Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian ESDM Sebut Pertamax Green 95 Gunakan Etanol!

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 14:44 WIB
Kementerian ESDM Sebut Pertamax Green 95 Gunakan Etanol!
Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2025 di Jakarta, Senin (6/10/2025). [Suara.com/Yaumal]
  • Pertamax Green 95 adalah BBM Pertamina yang sudah mengandung 5% etanol (E5), sejalan dengan praktik lazim di berbagai negara.

  • Penggunaan Pertamax Green 95 berkontribusi pada penurunan emisi dan pemakaiannya semakin meningkat.

  • Banyak negara lain telah menerapkan campuran etanol dalam BBM dengan persentase yang lebih tinggi, seperti Amerika, Brazil, Thailand, dan India.

Suara.com - Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyebut bahwa penggunaan etanol dalam bahan bakar minyak atau BBM merupakan praktik yang lazim.

Dia mengungkap salah satu produk BBM Pertamina yang menggunakan etanol adalah Pertamax Green 95 dengan kadar 5 persen.

"Saat ini Pertamina sudah mulai menjual E5. Jadi 5 persen campuran etanol di dalam bensin itu sudah ada di Pertamax Green 95 Ini kami semua di Kementerian SDM sudah pakai Green 95," kata Eniya pidatonya pada "Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2025 yang diselenggarakan ICEF dan IESR di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, dengan penggunaan BBM yang mengandung etanol seperti Pertamax Green 95, secara langsung turut berkontribusi dalam upaya menurunkan emisi.

"Jadi beli Pertamax Green 95 dan ini bisa kita meng-create penurunan-penurunan emisi untuk bensin," katanya.

Eniya menyebut bahwa penggunaan etanol dalam bensin mengalami peningkatan. Sejauh ini telah dilaksanakan trial market di 104 SPBU.

"Nah trial market-nya ini berjalan terus, sekarang makin naik, sih. Yang memakai makin naik," ujar Eniya Listiani Dewi.

Lebih lanjut, Eniya juga menyebut bahwa di beberapa sudah banyak yang mencampurkan etanol dalam BBM.

"Di petanya itu Amerika sudah E20, Brazil sudah fleksi ya, tapi kebijakan dia kalau enggak salah E35 sama E100. Jadi di tengahnya terserah, baseline-nya E35," katanya.

"Terus kayak Thailand E20, India juga E20, terus yang Eropa-Eropa sudah E10 semua itu. Terus saya agak enggak apal tapi ada list-nya banyak bangat," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Vivo, Shell, dan BP Naik: Update Harga BBM Semua SPBU Hari Ini

Harga BBM Vivo, Shell, dan BP Naik: Update Harga BBM Semua SPBU Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Pertamax Tetap, Daftar Harga BBM yang Naik Mulai 1 Oktober

Pertamax Tetap, Daftar Harga BBM yang Naik Mulai 1 Oktober

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Momen Menkeu Sindir Subsidi BBM Tidak Tepat: Sudah Ada DTSEN, Kenapa Tidak Dipakai?

Momen Menkeu Sindir Subsidi BBM Tidak Tepat: Sudah Ada DTSEN, Kenapa Tidak Dipakai?

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:42 WIB

Anggaran Subsidi Energi Bocor, Menkeu Purbaya Akui Selama Ini Tak Tepat Sasaran

Anggaran Subsidi Energi Bocor, Menkeu Purbaya Akui Selama Ini Tak Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 16:26 WIB

BBM RI Dituding Mahal Dibandingkan Malaysia, Menkeu Purbaya Bongkar Harga Jual Pertamina

BBM RI Dituding Mahal Dibandingkan Malaysia, Menkeu Purbaya Bongkar Harga Jual Pertamina

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 15:27 WIB

Bukan Permanen, ESDM: Pembelian BBM Murni Pertamina oleh SPBU Swasta Hanya Solusi Kekosongan Stok

Bukan Permanen, ESDM: Pembelian BBM Murni Pertamina oleh SPBU Swasta Hanya Solusi Kekosongan Stok

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 15:01 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB