Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Saham BCA Anjlok saat IHSG Menguat pada Senin Sore

Liberty Jemadu | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 19:38 WIB
Saham BCA Anjlok saat IHSG Menguat pada Senin Sore
Saham BCA terus turun sejak September hingga awal Oktober 2025. Foto: Gedung Bank BCA di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Saham BCA ditutup di angka Rp 7.500 per lembar, terus melemah sejak sepekan lalu.
  • Sepanjang bulan lalu investor asing sudah melakukan net sell Rp 9,04 triliun saham BBCA.
  • Saham beberapa bank Himbara milik pemerintah juga mengalami pelemahan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 21,59 poin atau 0,27 persen ke 8.139,89 pada akhir perdagangan Senin (6/10/2025), tetapi di saat yang sama saham beberapa bank terbesar di Tanah Air justru anjlok.

Tercatat ada sebanyak 260 emiten yang mengalami penguatan harga, sementara 119 perusahaan di bursa tak berubah atau stagnan harga sahamnya. Tapi ada sekitar 419 perusahaan yang harus melihat harga saham mereka melemah.

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA misalnya harus melihat sahamnya anjlok 0,33 persen pada sore ini. Perusahaan dengan kode BBCA ini menjual saham Rp 7.500 per lembar, terus melemah sejak sepekan lalu.

Apalagi, sepanjang bulan lalu investor asing sudah melakukan net sell Rp 9,04 triliun saham BBCA. Rata-rata asing melepas saham BBCA pada harga Rp 7.801,9.

Tetapi BCA tidak sendirian. Saham beberapa bank Himbara milik pemerintah juga mengalami pelemahan.

Contohnya Bank Mandiri Tbk yang mencatatkan pelemahan mencapai 1,160 persen. Untuk itu, kode emiten BMRI ini sahamnya dijual Rp4.260 per lembar yang terus turun sejak sepekan lalu. Perusahaan juga membukukan net sell asing Rp 4,37 triliun

Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga mengalami pelemahan mencapai 0,99 persen atau turun 40 poin. Sehingga, kode dengan emiten BBNI menjual sahamnya Rp4.000 per lembar. Padahal, pada pembukaan pagi, saham BNI sempat menghijau di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bank lapis dua seperti PT Bank Permata juga mencatatkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Perusahaan yang memiliki kode emiten BNLI ini sudah anjlok 5,02 persen atau turun 300 poin. Harga saham Bank Permata Tbk dijual Rp5.675 per lembar.

Sementara itu, Bank Danamon Indonesia Tbk juga melemah saat penutupan hari ini. Perusahaan dengan kode emiten BDMN sudah anjlok 10 poin atau 0,42 persen. Untuk itu, harga saham Bank Danamon dijual Rp2.360 per lembar.

Hari ini frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 2.920.556 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 45,501 miliar saham senilai Rp 28,04 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tetap Perkasa di Tengah Anjloknya Rupiah, Ini Pendorongnya

IHSG Tetap Perkasa di Tengah Anjloknya Rupiah, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 16:53 WIB

Tekanan Jual Investor Asing Dorong IHSG Anjlok di Sesi Pertama Perdagangan Senin

Tekanan Jual Investor Asing Dorong IHSG Anjlok di Sesi Pertama Perdagangan Senin

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:39 WIB

IHSG Dibuka Menghijau, Tiga Saham Bank Ini Malah Berwarna Merah

IHSG Dibuka Menghijau, Tiga Saham Bank Ini Malah Berwarna Merah

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:54 WIB

IHSG Dibuka Hijau, Investor Pantau Data Ekonomi Domestik Penting.

IHSG Dibuka Hijau, Investor Pantau Data Ekonomi Domestik Penting.

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:16 WIB

Saham Bank Lapis Dua Kompak Rontok, Maybank Indonesia Ambles Paling Dalam

Saham Bank Lapis Dua Kompak Rontok, Maybank Indonesia Ambles Paling Dalam

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2025 | 15:16 WIB

Terkini

IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:15 WIB

Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu

Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:06 WIB

Kolaborasi Pemerintah & Industri Jadi Kunci Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Kolaborasi Pemerintah & Industri Jadi Kunci Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:48 WIB

Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan

Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:36 WIB

Purbaya soal Marak Joki Coretax: Desain Agak Cacat, Sulit Dipakai Orang Biasa

Purbaya soal Marak Joki Coretax: Desain Agak Cacat, Sulit Dipakai Orang Biasa

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:23 WIB

Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata

Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:14 WIB

BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:09 WIB

Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026

Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:08 WIB

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:54 WIB