Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

PGAS Terus Kebut Perluasan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 16 September 2025 | 08:23 WIB
PGAS Terus Kebut Perluasan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga
Ilustrasi. Jaringan gas rumah tangga. (Dok: PGN)
Baca 10 detik
  • PGN terus memperluas jaringan gas bumi untuk rumah tangga di berbagai wilayah.
  • Kota Medan kini jadi sasarannya karena telah memiliki infrastruktur jaringan gas.
  • PGN telah menyalurkan sekitar 815.000 sambungan rumah tangga (SR) hingga Agustus 2025 melalui program Gaskita mereka.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mempercepat perluasan jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga di berbagai wilayah.

Di Medan, Sumatera Utara, emiten bersandi PGAS ini menggelar program City Gas Tour 2025 di Lapangan Merdeka dan Kolam Retensi Martubung pada Minggu (14/9/2025). Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Andi Sangga Prasetia, General Manager Sales and Operation Region I PGN, menjelaskan bahwa Martubung dipilih karena wilayah ini sudah memiliki jargas dan potensi perluasan yang besar. "Kami melihat Perumnas Martubung ini cukup padat penduduknya. Di mana segmennya juga sesuai dengan target kami sehingga kami melihat ini sangat potensial," katanya, Senin (15/9/2025).

Andi menambahkan, di Perumnas Griya Martubung, jumlah pelanggan jargas PGN sudah mencapai hampir 1.500 rumah tangga. Antusiasme warga untuk beralih ke gas bumi juga sangat tinggi, terlihat dari pendaftar baru yang sudah mencapai sekitar 700 rumah tangga.

Jumlah pendaftar baru ini sudah melebihi 50% dari target pembangunan jaringan gas di Sumatera Utara, yaitu sebanyak 1.250 Sambungan Rumah (SR). PGN menegaskan, mereka sangat terbuka bagi masyarakat di wilayah lain yang juga tertarik untuk beralih.

Seorang pelanggan bernama Hendry mengaku puas menggunakan jargas selama lima tahun terakhir. "Banyak kawan dan keluarga yang juga tertarik untuk menggunakan jargas. Saya harap jargas dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak yang merasakan pemanfaatannya," ujarnya.

Diketahui PGN telah menyalurkan sekitar 815.000 sambungan rumah tangga (SR) hingga Agustus 2025 melalui program Gaskita mereka. Sementara itu, pemerintah juga memiliki target pembangunan jargas untuk mencapai 4,7 juta SR pada tahun 2025 untuk mengurangi ketergantungan pada LPG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Berat Tak Goyahkan PGAS: Catat Laba Bersih Rp2,3 Triliun di Tengah Gejolak Global

Tantangan Berat Tak Goyahkan PGAS: Catat Laba Bersih Rp2,3 Triliun di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 17:30 WIB

Danantara Tunjuk 'Ordal' Prabowo jadi Komisaris Utama PGN

Danantara Tunjuk 'Ordal' Prabowo jadi Komisaris Utama PGN

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:40 WIB

Proyek Siluman Gas PGN Dibongkar, KPK Periksa Bos Besar PT IAE Soal Deal Uang Muka Rp 240 Miliar

Proyek Siluman Gas PGN Dibongkar, KPK Periksa Bos Besar PT IAE Soal Deal Uang Muka Rp 240 Miliar

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB