Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Gara-gara Ini, Harga Mobil Jepang dan Korsel Naik 15 Persen

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 16 September 2025 | 13:32 WIB
Gara-gara Ini, Harga Mobil Jepang dan Korsel Naik 15 Persen
Ilustrasi penjualan mobil (Pexels/Akshay Shende).
Baca 10 detik
  • AS menurunkan tarif mobil Jepang dari 27,5 persen menjadi 15 persen
  • Produsen mobil bersiap menaikkan harga akibat perubahan tarif ini
  • Korea Selatan masih negosiasi agar tarif mobilnya juga ikut diturunkan

Suara.com - Produsen mobil bakal siap menaikkan harga penjualannya.

Lantaran Presiden AS Donald Trump akan mulai menerapkan tarif yang lebih rendah sebesar 15 persen untuk mobil buatan Jepang.

Hal ini sejalan dengan kesepakatan perdagangan bilateral.

Dalam sebuah pemberitahuan yang diunggah di Federal Register, Administrasi Perdagangan Internasional di bawah Departemen Perdagangan mengatakan bahwa tarif yang lebih rendah akan mulai berlaku pada hari ini di Jepang.

Tentunya, tarif ini sudah berlaku setelah Trump menandatangani perintah eksekutif kesepakatan dari kedua negara.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat telah sepakat untuk menurunkan tarif untuk mobil dan suku cadang Jepang menjadi 15 persen dari 27,5 persen saat ini.

Donald Trump Pangkas Tarif Impor RI (instagram)
Presiden AS, Donald Trump. (instagram)

Dengan tarif yang mencakup tarif 2,5 persen yang ada dan bea masuk sektor global sebesar 25 persen.

AS juga telah sepakat untuk menurunkan tarif otomotif Korea Selatan menjadi 15 persen sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan bilateral yang dicapai pada bulan Juli.

Namun, masih belum pasti kapan kesepakatan tersebut akan berlaku di tengah negosiasi mengenai hal-hal spesifiknya.

Menteri Perdagangan Korea Yeo Han-koo menggarisbawahi upaya berkelanjutan Seoul untuk memastikan bahwa pengurangan tarif otomotif juga dapat diterapkan untuk mobil Korea "secepat mungkin".

"Karena kami sedang dalam proses negosiasi, kami akan tetap berkepala dingin," ujarnya dilansir Korea Herald, Selasa (16/9/2025).

Sementara itu, AS merupakan pasar ekspor otomotif utama bagi Korea Selatan.

Dari total ekspor mobil Korea Selatan tahun lalu, ekspor ke AS mencapai 34,7 miliar dolar AS atau 49,1 persen.

Hyundai Motor Group dan GM Korea masing-masing mengekspor sekitar 970.000 dan 410.000 unit ke AS tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Polemik 'Umi Cinta' di Bekasi: Dari Dugaan Tarif Surga Rp1 Juta Hingga Protes Warga

5 Fakta Polemik 'Umi Cinta' di Bekasi: Dari Dugaan Tarif Surga Rp1 Juta Hingga Protes Warga

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:21 WIB

Kena Tarif Impor 50 Persen, India Boikot McDonald'S hingga Apple

Kena Tarif Impor 50 Persen, India Boikot McDonald'S hingga Apple

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:54 WIB

Tarif Impor Amerika Serikat 19 Persen Buat Indonesia Dinilai Pilih Kasih

Tarif Impor Amerika Serikat 19 Persen Buat Indonesia Dinilai Pilih Kasih

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:51 WIB

Akui Tak Pernah Tantang Warganya soal Demo, Bupati Pati Bertekad Bulat Tetap Naikkan Tarif Pajak

Akui Tak Pernah Tantang Warganya soal Demo, Bupati Pati Bertekad Bulat Tetap Naikkan Tarif Pajak

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 15:07 WIB

Hari Ini Berlaku, Mendag Mau Tetap Berjuang Agar RI Raih Tarif Trump 0 Persen

Hari Ini Berlaku, Mendag Mau Tetap Berjuang Agar RI Raih Tarif Trump 0 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 14:16 WIB

Tarif Trump Jadi Biang Kerok IHSG Ambles, Tapi Saham COIN Masih Perkasa

Tarif Trump Jadi Biang Kerok IHSG Ambles, Tapi Saham COIN Masih Perkasa

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:17 WIB

Terkini

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:35 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:19 WIB

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:09 WIB

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:59 WIB