Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

500 Wartawan dan Presenter di Amerika Kena PHK, Ini Penyebabnya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 03 September 2025 | 09:54 WIB
500 Wartawan dan Presenter di Amerika Kena PHK, Ini Penyebabnya
Ilustrasi PHK karyawan. [James Yarema/Unsplash]
Baca 10 detik
  • VOA lakukan PHK massal terhadap 500 wartawan dan presenter
  • PHK dipicu kebijakan efisiensi anggaran pemerintahan Trump
  • Pengurangan staf berdampak pada turunnya produksi siaran VOA

Suara.com - Industri media dan lembaga penyiaran juga mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya.

Salah satunya pada lembaga penyiaran internasional yakni Voice Of Amerika (VOA).

Perusahaan memangkas dari 500 pekerjaan di Voice of America dari wartawan hingga presenter.

Adapun, VOA adalah lembaga penyiaran internasional lain yang didanai pemerintah Amerika Serikat.

Kari Lake, pelaksana tugas CEO US Agency for Global Media (USAGM) mengatakan, keputusan PHK dikarenakan kebijakan dari Presiden Trump yang melakukan efisiensi anggaran.

"Kami melakukan (pengurangan tenaga kerja) ini atas arahan Presiden untuk membantu mengurangi birokrasi federal, meningkatkan layanan agensi, dan menghemat lebih banyak uang hasil jerih payah rakyat Amerika," kata Lake dalam sebuah pernyataan dilansir CBS News, Rabu (3/9/2025).

Momen karyawan VOA  mengosongkan meja kerjanya viral di media sosial (Instagram)
Momen karyawan VOA mengosongkan meja kerjanya viral di media sosial (Instagram)

Pengumuman PHK ini muncul satu hari setelah seorang hakim federal mencopot Michael Abramowitz sebagai direktur VOA.

Apalagi, pemberitahuan PHK susah dikirimkan kepada lebih dari 600 karyawan badan tersebut.

Dalam hal ini, Direktur VOA Abramowitz ditempatkan dalam cuti administratif bersama dengan hampir seluruh staf VOA.

baca juga

Dia diberitahu bahwa dia akan dipecat efektif 31 Agustus.

Setelah itu, pemerintah Trump jug berencana untuk mengirim pemberitahuan PHK kepada 486 karyawan VOA dan 46 karyawan agensi lainnya.

Hal ini bermaksud untuk mempertahankan 158 karyawan agensi dan 108 karyawan VOA.

Saat ini, VOA memiliki 86 karyawan aktif dan 512 lainnya dalam cuti kerja.

Tentunya kebijakan ini bakal membuat VOA akan mengurangi produksinya dikarenakan kekurangan tenaga kerja.

Sementara itu, VOA adalah lembaga penyiaran yang didanai pemerintah AS yang dimulai selama Perang Dunia II.

Perusahaan menyiarkan dalam bahasa Jerman untuk menyediakan berita dan informasi yang akurat bagi orang-orang di Jerman.

Misi VOA adalah untuk menyiarkan berita yang andal dan objektif di negara-negara di mana kebebasan pers sangat terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Este Lauder PHK 3.200 Karyawan, Segini Pesangon Diterima

Este Lauder PHK 3.200 Karyawan, Segini Pesangon Diterima

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:33 WIB

3.000 Ribu Pekerja Airbus Mogok Kerja, Minta Naik Gaji

3.000 Ribu Pekerja Airbus Mogok Kerja, Minta Naik Gaji

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:44 WIB

Alami Kerugian, Perusahaan Dentsu Asal Jepang Pilih PHK 3.400 Karyawan

Alami Kerugian, Perusahaan Dentsu Asal Jepang Pilih PHK 3.400 Karyawan

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:04 WIB

Starbucks Naikkan Gaji Karyawan Sebesar 2 Persen, Ini Faktornya

Starbucks Naikkan Gaji Karyawan Sebesar 2 Persen, Ini Faktornya

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 08:39 WIB

Viral Sri Mulyani Pamer 3,5 Juta Loker, Netizen Balas Nyelekit: Ada di Mana Bu?

Viral Sri Mulyani Pamer 3,5 Juta Loker, Netizen Balas Nyelekit: Ada di Mana Bu?

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:18 WIB

Mencari Makna Merdeka di Tengah Gelombang PHK Media

Mencari Makna Merdeka di Tengah Gelombang PHK Media

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 11:37 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×