Profil Agus Suparmanto: Ketum PPP versi Aklamasi, Punya Kekayaan Rp 1,65 Triliun

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 28 September 2025 | 09:26 WIB
Profil Agus Suparmanto: Ketum PPP versi Aklamasi, Punya Kekayaan Rp 1,65 Triliun
Agus Suparmanto [Duta Besar Indonesia untuk China]

Suara.com - Agus Suparmanto resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Muktamar X di Ancol, Jakarta Utara, suatu keputusan yang diklaim sebagai kehendak mutlak Muktamar dan aspirasi Muktamirin.

Pimpinan Sidang Paripurna VIII, Qoyum Abdul Jabbar, menegaskan bahwa penentuan Agus Suparmanto bersifat aklamasi.

Kemenangan ini sontak memunculkan kontras dengan klaim yang disampaikan oleh Plt Ketua Umum Mardiono yang juga mengklaim jabatan tersebut. Selanjutnya, Ketua Umum terpilih bersama tim formatur akan segera menyusun kepengurusan baru.

Profil Agus Suparmanto

Agus Suparmanto yang lahir di Jakarta pada 23 Desember 1965 ini merupakan figur yang menggabungkan latar belakang politik, bisnis, dan olahraga.

Lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Nasional Jakarta dan pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Pesulukan, Agus Suparmanto memiliki perjalanan karier yang luas.

Ia dikenal publik secara luas setelah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Maju di bawah Presiden Joko Widodo (2019-2020), meskipun jabatan itu hanya diemban selama satu tahun. Sebelum diangkat sebagai menteri, Agus adalah kader aktif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Di dunia bisnis, ia tercatat sebagai Direktur Utama PT Galangan Manggar Biliton (GMB), perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan dok kapal.

Selain itu, Agus Suparmanto juga memiliki rekam jejak signifikan di bidang olahraga, di mana ia menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) selama dua periode (2014-2018 dan 2018-2022), serta pernah menjadi Wakil Presiden Fencing Confederation of Asia (FCA) (2017-2020).

Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2020, Agus memiliki Rp1,65 triliun. Jumlah ini diperkirakan sudah bertambah saat ini.

Kekayaan ini terdiri dari tanah dan bangunan Rp896 miliar, alat transportasi Rp1,5 miliar, surat berharga Rp766 miliar. Ia memiliki kas dan setara kas Rp51,2 miliar.

Untuk kendaraam ia memiliki mobil Lexus RX 300 Luxury 4 x 2 AT, dan Lexus GS 300 AT

Pemilihan Agus Suparmanto secara aklamasi menjadi titik perseteruan dengan kubu Muhamad Mardiono yang juga mengklaim diri terpilih jadi Ketua Umum PPP.

Mardiono bahkan mengklaim, ada sejumlah pihak yang ingin memaksakan kehendak pihak tertentu dalam Muktamar X PPP. Menurutnya, pihak yang ia tuduh itu ingin memasukkan kepentingannya dalam proses pemilihan Ketua Umum.

Sebagai informasi, Muktamar X PPP yang digelar di Ancol, Jakarta Utara pada pekan lalu sempat diwarnai kericuhan hingga membuat sejumlah kader PPP terluka.  Kubu Mardiono menyebut, kerusuhan didalangi pihak yang ingin memaksakan kehendak di PPP tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Mardiono yang Terpilih Jadi Ketum PPP, Tembus Triliun di LHKPN

Kekayaan Mardiono yang Terpilih Jadi Ketum PPP, Tembus Triliun di LHKPN

News | Minggu, 28 September 2025 | 08:51 WIB

Sosok Muhammad Mardiono, Klaim Terpilih Ketum PPP di Tengah Kericuhan Muktamar

Sosok Muhammad Mardiono, Klaim Terpilih Ketum PPP di Tengah Kericuhan Muktamar

News | Minggu, 28 September 2025 | 08:14 WIB

Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Minggu, 28 September 2025 | 01:11 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB