Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nike PHK Massal di Tengah Upaya Rebut Pasar dari Pesaing?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 10:46 WIB
Nike PHK Massal di Tengah Upaya Rebut Pasar dari Pesaing?
Logo Nike. [Unsplash]

Suara.com - Nike berencana untuk memangkas atau PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) kurang dari 1 persen tenaga kerja korporatnya.

Hal ini sebagai bagian dari rencana perusahaan pembuat pakaian olahraga tersebut untuk membalikkan keadaan bisnisnya di bawah CEO Elliott Hill.

Per 31 Mei, Nike memiliki sekitar 77.800 karyawan di seluruh dunia, termasuk karyawan ritel dan paruh waktu.

Artinya sebanyak 778 karyawan dari 1 persen yang kena pemutusan hubungan kerja.

Di bawah kepemimpinan Hill, perusahaan telah berinvestasi dalam lini sepatu lari dan sneaker untuk merebut kembali pangsa pasar yang hilang.

Sekaligus menghidupkan kembali hubungan dengan para peritel dan memperluas kehadirannya di toko fisik dalam upaya untuk melawan persaingan di pasar.

Ilustrasi PHK. [Freepik]
Ilustrasi PHK. [Freepik]

Langkah ini menyusul pernyataan Hill pada bulan Juni, ketika menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk menyelaraskan Kembali, menjadi tim lintas fungsi berdasarkan cabang olahraga.

"Formasi baru ini dibangun untuk menempatkan kembali olahraga dan budaya olahraga sebagai pusat, untuk terhubung lebih dalam dengan atlet dan konsumen," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan dilansir CNN International, Jumat (29/8/2025).

Adapun, PHK ini belum jelas berapa banyak pekerjaan yang akan terdampak.

Nike sebelumnya mengumumkan PHK sebesar 2 persen pada Februari tahun lalu, setara dengan lebih dari 1.600 karyawan. Hal ini untuk menurunkan biaya di tengah tekanan permintaan.

Pada bulan Juni, perusahaan tersebut menyatakan akan mengurangi ketergantungannya pada produksi di China untuk pasar AS.

Lantaran, memitigasi dampak tarif impor setelah memperkirakan penurunan pendapatan kuartal pertama yang lebih kecil dari perkiraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Kerugian, Perusahaan Dentsu Asal Jepang Pilih PHK 3.400 Karyawan

Alami Kerugian, Perusahaan Dentsu Asal Jepang Pilih PHK 3.400 Karyawan

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:04 WIB

Starbucks Naikkan Gaji Karyawan Sebesar 2 Persen, Ini Faktornya

Starbucks Naikkan Gaji Karyawan Sebesar 2 Persen, Ini Faktornya

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 08:39 WIB

Viral Sri Mulyani Pamer 3,5 Juta Loker, Netizen Balas Nyelekit: Ada di Mana Bu?

Viral Sri Mulyani Pamer 3,5 Juta Loker, Netizen Balas Nyelekit: Ada di Mana Bu?

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:18 WIB

Mencari Makna Merdeka di Tengah Gelombang PHK Media

Mencari Makna Merdeka di Tengah Gelombang PHK Media

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 11:37 WIB

Trump Kembali PHK 300.000 PNS, Ini Faktornya

Trump Kembali PHK 300.000 PNS, Ini Faktornya

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 07:43 WIB

Universitas Stanford PHK 363 Karyawan, Ini Penyebabnya

Universitas Stanford PHK 363 Karyawan, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:38 WIB

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB