Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tembus 32 Persen, BI Ungkap Rahasianya

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 25 September 2025 | 15:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tembus 32 Persen, BI Ungkap Rahasianya
Ilustrasi. Bank Indonesia (BI) akhirnya mengungkap alasan di balik lonjakan luar biasa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara. Foto Ist.
  • Perekonomian Maluku Utara tumbuh pesat hingga 32,09 persen pada triwulan II 2025, menjadikannya provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.
  • Kenaikan luar biasa ini didorong oleh sektor pertambangan dan pengolahan mineral, khususnya dari kawasan industri Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Weda Bay Nickel (WBN).
  •  Hal ini menunjukkan peran krusial industri hilirisasi dalam menciptakan manfaat ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.

Suara.com - Maluku Utara kembali mencetak rekor fantastis. Berdasarkan data BPS, perekonomian provinsi ini tumbuh hingga 32,09 persen pada triwulan II 2025, menjadikannya provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Bank Indonesia (BI) akhirnya mengungkap alasan di balik lonjakan luar biasa ini karena kontribusi masif dari sektor pertambangan, khususnya Kawasan Industri Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Weda Bay Nickel (WBN).

Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan, menjelaskan bahwa sejak beroperasi pada 2018, IWIP dan WBN telah menjadi motor penggerak ekonomi utama. "Sejak mulai beroperasi pada 2018, IWIP telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja, di mana sekitar 75 persen di antaranya berasal dari Maluku Utara," ujar Dwi saat mengunjungi kawasan Weda Bay Project dikutip Kamis (25/9/2025).

Dampak domino dari kehadiran kedua raksasa industri ini sangat terasa. Perekonomian lokal langsung menggeliat, memicu pertumbuhan sektor-sektor pendukung seperti akomodasi, kuliner, hiburan, hingga jasa perbengkelan dan laundry. Dampak ini tidak hanya terbatas pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada peningkatan nilai tambah yang luas dan berkelanjutan melalui program hilirisasi mineral yang dicanangkan pemerintah.

Pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya terasa di level provinsi, tetapi juga di tingkat kabupaten. Kabupaten Halmahera Tengah, lokasi IWIP dan WBN berada, mencatatkan kenaikan ekonomi hingga 60,77%, sebuah angka yang luar biasa.

Deky Tetradiono, Senior External Relation Manager Weda Bay Project, menegaskan komitmen IWIP dan WBN untuk terus berkontribusi. "Melihat tren pertumbuhan ekonomi di Halmahera Tengah yang terus meningkat, kami berharap IWIP dan WBN dapat membawa manfaat ekonomi yang luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat," katanya.

IWIP dan WBN tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga membangun infrastruktur vital bagi masyarakat seperti jalan, jembatan, pusat kesehatan, sekolah, dan sarana olahraga. Pembangunan jalan di desa-desa sekitar secara rutin dilakukan untuk memperlancar mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa. Langkah ini berperan penting dalam membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan ekonomi lokal secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JCR Pertahankan Rating dan Oulook Utang Indonesia

JCR Pertahankan Rating dan Oulook Utang Indonesia

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 09:24 WIB

Kasus Patok Ilegal, Kuasa Hukum PT WKM: PT Position Lakukan Illegal Mining!

Kasus Patok Ilegal, Kuasa Hukum PT WKM: PT Position Lakukan Illegal Mining!

News | Kamis, 25 September 2025 | 09:23 WIB

Di BAP Sebut Patok Berada di Kawasan PT WKM, Saksi Berkelit, OC Kaligis: Ini Banyak Keterangan Palsu

Di BAP Sebut Patok Berada di Kawasan PT WKM, Saksi Berkelit, OC Kaligis: Ini Banyak Keterangan Palsu

News | Kamis, 25 September 2025 | 07:31 WIB

Terkini

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB