Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Anggaran Program 3 Juta Rumah Capai Rp 57,7 Triliun dari RAPBN 2026

M Nurhadi

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:07 WIB
Anggaran Program 3 Juta Rumah Capai Rp 57,7 Triliun dari RAPBN 2026
Ilustrasi program rumah masyarakat [Dibuat menggunakan Gemini AI]

Suara.com - Program 3 juta rumah yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan jatah dalam RAPBN 2026.

Dana sebesar Rp57,7 triliun telah disiapkan untuk merealisasikan pembangunan 770 ribu unit rumah pada tahun depan, sebagai bagian dari target besar 3 juta rumah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta.

“Investasi untuk program 3 juta rumah dari APBN itu Rp57,7 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikutip dari Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Alokasi dana ini merupakan investasi strategis yang dirancang untuk menciptakan ekosistem perumahan yang sehat, aman, dan nyaman.

Program ini juga bertujuan untuk memperkuat dukungan perbankan dan dunia usaha, serta memastikan ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rincian Alokasi Anggaran

Anggaran sebesar Rp57,7 triliun tersebut akan disalurkan melalui empat program utama:

1. Pembiayaan untuk MBR: Program ini mendapatkan porsi terbesar dengan alokasi untuk 350 ribu unit rumah. Distribusi dananya dibagi menjadi tiga jalur:

baca juga
  • Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): Rp33,5 triliun
  • PT Sarana Multigriya Finansial (Persero): Rp6,6 triliun
  • Subsidi Bantuan Kredit (SBK) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM): Rp5,6 triliun

2. Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS): Ditujukan untuk masyarakat miskin, program ini memperoleh anggaran yang melonjak signifikan, yaitu sebesar Rp8,6 triliun untuk 373.939 rumah. Jumlah ini naik drastis dari alokasi tahun ini yang hanya Rp1,4 triliun. Meskipun demikian, anggaran ini masih bisa disesuaikan dengan pencapaian target kinerja di lapangan.

3. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kontraktor UMKM: Untuk mendorong sisi suplai, pemerintah menyediakan KUR bagi kontraktor dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan nilai maksimal Rp20 miliar per kontraktor. Target total kredit untuk kontraktor ini ditetapkan sebesar Rp130 triliun.

4. Insentif Fiskal untuk Rumah Komersial: Sebanyak 40 ribu unit rumah komersial akan mendapatkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar Rp3,4 triliun. Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan sebelumnya, di mana PPN DTP berlaku untuk harga rumah hingga Rp2 miliar. Insentif ini diberikan untuk menstimulasi baik dari sisi permintaan maupun produksi rumah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa diversifikasi program ini adalah strategi pemerintah untuk menyeimbangkan pasar perumahan.

"Ini untuk menstimulasi sisi permintaan maupun suplai, produksi, atau konstruksi rumahnya," ujarnya.

Dengan alokasi ini, pemerintah berharap dapat mengatasi kesenjangan kepemilikan rumah dan memberikan hunian yang layak bagi lebih banyak masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siapkan Anggaran Pendidikan Rp 757 Triliun: KPK 'Pasang Kuda-Kuda' Cegah Jadi Bancakan

Prabowo Siapkan Anggaran Pendidikan Rp 757 Triliun: KPK 'Pasang Kuda-Kuda' Cegah Jadi Bancakan

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:41 WIB

Dana Kesehatan Jumbo! BPJS Kesehatan Kebagian Rp59 Triliun di 2026, Untuk Apa?

Dana Kesehatan Jumbo! BPJS Kesehatan Kebagian Rp59 Triliun di 2026, Untuk Apa?

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:05 WIB

Sejak Kapan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan? Prestasi Gemilang Tapi Belakangan Dikritik Blunder

Sejak Kapan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan? Prestasi Gemilang Tapi Belakangan Dikritik Blunder

Lifestyle | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:41 WIB

RAPBN 2026: Kurs Rupiah Dipatok Rp16.500, Sri Mulyani Ungkap Alasannya

RAPBN 2026: Kurs Rupiah Dipatok Rp16.500, Sri Mulyani Ungkap Alasannya

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:03 WIB

Era Jokowi Naik 8%, Era Prabowo Gaji PNS Masih Mandek

Era Jokowi Naik 8%, Era Prabowo Gaji PNS Masih Mandek

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 16:00 WIB

Pembangunan IKN Bakal Tak Maksimal di Tahun 2026, Pemerintah Hanya Kasih Anggaran Minim

Pembangunan IKN Bakal Tak Maksimal di Tahun 2026, Pemerintah Hanya Kasih Anggaran Minim

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:35 WIB

Terkini

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×