Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Anggaran Program 3 Juta Rumah Capai Rp 57,7 Triliun dari RAPBN 2026

M Nurhadi

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:07 WIB
Anggaran Program 3 Juta Rumah Capai Rp 57,7 Triliun dari RAPBN 2026
Ilustrasi program rumah masyarakat [Dibuat menggunakan Gemini AI]

Suara.com - Program 3 juta rumah yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan jatah dalam RAPBN 2026.

Dana sebesar Rp57,7 triliun telah disiapkan untuk merealisasikan pembangunan 770 ribu unit rumah pada tahun depan, sebagai bagian dari target besar 3 juta rumah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta.

“Investasi untuk program 3 juta rumah dari APBN itu Rp57,7 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikutip dari Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Alokasi dana ini merupakan investasi strategis yang dirancang untuk menciptakan ekosistem perumahan yang sehat, aman, dan nyaman.

Program ini juga bertujuan untuk memperkuat dukungan perbankan dan dunia usaha, serta memastikan ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rincian Alokasi Anggaran

Anggaran sebesar Rp57,7 triliun tersebut akan disalurkan melalui empat program utama:

1. Pembiayaan untuk MBR: Program ini mendapatkan porsi terbesar dengan alokasi untuk 350 ribu unit rumah. Distribusi dananya dibagi menjadi tiga jalur:

baca juga
  • Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): Rp33,5 triliun
  • PT Sarana Multigriya Finansial (Persero): Rp6,6 triliun
  • Subsidi Bantuan Kredit (SBK) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM): Rp5,6 triliun

2. Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS): Ditujukan untuk masyarakat miskin, program ini memperoleh anggaran yang melonjak signifikan, yaitu sebesar Rp8,6 triliun untuk 373.939 rumah. Jumlah ini naik drastis dari alokasi tahun ini yang hanya Rp1,4 triliun. Meskipun demikian, anggaran ini masih bisa disesuaikan dengan pencapaian target kinerja di lapangan.

3. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kontraktor UMKM: Untuk mendorong sisi suplai, pemerintah menyediakan KUR bagi kontraktor dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan nilai maksimal Rp20 miliar per kontraktor. Target total kredit untuk kontraktor ini ditetapkan sebesar Rp130 triliun.

4. Insentif Fiskal untuk Rumah Komersial: Sebanyak 40 ribu unit rumah komersial akan mendapatkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar Rp3,4 triliun. Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan sebelumnya, di mana PPN DTP berlaku untuk harga rumah hingga Rp2 miliar. Insentif ini diberikan untuk menstimulasi baik dari sisi permintaan maupun produksi rumah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa diversifikasi program ini adalah strategi pemerintah untuk menyeimbangkan pasar perumahan.

"Ini untuk menstimulasi sisi permintaan maupun suplai, produksi, atau konstruksi rumahnya," ujarnya.

Dengan alokasi ini, pemerintah berharap dapat mengatasi kesenjangan kepemilikan rumah dan memberikan hunian yang layak bagi lebih banyak masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siapkan Anggaran Pendidikan Rp 757 Triliun: KPK 'Pasang Kuda-Kuda' Cegah Jadi Bancakan

Prabowo Siapkan Anggaran Pendidikan Rp 757 Triliun: KPK 'Pasang Kuda-Kuda' Cegah Jadi Bancakan

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:41 WIB

Dana Kesehatan Jumbo! BPJS Kesehatan Kebagian Rp59 Triliun di 2026, Untuk Apa?

Dana Kesehatan Jumbo! BPJS Kesehatan Kebagian Rp59 Triliun di 2026, Untuk Apa?

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:05 WIB

Sejak Kapan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan? Prestasi Gemilang Tapi Belakangan Dikritik Blunder

Sejak Kapan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan? Prestasi Gemilang Tapi Belakangan Dikritik Blunder

Lifestyle | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:41 WIB

RAPBN 2026: Kurs Rupiah Dipatok Rp16.500, Sri Mulyani Ungkap Alasannya

RAPBN 2026: Kurs Rupiah Dipatok Rp16.500, Sri Mulyani Ungkap Alasannya

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:03 WIB

Era Jokowi Naik 8%, Era Prabowo Gaji PNS Masih Mandek

Era Jokowi Naik 8%, Era Prabowo Gaji PNS Masih Mandek

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 16:00 WIB

Pembangunan IKN Bakal Tak Maksimal di Tahun 2026, Pemerintah Hanya Kasih Anggaran Minim

Pembangunan IKN Bakal Tak Maksimal di Tahun 2026, Pemerintah Hanya Kasih Anggaran Minim

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:35 WIB

Terkini

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:52 WIB

×