Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Rupiah Ambruk Usai Pelantikan Menkeu Baru, Begini Strategi Obat Kuat dari BI

Dwi Bowo Raharjo | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 09 September 2025 | 13:57 WIB
Rupiah Ambruk Usai Pelantikan Menkeu Baru, Begini Strategi Obat Kuat dari BI
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus memastikan rupiah akan stabil sesuai fundamental ekonomi.

Adapun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ambruk pada Selasa (9/9/2025).

Bank Indonesia akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kecukupan likuiditas Rupiah.

Mata uang Garuda hari ini ambruk sebesar 181 poin (1,11%) ke level Rp 16.490 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,12% ke level 97,33.

Kepala Departemen Moneter BI Erwin Hutapea mengatakan Bank Indonesia berada di pasar untuk memastikan rupiah bergerak sesuai nilai fundamentalnya. Dengan mekanisme pasar yang berjalan dengan baik.

"Bank Indonesia memperkuat langkah-langkah stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan SBN di pasar sekunder," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (9/9/2025)

Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas dengan membuka akses likuiditas kepada perbankan. Hal ini agar rupiah bergerak stabil.

"Bank Indonesia menjaga kecukupan likuiditas dengan membuka akses likuiditas kepada perbankan. Hal ini agar rupiah bergerak stabil melalui transaksi repo, transaksi fx swap dan pembelian SBN di pasar sekunder, serta lending/financing facility," tandasnya.

Sebagai informasi, mata uang lainnya di kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi.

Yen Jepang menguat 0,18% pagi ini, dolar Hong Kong naik 0,03%, dolar Singapura menguat 0,16%, dolar Taiwan menguat 0,28%, dan won Korea Selatan menguat 0,09% terhadap dolar AS.

Lalu peso Filipina melemah 0,10%, rupee India melemah 0,13%, yuan China menguat 0,08%, ringgit Malaysia naik 0,29%, dan baht Thailand menguat 0,28%.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025) sore melakukan perombakan kabinet. Adapun salah satu yang diganti adalah Sri Mulyani. Kini Menteri Keuangan dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Posisi Investasi International Meningkat Tembus Rp 4.030 Triliun, Ini Faktornya

Posisi Investasi International Meningkat Tembus Rp 4.030 Triliun, Ini Faktornya

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 12:22 WIB

Rekrutmen PCPM BI 2025: Syarat, Jurusan, dan Cara Daftarnya

Rekrutmen PCPM BI 2025: Syarat, Jurusan, dan Cara Daftarnya

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 11:04 WIB

Sri Mulyani Dicopot, Rupiah Meriang Hebat Pagi Ini

Sri Mulyani Dicopot, Rupiah Meriang Hebat Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 09:54 WIB

Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun

Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 07:48 WIB

Terkini

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB