Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

IHSG Terancam Koreksi, Wall Street Terguncang Imbas Ancaman Trump ke China

M Nurhadi

Senin, 13 Oktober 2025 | 06:46 WIB
IHSG Terancam Koreksi, Wall Street Terguncang Imbas Ancaman Trump ke China
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.
baca 10 detik
  • IHSG berpotensi terkoreksi hari ini (10/10) seiring pelemahan global yang dipicu ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif "besar-besaran" terhadap impor dari China.
  • Meskipun IHSG kemarin ditutup menguat 0,08% dengan net buy asing Rp1,18 Triliun, sentimen geopolitik AS-China berpotensi menekan pasar.
  • Secara teknikal, support IHSG hari ini berada di level krusial 8000-8150, sementara level resistance yang perlu diwaspadai terletak di kisaran 8270-8300.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menghadapi tekanan jual dan berpotensi kembali terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini, Senin (13/10//2025).

Proyeksi ini muncul seiring dengan pelemahan signifikan di pasar global, terutama di Amerika Serikat, yang dipicu oleh sentimen geopolitik antara AS dan China.

Meskipun IHSG kemarin ditutup menguat tipis 0,08% dan diiringi dengan aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing sebesar Rp1,18 Triliun—terutama pada saham-saham seperti CDIA, WIFI, ANTM, BRPT, dan CUAN—sentimen negatif dari luar negeri diperkirakan akan mendominasi sentimen pasar domestik.

Secara teknikal, support IHSG hari ini berada di level krusial 8000-8150, sementara level resistance yang perlu diwaspadai terletak di kisaran 8270-8300.

Wall Street Terguncang: Ancaman Tarif 100% Trump ke China

Bursa saham Wall Street ditutup melemah tajam pada Jumat (10/10) setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan serangkaian ancaman agresif terhadap China.

Ancaman ini muncul menyusul tindakan Beijing yang memperketat pembatasan ekspor mineral tanah jarang (rare earth minerals), yang merupakan komponen vital untuk teknologi masa depan.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan kenaikan tarif impor China secara "besar-besaran" dan mengindikasikan bahwa tarif tersebut bisa mencapai 100%.

Trump juga membatalkan rencana pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping.

baca juga

Guncangan ini menyebabkan indeks utama AS anjlok signifikan:

  • Dow Jones Industrial Average melemah 1,90%.
  • S&P 500 turun 2,71%.
  • Nasdaq Composite merosot 3,56%.

Kekhawatiran terhadap eskalasi perang dagang ini menekan saham-saham China yang terdaftar di AS (seperti Alibaba dan JD.com) dan saham semikonduktor AS (Qualcomm) setelah adanya investigasi antimonopoli dari regulator China. 

Pelemahan Wall Street segera menjalar ke pasar Asia-Pasifik pada perdagangan Jumat (10/10), meningkatkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global.

Bursa Utama Asia Melemah: Mayoritas indeks utama Asia melemah; Nikkei 225 Jepang terkoreksi 1,01%, Hang Seng Hong Kong turun 1,73%, dan Shanghai Composite melemah 0,94%.

Pengecualian Korea Selatan: Hanya bursa Korea Selatan (Kospi dan Kosdaq) yang menguat setelah kembali dibuka pasca libur, mencatat kenaikan masing-masing 1,73% dan 0,61%.

Dengan adanya sentimen negatif dari ancaman tarif AS-China yang dijadwalkan berlaku per 1 November 2025, sentimen risk-off diperkirakan akan mendominasi perdagangan di pasar domestik, mendorong IHSG untuk bergerak dalam rentang koreksi hari ini.

Rekomendasi Trading Idea Hari Ini menurut kajian harian BNI Sekuritas: BUMI, PTRO, MLPL, SSIA, KRAS, dan MINA.

Desclaimer: artikel ini dibuat sebagai informasi, segala keputusan dan risiko ada di tangan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Light of Dawn, Drama China yang Dibintangi Zhang Ruo Yun

Sinopsis Light of Dawn, Drama China yang Dibintangi Zhang Ruo Yun

Your Say | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:39 WIB

IHSG Cetak Rekor Tertinggi pada Perdagangan Pekan Ini, Apa Pemicunya?

IHSG Cetak Rekor Tertinggi pada Perdagangan Pekan Ini, Apa Pemicunya?

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 09:29 WIB

IHSG Diwarnai Aksi Ambil Untung, Tapi Berakhir Menguat Tipis

IHSG Diwarnai Aksi Ambil Untung, Tapi Berakhir Menguat Tipis

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Terkini

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

×