Suara.com - PT Sarinah bersama delapan BUMN besar meluncurkan Program Sarinah Pandu – Asah, Asih, Asuh di Mataram, Nusa Tenggara Barat, sebagai langkah memperkuat daya saing UMKM agar mampu menembus pasar nasional hingga global.
Program yang digelar di Hotel Santika, Mataram, Agustus 2025 ini diikuti 96 pelaku UMKM binaan BUMN. Kolaborasi melibatkan BRI, Angkasa Pura Indonesia, Kimia Farma, Pengembangan Pariwisata Indonesia, Taspen, Telkom Indonesia, Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), dan Pelindo.
Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN, Eddy Eko Cahyono, menegaskan program ini merupakan strategi jangka panjang untuk mendorong UMKM naik kelas.
"Program ini merupakan sebuah inisiatif yang kami harapkan menjadi milestone penting untuk bergerak lebih progresif ke depan. Kami menyadari bahwa kesempurnaan tidak langsung tercapai di awal, perlu langkah-langkah berkelanjutan yang terus disempurnakan, untuk memberi manfaat optimal bagi UMKM," ujarnya seperti dikutip, Sabtu (30/8/2025).

Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan juga menekankan bahwa inisiatif ini sejalan dengan transformasi Sarinah sebagai cultural experience center dan etalase utama produk lokal terkurasi.
Dia bilang, Sarinah memiliki misi untuk terus memberdayakan pelaku usaha yang berakar pada budaya, terutama UMKM, sebagai pembawa identitas bangsa. Melalui Sarinah Pandu, kami ingin menciptakan UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global.
"Pendekatan Asah, Asih, dan Asuh menjadi kunci kami: mengasah kemampuan, memberi perhatian, dan mengasuh hingga UMKM benar-benar siap berkembang. Sinergi dengan delapan BUMN ini adalah langkah besar untuk mewujudkan visi BUMN dan misi Sarinah," imbuhnya.
Program ini menghadirkan rangkaian pelatihan intensif bersama Maria Herijanti, profesional dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang manajemen komersial, distribusi, strategi pemasaran, dan pengembangan SDM.
Materi pelatihan mencakup legalitas usaha, sertifikasi halal, registrasi BPOM, digitalisasi pasar, manajemen keuangan, pengembangan produk, hingga strategi branding.
Baca Juga: Bersama Warga, Pertamina Parta Niaga Dukung Usaha Kain Sisa Jadi Bernilai Guna