Daftar Emiten Saham yang Fokus pada Bisnis Pengelolaan Sampah

M Nurhadi

Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:17 WIB
Daftar Emiten Saham yang Fokus pada Bisnis Pengelolaan Sampah
Emiten di Bursa Saham Fokus pada Bisnis Pengelolaan Sampah (ilustrasi gemini)

Suara.com - Isu pengelolaan sampah di Indonesia kini tidak hanya menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mulai menarik minat serius dari dunia usaha, termasuk perusahaan-perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Permasalahan "darurat sampah" di banyak daerah justru membuka peluang bisnis besar, terutama dalam pengembangan teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah.

Beberapa emiten, baik yang memang sudah lama bergerak di sektor limbah maupun yang melakukan transformasi bisnis dari sektor lain (seperti batu bara), kini mulai serius menggarap "emas hijau" ini.

Berikut adalah beberapa emiten yang dikenal fokus atau memiliki porsi signifikan dalam bisnis pengelolaan sampah dan limbah di Indonesia:

1. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)

Fokus Bisnis: Awalnya dikenal sebagai perusahaan batu bara, TOBA sedang melakukan transformasi bisnis yang "berani" (bold transformation) menuju energi hijau dan bisnis berkelanjutan, termasuk pengelolaan limbah.

Aktivitas Pengelolaan Limbah:

  • Limbah Medis dan Umum: TOBA telah mengakuisisi perusahaan pengelola limbah, termasuk perusahaan Singapura bernama Asia Medical Enviro Services (AMES) yang fokus pada limbah medis, serta perusahaan Indonesia ARAH Environmental yang melayani limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) medis, komersial, dan domestik.
  • Mengubah Limbah Menjadi Energi: Salah satu fokus utamanya adalah mengolah limbah menjadi sumber energi. Ini sejalan dengan upaya perseroan untuk mencapai portofolio 100% hijau pada tahun 2030.
  • Kinerja: Segmen pengelolaan limbah TOBA menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan, menjadikannya katalis jangka panjang bagi kinerja perseroan.

2. PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI)

Fokus Bisnis: MHKI adalah perusahaan yang memang bergerak di bidang pengelolaan limbah sejak didirikan pada tahun 2004. Perusahaan ini menawarkan layanan terintegrasi atau One Package Service.

baca juga

Aktivitas Pengelolaan Limbah:

  • Limbah B3 dan Non-B3: MHKI beroperasi dengan izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengolah limbah berbahaya dan beracun (B3) serta limbah non-B3.
  • Layanan Lengkap: Layanan mereka mencakup pengangkutan (transporter), pengumpul, pengolah, hingga pemanfaat limbah.
  • Produk Bernilai Tambah: MHKI memiliki keunggulan dalam menghasilkan produk sampingan dari pengolahan limbah yang memiliki nilai jual tinggi, seperti logam batangan, oli-bahan bakar alternatif, hingga plastik poliester. Hal ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular.

3. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA)

Fokus Bisnis: OASA adalah emiten yang memposisikan diri di sektor energi terbarukan (EBT), termasuk proyek yang berkaitan dengan pengelolaan sampah menjadi energi.

Aktivitas Pengelolaan Limbah:

  • Waste-to-Energy (WtE): Perusahaan ini melalui anak usahanya, seperti PT Mentari Biru Energi dan PT Indoplas Makmur Lestari, terlibat dalam treatment air, limbah, serta pemulihan material sampah.
  • Bioenergi: Bisnisnya juga mencakup industri kayu bakar, pelet kayu, dan pengadaan gas bio (biomassa), yang mana bahan bakunya bisa terkait dengan limbah organik atau sisa hasil hutan.
  • Ekspansi: OASA secara aktif berupaya memperluas proyek Waste-to-Energy di Indonesia.

4. PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)

Fokus Bisnis: Awalnya di sektor perdagangan batu bara, SGER telah melakukan diversifikasi bisnis untuk masuk ke sektor energi baru terbarukan dan pengelolaan limbah.

Aktivitas Pengelolaan Limbah: SGER menunjukkan komitmennya di sektor ini melalui akuisisi saham di PT Jabar Bersih Lestari untuk menggarap proyek Waste-to-Energy (pengolahan sampah menjadi energi listrik). Langkah ini menunjukkan ketertarikan perusahaan energi konvensional untuk berpartisipasi dalam solusi masalah sampah dan energi bersih.

Sektor pengelolaan sampah di Indonesia, terutama yang berbasis teknologi Waste-to-Energy dan daur ulang, memiliki prospek cerah karena didukung oleh kebutuhan mendesak akan solusi masalah lingkungan dan juga dukungan regulasi pemerintah.

Emiten-emiten di atas menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin berpartisipasi dalam bisnis yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan keberlanjutan.

Namun, investor tetap disarankan untuk melakukan analisis mendalam terhadap prospek, kinerja keuangan, dan manajemen risiko masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandung 'Hareudang' Karena Sampah Makanan, Komunitas Gen Z Ini Punya Solusinya

Bandung 'Hareudang' Karena Sampah Makanan, Komunitas Gen Z Ini Punya Solusinya

Your Say | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:25 WIB

IHSG Sesi I: Energi dan Teknologi Terbang Tinggi, Keuangan dan Infrastruktur Masih Keok

IHSG Sesi I: Energi dan Teknologi Terbang Tinggi, Keuangan dan Infrastruktur Masih Keok

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:25 WIB

IHSG Terjun Bebas di Sesi Pertama! Apa yang Terjadi?

IHSG Terjun Bebas di Sesi Pertama! Apa yang Terjadi?

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:40 WIB

Terkini

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:37 WIB

×