Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Mengenal Macam-macam Metode Pembelian Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 04 September 2025 | 20:32 WIB
Mengenal Macam-macam Metode Pembelian Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Macam-Macam Tipe Pembayaran Rumah (freepik)
Baca 10 detik

Suara.com - Membeli rumah adalah salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Tidak heran jika banyak orang memerlukan pertimbangan matang sebelum melangkah ke proses transaksi.

Selain menentukan lokasi, luas bangunan, dan fasilitas sekitar, hal penting lain yang harus dipahami adalah macam-macam tipe pembayaran untuk pembelian rumah.

Setiap orang memiliki kondisi keuangan yang berbeda, sehingga metode pembayaran pun perlu disesuaikan dengan kemampuan.

Ada yang mampu langsung melunasi dengan pembayaran tunai (cash keras), ada yang memilih pembayaran tunai bertahap, dan ada juga yang mengandalkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau kredit dari lembaga keuangan lainnya.

Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari setiap metode pembayaran akan membantu Anda memilih strategi yang tepat, agar rumah impian bisa dimiliki tanpa membebani kondisi keuangan. Mari kita bahas lebih dalam satu per satu.

1. Pembayaran Tunai (Cash Keras)

Pembayaran tunai atau yang sering disebut cash keras berarti Anda melunasi harga rumah dalam satu kali transaksi. Biasanya pembayaran dilakukan maksimal dalam kurun waktu 7–30 hari setelah menandatangani perjanjian jual beli.

Kelebihan Cash Keras

  • Harga Lebih Murah: Developer biasanya memberikan diskon atau potongan harga yang cukup besar untuk pembelian cash keras.
  • Tidak Ada Beban Bunga: Karena tidak menggunakan pinjaman, Anda tidak perlu membayar bunga bulanan seperti pada KPR.
  • Proses Cepat: Tanpa harus menunggu persetujuan bank atau lembaga keuangan, proses administrasi lebih singkat dan rumah bisa segera atas nama Anda.
  • Ketenangan Finansial: Anda tidak perlu khawatir dengan cicilan bulanan yang bisa membebani di masa depan.

Kekurangan Cash Keras

  • Butuh Dana Besar Sekaligus: Tidak semua orang memiliki tabungan yang cukup besar untuk melunasi rumah secara langsung.
  • Risiko Menipisnya Tabungan: Jika seluruh tabungan digunakan untuk membeli rumah, bisa jadi Anda kesulitan memenuhi kebutuhan lain atau menghadapi situasi darurat.
  • Cash keras cocok bagi Anda yang memiliki dana lebih atau ingin berinvestasi properti tanpa terikat cicilan panjang.

2. Pembayaran Tunai Bertahap

Jika Anda tidak mampu membayar secara langsung, tunai bertahap bisa menjadi solusi. Dalam metode ini, harga rumah dibayar dalam beberapa kali angsuran langsung kepada developer dalam jangka waktu tertentu, biasanya 6 hingga 36 bulan.

Kelebihan Tunai Bertahap

  • Lebih Fleksibel: Anda tidak perlu mengeluarkan dana sekaligus dalam jumlah besar.
  • Tanpa Proses Perbankan: Tidak ada syarat pengajuan kredit atau BI Checking, karena pembayaran dilakukan langsung kepada developer.
  • Tidak Ada Bunga: Meskipun dibayar bertahap, Anda tidak dikenakan bunga tambahan seperti KPR.

Kekurangan Tunai Bertahap

  • Jangka Waktu Terbatas: Berbeda dengan KPR yang bisa mencapai 10–20 tahun, tunai bertahap biasanya hanya beberapa bulan sampai tahun tertentu.
  • Cicilan Lebih Tinggi: Karena waktu pembayaran relatif singkat, cicilan bulanan biasanya lebih besar dibandingkan KPR.
  • Bergantung pada Developer: Jika developer mengalami masalah, ada potensi keterlambatan pembangunan atau risiko hukum.

Metode ini cocok untuk Anda yang ingin fleksibilitas tanpa bunga, tetapi tetap memiliki kemampuan membayar cicilan besar dalam waktu singkat.

3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit dari Lembaga Keuangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Lokasi di Depok dengan Harga Properti Murah dengan Akses Dekat Transum

3 Lokasi di Depok dengan Harga Properti Murah dengan Akses Dekat Transum

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 18:26 WIB

Raih Hunian dan Promo Menarik di BRI Consumer Expo 2025 Jakarta, Bunga KPR Mulai 1,13%

Raih Hunian dan Promo Menarik di BRI Consumer Expo 2025 Jakarta, Bunga KPR Mulai 1,13%

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:50 WIB

Mengenal Kakeibo, Cara Menabung Tradisional Jepang Demi Kebebasan Finansial

Mengenal Kakeibo, Cara Menabung Tradisional Jepang Demi Kebebasan Finansial

Your Say | Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Kerek Program 3 Juta Rumah, BJBR Restui 1.080 Debitur FLPP Terima Kredit KPR

Kerek Program 3 Juta Rumah, BJBR Restui 1.080 Debitur FLPP Terima Kredit KPR

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:13 WIB

Genjot Penjualan, PANI Tebar 'Gula-gula' Bunga KPR Rendah dan Bebas PPN

Genjot Penjualan, PANI Tebar 'Gula-gula' Bunga KPR Rendah dan Bebas PPN

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:01 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 57,7 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Siapkan Rp 57,7 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

Foto | Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB