Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Jurus Jitu Airlangga: Bongkar Tembok Pasar Otomotif Meksiko Demi Ekspor RI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 13:16 WIB
Jurus Jitu Airlangga: Bongkar Tembok Pasar Otomotif Meksiko Demi Ekspor RI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Indonesia sedang dalam proses aksesi ke dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP). Foto Fadil-Suara.com

Suara.com - Sebuah langkah strategis tengah disiapkan pemerintah untuk mendobrak pasar ekspor, khususnya di sektor otomotif. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Indonesia sedang dalam proses aksesi ke dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

Menurut Airlangga, bergabungnya Indonesia ke dalam CPTPP akan menjadi kunci utama untuk membuka akses pasar ke 12 negara anggota, dengan fokus utama pada Meksiko.

“Kita mendaftar di CPTPP, dan CPTPP itu akan membuka pasar Meksiko,” katanya dalam Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan HUT Kemenko Perekonomian ke-59 di Jakarta, Sabtu (23/8).

Selama ini, ekspor otomotif Indonesia ke Meksiko terkendala oleh kuota yang sangat ketat, yaitu hanya 70.000 unit. Padahal, kapasitas ekspor otomotif nasional jauh di atas angka tersebut, bisa mencapai lebih dari 400.000 unit. Hambatan-hambatan inilah yang disebut Airlangga sebagai "tembok-tembok" perdagangan yang harus segera dirobohkan.

"Kuotanya sangat sedikit hanya 70.000. Nah padahal ekspor otomotif kita itu bisa lebih besar dari 400.000, tetapi berbagai negara memasang tembok-tembok. Nah, tembok-tembok ini yang harus kita selesaikan," tegasnya.

Selain CPTPP, Airlangga juga menyebutkan bahwa Indonesia sedang berjuang untuk menjadi anggota penuh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Jika kedua proses ini berhasil dalam satu hingga dua tahun ke depan, dampaknya akan sangat besar bagi ekonomi nasional.

"Kalau itu semua kita bisa capai dalam 1-2 tahun ke depan ini mudah-mudahan produk kita akan semakin lebih membuka pasar dan kita bisa meningkatkan kapasitas," pungkas Airlangga.

Dengan bergabungnya Indonesia ke dalam perjanjian-perjanjian perdagangan multilateral ini, diharapkan produk-produk nasional, terutama otomotif, akan memiliki akses pasar yang lebih luas dan tidak lagi dibatasi oleh kuota atau tarif. Hal ini akan menjadi dorongan kuat bagi pertumbuhan industri domestik dan ekonomi secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga: Tidak Ada Negara yang Bisa Tumbuh Konsisten di 5 Persen

Menko Airlangga: Tidak Ada Negara yang Bisa Tumbuh Konsisten di 5 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 11:25 WIB

90 Persen Ekspor-Impor RI Masih Lewat Jalur Laut

90 Persen Ekspor-Impor RI Masih Lewat Jalur Laut

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 10:09 WIB

Daihatsu Tembus Produksi 9 Juta Unit, Sejuta Mobil Lahir dalam 2 Tahun

Daihatsu Tembus Produksi 9 Juta Unit, Sejuta Mobil Lahir dalam 2 Tahun

Otomotif | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:05 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB