Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Rupiah Dibuka Perkasa, BI Terus Beri Obat Kuat Biar Stabil

Dwi Bowo Raharjo | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 11:16 WIB
Rupiah Dibuka Perkasa, BI Terus Beri Obat Kuat Biar Stabil
Bank Indonesia (BI) memastikan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah saat ini. Apalagi, dalam pembukaan hari ini rupiah, berhasil dibuka menguat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memastikan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah saat ini. Apalagi, dalam pembukaan hari ini rupiah, berhasil dibuka menguat.

Adapun, nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil melaju kencang di awal perdagangan hari ini.

Pada Senin (1/9/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.476 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Bank Indonesia akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kecukupan likuiditas Rupiah. Bank Indonesia berada di pasar untuk memastikan nilai Tukar Rupiah bergerak sesuai nilai fundamentalnya melalui mekanisme pasar yang berjalan dengan baik," katanya di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus memperkuat langkah-langkah stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off shore. Lalu, intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan SBN di pasar sekunder.

"Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas Rupiah dengan membuka akses likuiditas kepada perbankan melalui transaksi repo, transaksi fx swap dan pembelian SBN di pasar sekunder, serta lending/financing facility," tandasnya.

Sebagai informasi, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.

Padahal mata uang di Asia bergerak bervariasi. Di mana, baht Thailand berada satu level di bawah rupiah setelah terkerek 0,06%.

Lalu, yuan China dan dolar Singapura yang sama-sama naik 0,2%. Diikuti, dolar Hongkong yang terlihat menguat tipis 0,03%.

Serta, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,27%. Disusul, won Korea Selatan yang terkoreksi 0,21%. Kemudian ada ringgit Malaysia yang tertekan 0,2% dan yen Jepang turun 0,16%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seminggu Ada Demo, Aliran Modal Asing Sudah Kabur Rp250 Miliar

Seminggu Ada Demo, Aliran Modal Asing Sudah Kabur Rp250 Miliar

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 08:24 WIB

Bank Indonesia: Di Tengah Ketidakpastian, Indonesia Masih Punya Peluang

Bank Indonesia: Di Tengah Ketidakpastian, Indonesia Masih Punya Peluang

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 23:03 WIB

Rupiah Terkapar Imbas Aksi Demo Ojol, Hampir Tembus Rp 16.500 per USD

Rupiah Terkapar Imbas Aksi Demo Ojol, Hampir Tembus Rp 16.500 per USD

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:27 WIB

Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Rupiah Anjlok

Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Rupiah Anjlok

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 12:21 WIB

Bank Indonesia Ungkap 2 Faktor Penting Ini Guncang Ekonomi Global!

Bank Indonesia Ungkap 2 Faktor Penting Ini Guncang Ekonomi Global!

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 07:53 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB