Meski Ada Menkeu Purbaya, Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tetap Gelap

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:43 WIB
Meski Ada Menkeu Purbaya, Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tetap Gelap
Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,8% pada 2025. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Sejumlah institusi internasional justru kompak merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 dan 2026, menempatkannya di bawah angka krusial 5%.
  • Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,8% pada 2025.
  • Bank Dunia memperkirakan perlambatan global akan terus memberikan dampak negatif. 

Suara.com - Optimisme tinggi yang dibawa oleh Menteri Keuangan (Menkeu) baru, Purbaya Yudhi Sadewa, yang berani menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8%, tampaknya belum sepenuhnya disambut baik oleh lembaga-lembaga keuangan global.

Sejumlah institusi internasional justru kompak merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 dan 2026, menempatkannya di bawah angka krusial 5%.

Dalam laporan teranyar Bank Dunia (World Bank) misalnya, lembaga ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,8% pada 2025. Angka ini, meskipun sedikit naik dari proyeksi sebelumnya (4,7%), tetap jauh di bawah target ambisius pemerintah yang mematok pertumbuhan di level 5,3%.

Proyeksi tersebut termuat dalam laporan terbaru East Asia and the Pacific Economic Update edisi Oktober 2025. Bank Dunia memperkirakan perlambatan global akan terus memberikan dampak negatif signifikan bagi negara-negara Asia Timur dan Pasifik, termasuk Indonesia.

Bank Dunia menekankan bahwa masalah utama Indonesia bukanlah pada besarnya defisit anggaran yang diperkirakan masih berada dalam batas aman melainkan pada efisiensi dan prioritas belanja pemerintah.

Menurut laporan tersebut, fokus perbaikan ekonomi seharusnya diarahkan pada pengelolaan pengeluaran yang lebih cerdas. "Di Indonesia, permasalahannya lebih pada arah pengeluaran pemerintah daripada besarnya defisit," tulis laporan itu.

Saat ini, fokus belanja pemerintah masih didominasi oleh subsidi untuk sektor pangan, transportasi, dan energi, serta investasi yang diarahkan untuk mendorong permintaan agregat. Bank Dunia menilai, pengelolaan pengeluaran yang lebih baik dan terarah dapat menciptakan dampak positif jangka panjang, sekaligus menjaga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian eksternal.

Untuk benar-benar mencapai potensi pertumbuhan yang lebih tinggi, Bank Dunia menyarankan agar pemerintah fokus pada reformasi struktural. Langkah-langkah seperti mengatasi hambatan non-tarif, deregulasi, dan penyederhanaan perizinan berusaha dinilai dapat meningkatkan potensi pertumbuhan dan membuka lapangan kerja yang produktif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sidak Bea Cukai Soetta Jelang iPhone 17 Rilis, Temukan Puluhan HP Ilegal

Purbaya Sidak Bea Cukai Soetta Jelang iPhone 17 Rilis, Temukan Puluhan HP Ilegal

Tekno | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:10 WIB

Kritik Bank Dunia ke BUMN: Jago Dominasi Tapi Produktivitasnya Kalah Sama Swasta!

Kritik Bank Dunia ke BUMN: Jago Dominasi Tapi Produktivitasnya Kalah Sama Swasta!

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Menkeu Purbaya Potong Anggaran Daerah: Shock Therapy untuk Pemda Lamban

Menkeu Purbaya Potong Anggaran Daerah: Shock Therapy untuk Pemda Lamban

Your Say | Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Cara Baru Beli Kuota XL, AXIS, dan Smartfren Biar Dapat Bonus Pulsa di BRImo!

Cara Baru Beli Kuota XL, AXIS, dan Smartfren Biar Dapat Bonus Pulsa di BRImo!

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:58 WIB

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas  Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 15:57 WIB

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:55 WIB

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:53 WIB

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

×