapnya, dikutip via Antara.

Pernyataan ini memperkuat pandangan bahwa aktivitas ekonomi tidak hilang, melainkan berpindah platform. Oleh karena itu, sepinya mal bukanlah akhir dari kegiatan konsumsi, melainkan awal dari era baru di mana transaksi digital menjadi tulang punggung perekonomian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biang Kerok Rojali-Rohana Terus Meningkat, Pakar Ungkap Alasannya

Biang Kerok Rojali-Rohana Terus Meningkat, Pakar Ungkap Alasannya

Foto | Selasa, 12 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Sandiaga Bahas Fenomena 'Rojali': Dulu Zaman Saya Rombongan jadi Beli, Bukan Rombongan Jarang Beli

Sandiaga Bahas Fenomena 'Rojali': Dulu Zaman Saya Rombongan jadi Beli, Bukan Rombongan Jarang Beli

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:08 WIB

Bukan Karena Daya Beli Lesu, Asosiasi Ungkap Biang Kerok Rojali-Rohana Terus Meningkat

Bukan Karena Daya Beli Lesu, Asosiasi Ungkap Biang Kerok Rojali-Rohana Terus Meningkat

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 09:05 WIB

Tren Belanja Berubah! Wamendag Ungkap Nasib Mal Kini di Tangan Rojali dan Rohana

Tren Belanja Berubah! Wamendag Ungkap Nasib Mal Kini di Tangan Rojali dan Rohana

Video | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:00 WIB

Penyebab Fenomena Rojali dan Rohana Menurut Wakil Menteri Perdagangan

Penyebab Fenomena Rojali dan Rohana Menurut Wakil Menteri Perdagangan

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:16 WIB

Kemendag Bantah Fenomena Rojali-Rohana Bukan Karena Masyarakat Nggak Punya Uang

Kemendag Bantah Fenomena Rojali-Rohana Bukan Karena Masyarakat Nggak Punya Uang

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:58 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×