Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Laporan Keuangan: BBRI Berhasil Jaga Basis Pendanaan, Laba Naik 6 Persen

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 30 September 2025 | 06:42 WIB
Laporan Keuangan: BBRI Berhasil Jaga Basis Pendanaan, Laba Naik 6 Persen
Bank BRI. (Dok: BRI)
  • Laba bersih bank-only BBRI pada Agustus 2025 tercatat Rp4 triliun, meningkat 6% MoM, tetapi secara kumulatif 8M25 laba bersih turun 9,9% YoY menjadi Rp32,6 triliun, terutama didorong oleh peningkatan substansial pada biaya kredit (provisi).

  • Provisi meningkat tajam 34% YoY, menyebabkan biaya kredit kumulatif (CoC) selama 8M25 naik 80 bps YoY menjadi 3,3%, melampaui target konsolidasi yang ditetapkan.

  • Pendapatan Bunga Bersih (NII) dan Net Interest Margin (NIM) relatif terjaga, namun pertumbuhan kredit melambat (5,8% YoY) dan berada di bawah target, sementara DPK tumbuh lebih kuat (9% YoY), terutama didukung oleh Tabungan Berjangka dan Giro.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melaporkan kinerja keuangan bulanan yang menarik pada sisi profitabilitas.

Pada Agustus 2025, laba bersih bank-only BBRI tercatat sebesar Rp4 triliun. Angka ini naik 6% secara bulanan (month-on-month/MoM) tetapi mengalami penurunan sebesar 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Secara kumulatif, laba bersih bank-only selama delapan bulan pertama tahun 2025 (8M25) mencapai Rp32,6 triliun.

Total laba ini mencerminkan penurunan sebesar 9,9% YoY dan baru mencapai 56% hingga 57% dari estimasi laba penuh setahun, lebih rendah dibandingkan pencapaian 60% pada periode yang sama tahun 2024.

Penurunan profitabilitas ini terutama didorong oleh melunaknya pendapatan utama serta peningkatan substansial pada biaya kredit atau provisi.

Pendapatan Bunga Bersih (NII) dan Margin Terjaga

Pendapatan Bunga Bersih (NII) BBRI pada Agustus 2025 menunjukkan kenaikan MoM sebesar 1,2% dan kenaikan tipis 0,6% YoY.

Net Interest Margin (NIM) bulanan tercatat 6,5%, stabil secara MoM, namun menurun 40 basis poin (bps) secara YoY. Hal ini mengindikasikan bahwa penurunan yield (imbal hasil) aset telah mengimbangi penurunan biaya dana (funding cost).

Secara tahun berjalan (YTD), NII delapan bulan tumbuh 1,4% YoY. Sementara itu, NIM YTD sedikit menurun 10 bps YoY menjadi 6,7%, masih berada di bawah target konsolidasi yang diproyeksikan di rentang 7,3% hingga 7,7%.

Meskipun Pendapatan Operasional Sebelum Provisi (PPOP) Agustus 2025 naik 9,6% MoM karena biaya operasional (opex) yang turun (-1,3% MoM), PPOP masih mengalami penurunan 6,4% YoY.

Penurunan biaya operasional sebesar -12,4% YoY berhasil menurunkan rasio Biaya terhadap Pendapatan (Cost-to-Income Ratio/CIR) sebesar 2% poin MoM menjadi 38%.

Namun, secara kumulatif 8M25, PPOP turun 4,4% YoY. Rasio CIR juga tercatat di 38%, naik 3% poin YoY, melebihi target konsolidasi yang dipatok di kisaran -1% hingga +1% poin YoY. Yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan provisi (cadangan kerugian pinjaman). Provisi pada Agustus 2025 meningkat tajam sebesar 16,7% MoM dan melonjak 34% YoY.

Akibatnya, biaya kredit kumulatif (CoC) selama 8M25 naik 80 bps YoY menjadi 3,3%, sedikit melampaui target konsolidasi 3% hingga 3,2%.

Pertumbuhan kredit BBRI pada Agustus 2025 terpantau stabil secara bulanan, tetapi pertumbuhan secara YTD dan YoY sedikit melambat:

Kredit: Tumbuh 4,7% YTD dan 5,8% YoY, masih di bawah target konsolidasi pertumbuhan kredit 7% hingga 9% YoY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klasemen Sementara BRI Super League: Borneo FC Belum Terkalahkan, Kokoh di Puncak

Klasemen Sementara BRI Super League: Borneo FC Belum Terkalahkan, Kokoh di Puncak

Bola | Senin, 29 September 2025 | 21:00 WIB

BRI Resmikan Regional Treasury Team Medan untuk Perkuat Layanan Keuangan di Sumatera

BRI Resmikan Regional Treasury Team Medan untuk Perkuat Layanan Keuangan di Sumatera

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 18:59 WIB

Antam Raup Pendapatan Rp 59 Triliun

Antam Raup Pendapatan Rp 59 Triliun

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 16:07 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB