3 Fakta Peretasan UXLINK: Hacker Bikin Rugi Hampir Rp 200 Miliar!

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 25 September 2025 | 14:03 WIB
3 Fakta Peretasan UXLINK: Hacker Bikin Rugi Hampir Rp 200 Miliar!
UXLINK

Suara.com - Platform Web3 asal Jepang, UXLINK, menjadi korban peretasan besar-besaran pada 22 September 2025, yang menyoroti kerentanan serius dalam sistem keamanan terpusat di ranah Decentralized Finance (DeFi).

Dalam insiden ini, UXLINK kehilangan aset kripto senilai sekitar US$ 11,3 juta berupa Ethereum, Bitcoin, stablecoin USDC dan USDT, serta token UXLINK itu sendiri.

Dampak yang paling merusak adalah keberhasilan pelaku peretasan mencetak (minting) hingga 10 triliun token UXLINK secara ilegal.

Aksi pencetakan besar-besaran ini seketika menyebabkan nilai token UXLINK anjlok hingga 70% di pasar, mengganggu bahkan listing token di bursa besar seperti Upbit.

Fakta Teknis: Eksploitasi Kontrak Multisignature

Analisis teknis mengungkapkan bahwa peretasan dilakukan dengan mengeksploitasi kerentanan pada kontrak multisignature milik UXLINK.

Pelaku berhasil menghapus anggota multisignature lainnya, mengubah pengaturan kontrak, sehingga transaksi hanya membutuhkan satu tanda tangan untuk disahkan.

Modus ini memberikan kontrol penuh kepada peretas untuk mencetak token baru sesuka hati.

Setelah peretasan terdeteksi, tim UXLINK segera bergerak cepat dengan menghubungi bursa kripto untuk membekukan dana curian, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Upaya ini berhasil membekukan sebagian besar aset yang dicuri.

Plot Twist: Pelaku Hack Jadi Korban Scam Phishing

Dalam perkembangan paling mengejutkan, saga peretasan ini menyimpan plot twist yang ironis. Pelaku peretasan UXLINK yang baru saja melancarkan aksinya, justru menjadi korban serangan phishing dari kelompok peretas lain, yang dikenal sebagai Inferno Drainer.

Saat mencoba memindahkan aset hasil curian, pelaku asli kehilangan sekitar 542 juta token UXLINK, yang setara dengan lebih dari US$ 48 juta. Jumlah token yang hilang ini ironisnya lebih besar daripada jumlah token yang mereka curi saat peretasan awal.

Peretasan Tetap Untung, Proyek Ambil Langkah Stabilisasi

Meskipun menjadi korban phishing dan kehilangan aset dalam jumlah besar, pelaku asli peretasan UXLINK tetap berhasil meraup keuntungan signifikan, setidaknya sekitar US$ 28 juta.

Keuntungan ini diperoleh dari aksi mencetak dan menjual token UXLINK baru sebelum aset mereka dibajak oleh Inferno Drainer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Sukses Trading Crypto Derivatif Terungkap, Simak Tips dan Strateginya

Rahasia Sukses Trading Crypto Derivatif Terungkap, Simak Tips dan Strateginya

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 18:15 WIB

CFX Catat Transaksi Derivatif Kripto Tembus Rp73,8 Triliun

CFX Catat Transaksi Derivatif Kripto Tembus Rp73,8 Triliun

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 15:31 WIB

Indodax Catatkan Nilai Transaksi Aset Kripto Tembus Rp 15,24 Triliun

Indodax Catatkan Nilai Transaksi Aset Kripto Tembus Rp 15,24 Triliun

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 11:31 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB