Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Agar Produk Lokal Bisa Go Global, Business Coaching Halal Indo 2025 Bagikan Tips Ini

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 16:38 WIB
Agar Produk Lokal Bisa Go Global, Business Coaching Halal Indo 2025 Bagikan Tips Ini
Dyandra Promosindo bersama dengan Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Business Coaching Halal Indo pada pertengahan Agustus 2025 secara daring dengan menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidangnya (Dok: Halal Indo 2025)

Suara.com - Pasar halal global diperkirakan akan terus berkembang, didorong oleh populasi Muslim yang besar serta permintaan dari konsumen non-Muslim yang mencari produk berkualitas tinggi, aman, dan etis. Menurut laporan State of the Global Islamic Economy 2023, pasar halal global diperkirakan bernilai lebih dari 2 triliun dolar AS, mencakup makanan, minuman, kosmetik, farmasi, hingga pariwisata halal.

Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki posisi strategis untuk menjadi pemimpin dalam industri ini. Guna menembus pasar global, para pelaku industri Tanah Air termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perlu untuk meningkatkan kualitas produk serta memahami dinamika pasar internasional.

Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kris Sasono Ngudi Wibowo mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk proaktif dalam memajukan industri halal nasional (Dok: Halal Indo 2025)
Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kris Sasono Ngudi Wibowo mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk proaktif dalam memajukan industri halal nasional (Dok: Halal Indo 2025)

Sebagai upaya menjaga momentum tersebut, Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kris Sasono Ngudi Wibowo mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk proaktif dalam memajukan industri halal nasional. Pemerintah Indonesia, melalui berbagai kementerian dan lembaga, telah melakukan berbagai upaya proaktif untuk memajukan industri halal nasional. Berbagai strategi telah dijalankan meliputi, regulasi dan sertifikasi peningkatan fasilitas infrastruktur dan pembinaan, serta kolaborasi strategis.

“Kondisi industri halal Indonesia hari ini, sudah ada 140.942 industri halal yang sudah mencatatkan diri dan mensertifikasi dirinya. Mudah-mudahan tahun depan bisa di atas 150.000. Didominasi tetap di industri makanan dan minuman. Sisanya tetap di industri-industri yang terkait dan bersentuhan langsung dengan industri makanan dan minuman seperti farmasi, produk obat-obatan kimia dan tradisional,” ucapnya.

Sebagai dukungan kepada Industri Halal Indonesia dan kebijakan pemerintah, Dyandra Promosindo bersama dengan Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Business Coaching Halal Indo pada pertengahan Agustus 2025 secara daring dengan menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidangnya. Acara Business Coaching merupakan rangkaian acara dari Halal Indo 2025 yang akan berlangsung pada 25-28 September 2025 di ICE BSD City, Tangerang.

Project Manager Halal Indo 2025, Ismi Puspita mengatakan, Business Coaching Halal Indo 2025 hadir sebagai acara strategis yang dirancang untuk membekali para pelaku usaha di Indonesia dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menembus pasar ekspor global dan membangun merek halal yang kuat. Menurutnya, dalam membangun ekosistem Halal yang bisa berdaya saing global diperlukan kolaborasi dengan pemangku kepentingan.

"Kami percaya bahwa potensi Indonesia di pasar halal global sangatlah besar. Melalui Business Coaching Halal Indo 2025, kami ingin membekali mereka agar tidak hanya sekedar bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi pemain utama dalam industri halal dunia. Acara ini adalah langkah nyata untuk memastikan produk-produk Indonesia memiliki kualitas, brand, dan strategi yang mampu bersaing di panggung internasional sehingga cita-cita Indonesia menjadi pusat industri halal dunia bisa terwujud,” ucapnya.

Acara Business Coaching sendiri terbagi ke dalam beberapa tema, menghadirkan para pakar yang kompeten di bidang masing-masing dengan tujuan meningkatkan kemampuan UMKM bersaing di pasar global (Dok: Halal Indo 2025)
Acara Business Coaching sendiri terbagi ke dalam beberapa tema, menghadirkan para pakar yang kompeten di bidang masing-masing dengan tujuan meningkatkan kemampuan UMKM bersaing di pasar global (Dok: Halal Indo 2025)

Sementara itu, salah satu pembicara pada acara Business Coaching Halal Indo 2025 yaitu CEO & Co-Founder Sa’adah Global, Ahmad Soffian membagikan beberapa tips agar produk-produk Indonesia bisa bersaing di pasar Global. Menurutnya, hal pertama yang sangat penting agar produk Indonesia bisa bersaing di global adalah kepercayaan salah satunya adalah dengan sertifikasi halal. Ahmad Soffian menambahkan, sertifikasi halal bukan hanya sekedar bentuk identitas agama tapi lebih jauh merupakan standar mutu, kualitas dan membangun kepercayaan konsumen.

“Kenapa sertifikasi halal penting. Pertama adalah trust atau kepercayaan konsumen. Jadi kepercayaan konsumen terhadap produk yang ada apabila dia logo halal, produk itu dipercayai sebagai bersih, aman untuk dikonsumsi dan berkualitas tinggi. Ini kenapa sertifikasi halal penting. Sertifikasi halal ini sudah diterima di seluruh dunia, bahkan di negara-negara non muslim juga banyak menerima produk-produk halal karena keterkaitannya dengan kebersihan keamanan dan kualitas yang ada,” jelasnya.

Ahmad Soffian juga membagikan strategi membangun branding halal global. Langkah pertama adalah melakukan penelitian pasar untuk memahami selera dan preferensi konsumen musim global di berbagai negara target ekspor. Setelah itu langkah selanjutnya adalah Brand Storytelling untuk mengembangkan narasi produk berbasis budaya Indonesia seperti batik, rempah, wellness yang otentik dan menarik.

Lalu penting juga juga untuk melakukan sertifikasi internasional untuk mendapatkan sertifikasi halal dan standar mutu internasional seperti ISO dan HACCP. Tidak lupa juga melakukan Digital Marketing Global dengan memanfaatkan e-commerce dan pameran virtual untuk menjangkau pasar global yang lebih luas. Dan terakhir adalah membangun kemitraan strategis dengan membangun kolaborasi bersama buyer, distributor dan platform global untuk memperluas jangkauan.

"Peluang produk Indonesia sangat luas sebagai negara muslim terbesar dengan reputasi yang kuat dan ini merupakan keunggulan bagi Indonesia. Oleh karena itu pentingnya membangun brand halal kita bisa meningkatkan daya saing. Produk halal berstandar global bisa meningkatkan daya saing Indonesia di pasar Internasional dan membuka pintu ke pasar baru. Kedua adalah menciptakan trust global atau kepercayaan terhadap produk-produk itu sendiri. Brand halal sendiri memberikan nilai tambah premium kepada produk melalui story telling, diferensiasi dan positioning yang tepat,” jelasnya.

 Chief Executive Officer PT Halal Digital International (Halal-In) Yuliana Zahra Mega (Dok: Halal Indo 2025)
Chief Executive Officer PT Halal Digital International (Halal-In) Yuliana Zahra Mega (Dok: Halal Indo 2025)

Acara Business Coaching sendiri terbagi ke dalam beberapa tema. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Business Coaching Halal Indo 2025 mengambil tema Halal Matters: Memahami Kerangka Sertifikasi & Regulasi di Indonesia serta Halal Borders: After Halal, What’s Next? dengan menghadirkan narasumber Kepala Pusat Industri Halal, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Kris Sasono Ngudi Wibowo, Atase Perdagangan Canberra Agung Harris Setiawan dan Chief Executive Officer PT Halal Digital International (Halal-In) Yuliana Zahra Mega.

Kemudian pada 13 Agustus 2025 Business Coaching mengambil tema Go Global the Smart Way: Strategi Digital dan ekspor Efisien untuk UKM dengan narasumber COO & Co Founder Export Expert Indonesia Raymond, CEO & Founder Riset Pasar Ekspor Fikrie Aldjoeffry, dan CEO & Founder Ruanghalal.id Lukas Dedy Setiawan. Pada 15 Agustus 2025, acara Business Coaching Halal Indo 2025 lanjut dengan mengusung tema Memberdayakan UMKM untuk Bersaing di Pasar Global dengan narasumber Executive Officer PT Halal Digital International (Halal-In) Yuliana Zahra Mega.

Di tanggal 20 Agustus 2025 Business Coaching dibagi ke dalam dua sesi, yang mana pada sesi pertama menghadirkan narasumber Manager Operasional Sa’adah Global Faisal Nurikhsan dengan tema Menapaki Jalur Halal: Berbagi Pembelajaran dan Membangun Bersama. Pada sesi kedua menghadirkan Direktur LSP Halal Kompeten Internasional Trisiladi Supriyanto dengan tema Dari Lokal Menuju Global: Menyusun Langkah Bersama ke Depan. Selanjutnya pada hari terakhir menghadirkan CEO & Co-Founder Sa’adah Global Ahmad Soffian dengan tema Menembus Pasar Ekspor: Membangun Brand Halal. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KUR BRI Tembus Rp99 Triliun, UMKM Indonesia Semakin Naik Kelas

KUR BRI Tembus Rp99 Triliun, UMKM Indonesia Semakin Naik Kelas

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 14:22 WIB

Strategi BUMN Ritel Dorong UMKM Miliki Daya Saing Global

Strategi BUMN Ritel Dorong UMKM Miliki Daya Saing Global

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:22 WIB

Bersama Warga, Pertamina Parta Niaga Dukung Usaha Kain Sisa Jadi Bernilai Guna

Bersama Warga, Pertamina Parta Niaga Dukung Usaha Kain Sisa Jadi Bernilai Guna

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:10 WIB

Buka AOE 2025, Presiden Prabowo Subianto Titip Pesan: Kepala Daerah Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Buka AOE 2025, Presiden Prabowo Subianto Titip Pesan: Kepala Daerah Perjuangkan Kepentingan Rakyat

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 10:05 WIB

PNM Perkuat Ekonomi Akar Rumput Lewat Olahan Singkong

PNM Perkuat Ekonomi Akar Rumput Lewat Olahan Singkong

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:18 WIB

PNM Hijaukan Negeri: 343.451 Pohon untuk Kemerdekaan Indonesia yang Berkelanjutan

PNM Hijaukan Negeri: 343.451 Pohon untuk Kemerdekaan Indonesia yang Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB