Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Tak Hanya Soal Ekonomi! Celios Ungkap Jejak Tiongkok di Indonesia Makin Meluas, Ini Buktinya

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 10 September 2025 | 15:04 WIB
Tak Hanya Soal Ekonomi! Celios Ungkap Jejak Tiongkok di Indonesia Makin Meluas, Ini Buktinya
Tak Hanya Soal Ekonomi, Celios Ungkap Jejak Tiongkok di Indonesia Makin Meluas. Foto Fadil-Suara.com
Baca 10 detik
  • Celios ungkap pengaruh negeri tirai bambu itu semakin meluas di Indonesia.
  • Sumatera Utara, Bali, dan Jawa menjadi "kantung-kantung" utama pengaruh Tiongkok.
  • Sektor ekonomi menjadi domain terkuat dengan skor rata-rata nasional 41,2%.

Suara.com - Laporan terbaru Center of Economic and Law Studies (Celios) bertajuk Indeks Provinsi Tiongkok-Indonesia 2025 mengungkap fakta baru soal pengaruh Tiongkok di Indonesia.

Hasilnya pengaruh negeri tirai bambu itu semakin meluas, tidak hanya terkonsentrasi di ibu kota, melainkan menyebar hingga ke tingkat provinsi. Mengutip laporan tersebut, Rabu (10/9/2025) menunjukkan bahwa dominasi Tiongkok kini merambah ke berbagai sektor, dari ekonomi hingga sosial, dengan jejak yang sangat kuat di wilayah barat dan tengah Indonesia.

Sumatera Utara, Bali, dan Jawa menjadi "kantung-kantung" utama pengaruh Tiongkok, sementara wilayah timur seperti Papua dan Maluku masih memiliki jejak yang terfragmentasi atau bahkan tak terukur.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa Sumatera Utara menjadi provinsi dengan jejak Tiongkok terkuat secara nasional, mencetak skor 29,5%. Diikuti ketat oleh Bali, yang menempati posisi kedua dengan skor 28,4%.

Hasil ini menyoroti strategi Tiongkok yang berhasil membangun koneksi kuat di luar Jakarta. Bali, misalnya, menjadi magnet pengaruh berkat koneksi sosial dan budaya yang kuat, sementara Sumatera Utara menjadi pusat aktivitas ekonomi Tiongkok yang paling menonjol.

Provinsi-provinsi di Jawa, seperti Jawa Barat (22,7%), Jawa Tengah (21,6%), dan Jawa Timur (20,5%), juga menunjukkan jejak yang konsisten kuat. Ini menegaskan posisi Pulau Jawa sebagai pusat ekonomi dan sosial yang tidak tergantikan.

Namun, peta pengaruh ini tidak merata. Laporan menyebutkan, jejak Tiongkok di Kalimantan, Maluku, dan Papua jauh lebih lemah, bahkan hampir tidak terukur di beberapa provinsi di Papua. Ini menciptakan "peta asimetris" di mana pengaruh Tiongkok terkonsolidasi di barat dan tengah, tetapi samar di timur.

Indeks ini juga mengevaluasi delapan sektor keterlibatan Tiongkok di tingkat provinsi. Hasilnya, sektor ekonomi menjadi domain terkuat dengan skor rata-rata nasional 41,2%. Ini mencerminkan bobot besar investasi, perdagangan, dan proyek infrastruktur Tiongkok. Sumatera Utara kembali menjadi yang paling dominan di sektor ini, mencatat skor luar biasa 83,3%, diikuti oleh Sulawesi dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, sektor masyarakat menjadi domain terkuat kedua (22,1%), didorong oleh aktivitas diaspora, festival budaya, dan pariwisata. Di sektor ini, Bali menjadi pemimpin dengan skor 50%, menunjukkan bagaimana koneksi sosial menjadi kunci pengaruh Tiongkok di sana.

Meskipun kuat di ekonomi dan sosial, jejak Tiongkok di sektor lain, terutama media, tercatat sangat minim. Laporan menunjukkan media menjadi dimensi terlemah dari kehadiran Tiongkok, dengan skor rata-rata hanya 0,7%. Hal ini menunjukkan fokus Tiongkok lebih pada kerja sama ekonomi dan politik di tingkat lokal, ketimbang membangun narasi melalui media massa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Minta Menkeu Baru Perkuat Koordinasi untuk Dorong Ekonomi Indonesia

OJK Minta Menkeu Baru Perkuat Koordinasi untuk Dorong Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 14:34 WIB

Dunia Terbelah: Media China Puji Stabilitas, Barat Cemas usai Prabowo Copot Sri Mulyani

Dunia Terbelah: Media China Puji Stabilitas, Barat Cemas usai Prabowo Copot Sri Mulyani

Your Say | Rabu, 10 September 2025 | 12:29 WIB

Investasi Aman di BRI: Beli Sukuk Ritel Dapat Cashback Hingga Rp17 Juta

Investasi Aman di BRI: Beli Sukuk Ritel Dapat Cashback Hingga Rp17 Juta

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 11:50 WIB

Terkini

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:37 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:39 WIB

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:37 WIB

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:28 WIB

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:13 WIB