Persaingan Makin Ketat, Ford Cabang Afrika Selatan PHK 470 Karyawan

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:15 WIB
Persaingan Makin Ketat, Ford Cabang Afrika Selatan PHK 470 Karyawan
Logo Ford Motor. [Unspalsh]
Kesimpulan
  • Unit Ford Motor Afrika Selatan berencana PHK karyawan
  • Alasan PHK mengoptimalkan produksi dan merespons permintaan pasar
  • Selain itu penjualan mobil juga rendah

Suara.com - Unit Ford Motor Afrika Selatan berencana untuk memberhentikan lebih dari 470 karyawan.

Lantaran, berupaya menyesuaikan kapasitas produksi agar sesuai dengan permintaan pasar saat ini dan di masa mendatang.

Ford telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada serikat pekerja dan pihak-pihak lain.

Isi surat itu memberitahukan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Adapun, karyawan yang kena PHK meliputi 391 posisi operator di pabrik perakitan mobil Silverton di Pretoria.

Lalu, 73 posisi di pabrik mesin Struandale di Gqeberha, dan 10 posisi administratif, ungkap serikat pekerja.

Ford Motor Company Afrika Selatan mengonfirmasi PHK tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka sedang melakukan penyesuaian.

Pabrik mengerjakan produksi Ford Puma di 2020. Sebagai ilustrasi [Reuters via ANTARA].
Pabrik mengerjakan produksi Ford Puma di 2020. Sebagai ilustrasi [ANTARA].

Selain itu, perusahaan diperlukan terhadap operasi manufaktur di kedua pabrik tersebut.

"Perubahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk mengoptimalkan produksi dan merespons permintaan pasar yang terus berkembang," tambah Ford dilansir CNN International, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: Nike PHK Massal di Tengah Upaya Rebut Pasar dari Pesaing?

Kata dia, tekanan ekonomi, ketidakpastian politik internasional, dan kebijakan pemerintah yang kurang menguntungkan membuat industri ini.

Hal ini membuat semakin kurang kompetitif bagi perusahaan.

Ketika raksasa otomotif seperti Ford mengambil langkah drastis seperti itu, tentunya menjadi peringatan bagi seluruh industri.

"Kami khawatir PHK lebih lanjut di industri ini tak terelakkan jika kondisi tidak segera membaikZ Tanpa intervensi serius dan reformasi ekonomi dari pemerintah kita, negara kita akan menanggung lebih banyak lagi kehilangan pekerjaan," Willie Venter, wakil sekretaris jenderal Solidaritas Ford.

Sementara itu, industri otomotif Afrika Selatan mempekerjakan 115.000 orang secara langsung.

Adapun, lebih dari 80.000 orang di antaranya bekerja di bidang manufaktur komponen saja.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?