Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

RI Resmi Punya Pembangkit Listrik Paling Canggih Se-Asia Tenggara

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 08 Oktober 2025 | 20:02 WIB
RI Resmi Punya Pembangkit Listrik Paling Canggih Se-Asia Tenggara
Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Kota Cilegon, kini memasuki tahap operasi komersial dan normalisasi sistem. Proyek strategis nasional ini merupakan salah satu pembangkit USC paling modern di Asia Tenggara yang mendukung transisi ke Net Zero Emission. Dok/IRT
  • Pembangkit USC Jawa 9 & 10 di Suralaya dengan kapasitas 2 x 1.000 MW telah resmi memasuki operasi komersial.
  • Pembangkit ini adalah satu-satunya di Indonesia yang menggunakan teknologi Ultra Super Critical (USC).
  •  Ini membuatnya menjadi pembangkit Gigawatt paling modern dan beremisi rendah, sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission.

Suara.com - Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Cilegon, telah resmi memasuki tahap operasi komersial penuh.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikembangkan oleh PT Indo Raya Tenaga (IRT) ini menambah daya listrik yang stabil sebesar 2 x 1.000 Megawatt (MW), menjadikannya salah satu pembangkit USC paling modern di Asia Tenggara.

Saat ini, Jawa 9 & 10 tengah memasuki fase normalisasi, yaitu pengujian sistem secara menyeluruh untuk mencapai performa puncak.

"Fase ini merupakan bagian dari prosedur penting agar seluruh unit dapat beroperasi dengan aman, efisien, dan sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku," kata Steve Adrianto, General Manager Pembangkit USC Jawa 9 & 10, Kamis (8/10/2025).

Yang membuat pembangkit ini istimewa adalah komitmennya terhadap lingkungan. Jawa 9 & 10 adalah pionir di Indonesia yang menggunakan teknologi canggih seperti Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk mengendalikan emisi gas NOx (oksida nitrogen), Flue Gas Desulfurization (FGD) untuk mengurangi emisi sulfur dan Electrostatic Precipitator (ESP) untuk menyaring partikel halus gas buang.

Kombinasi teknologi ini menjadikan Jawa 9 & 10 sebagai pembangkit berskala Gigawatt dengan efisiensi tinggi dan emisi rendah, sejalan dengan agenda transisi energi menuju Net Zero Emission. Bahkan, para pakar seperti Farid Wijaya dari IESR, menyebut pembangkit ini patut menjadi contoh studi penerapan amonia hijau bagi PLTU lain di Indonesia.

Komitmen IRT tidak hanya di teknologi, tapi juga di keselamatan kerja dan kontribusi sosial. Selama masa konstruksi, proyek ini mencatat prestasi luar biasa, yaitu 62 juta jam kerja tanpa adanya kecelakaan. Pencapaian ini diganjar berbagai penghargaan K3 dari tingkat nasional hingga Provinsi Banten.

Selain itu, Ketua Komisi II DPRD Cilegon, Fauzi Desviandy, turut mengapresiasi upaya IRT dalam memberikan peluang kerja kepada masyarakat sekitar. Dengan beroperasinya Jawa 9 & 10, proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi penopang kelistrikan Jawa-Bali, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Baru! Energi Surya dan Angin Kalahkan Batu Bara di Tahun 2025

Sejarah Baru! Energi Surya dan Angin Kalahkan Batu Bara di Tahun 2025

Lifestyle | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:40 WIB

PLTP Ulubelu Jadi Studi Kasus Organisasi Internasional Sebagai Energi Listrik Ramah Lingkungan

PLTP Ulubelu Jadi Studi Kasus Organisasi Internasional Sebagai Energi Listrik Ramah Lingkungan

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 16:41 WIB

Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Tembus 75,7 Persen, Siap Rampung Desember 2025

Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Tembus 75,7 Persen, Siap Rampung Desember 2025

Foto | Kamis, 25 September 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB