Isu Polusi Udara, Wamen Bima Arya Minta Pejabat Naik Transportasi Umum

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 30 September 2025 | 14:46 WIB
Isu Polusi Udara, Wamen Bima Arya Minta Pejabat Naik Transportasi Umum
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa penanganan polusi udara di kawasan aglomerasi seperti Jabodetabekpunjur tak bisa diselesaikan sendiri-sendiri.
baca 10 detik
  • Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa penanganan polusi udara di kawasan aglomerasi seperti Jabodetabekpunjur.
  • Menurut Bima Arya, tantangan polusi di wilayah ini sangat kompleks dan saling terhubung
  • Bima Arya mendesak kepala daerah di wilayah aglomerasi untuk tidak hanya membangun infrastruktur ramah lingkungan, tetapi juga menciptakan kultur penggunaan transportasi publik. 

Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa penanganan polusi udara di kawasan aglomerasi seperti Jabodetabekpunjur tak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Ia menyerukan perlunya penguatan strategi melalui kerja sama lintas wilayah yang terintegrasi.

Menurut Bima Arya, tantangan polusi di wilayah ini sangat kompleks dan saling terhubung, sehingga harus ditangani dengan kebijakan berbasis bukti, sistem pelaporan yang jelas, dan penindakan tegas terhadap sumber polusi.

“Pada saat yang sama, kesadaran publik dan penyediaan transportasi publik yang memadai harus didorong secara simultan. Kita perbaiki sistemnya, lakukan inovasi agar sarana semakin baik, dan terus mengedukasi warga agar mau dan bisa menggunakan transportasi publik,” ujar Bima Arya melalui keterangan tertulis dikutip Selasa (30/9/2025).

Lebih lanjut, Bima Arya mendesak kepala daerah di wilayah aglomerasi untuk tidak hanya membangun infrastruktur ramah lingkungan, tetapi juga menciptakan kultur penggunaan transportasi publik di masyarakat. Kunci utamanya adalah teladan dari pejabat publik.

"Pejabat publik perlu memberi teladan dengan menggunakan transportasi umum agar meningkatkan sensitivitas dan mendorong partisipasi publik," tegasnya.

Bima yakin bahwa jika terjadi gerakan masif masyarakat beralih ke transportasi publik, pemerintah akan semakin terdorong untuk memperbaiki layanan. Strategi pengendalian pencemaran udara pun dapat diterapkan dengan lebih presisi.

Di sisi lain, Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia, sepakat bahwa kerja sama kawasan aglomerasi adalah solusi. Namun, ia menyoroti masalah mendasar yang menghambat: perbedaan kepentingan politik antar daerah.

"Masalah dasar yang terjadi adalah setiap daerah memiliki kepentingan politik yang berbeda sehingga menghambat koordinasi antar wilayah," kata Novita.

Novita menyerukan komitmen "Jejak Langkah untuk Udara Bersih" dan menekankan bahwa penanganan polusi udara lintas daerah harus dijadikan prioritas. Ia mengamini usulan Bima Arya.

baca juga

"Para pemimpin harus mencontohkan dengan menggunakan transportasi publik agar dapat merasakan kualitasnya secara langsung dan mendorong perbaikan berkelanjutan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan Pengendalian Udara 20 Tahun Mati Suri, Investasi Ekonomi Terancam?

Kebijakan Pengendalian Udara 20 Tahun Mati Suri, Investasi Ekonomi Terancam?

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 07:36 WIB

Bye-bye Kehujanan di Dukuh Atas! MRT Jadi Otak Integrasi 4 Moda Transportasi Jakarta

Bye-bye Kehujanan di Dukuh Atas! MRT Jadi Otak Integrasi 4 Moda Transportasi Jakarta

News | Senin, 29 September 2025 | 21:57 WIB

Bye-bye Angkot Tua! Bogor Siap Bebaskan Diri dari Kemacetan Mulai 2026

Bye-bye Angkot Tua! Bogor Siap Bebaskan Diri dari Kemacetan Mulai 2026

Video | Kamis, 25 September 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×