Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

IHSG Menguat Tipis di Sesi I, Tarif Trump ke China Jadi Pemicu

Achmad Fauzi

Senin, 13 Oktober 2025 | 12:45 WIB
IHSG Menguat Tipis di Sesi I, Tarif Trump ke China Jadi Pemicu
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG menguat tipis 0,02 persen, mencapai level 8.259 sesi pertama. 

  • Sentimen ketegangan dagang AS-China picu gejolak di bursa saham Asia. 

  • IHSG terdorong capital inflow asing sebesar Rp 6,43 triliun pekan lalu.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis di sesi pertama Senin, 13 Oktober 2025. IHSG berada di level 8.259 atau menguat 0,02 persen.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menyebut, sentimen eksternal dari ketegangan  baru tarif dagangan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengenakan tambahan tarif 100 persen kepada China mulai 1 November 2025 jadi pemicu bursa saham Asia termasuk Indonesia bergejolak.

Namun demikian dikabarkan China membela pembatasan ekspor tanah jarang yang baru dan memperingatkan akan menyiapkan langkah-langkah terkait untuk melawan tarif baru AS. 

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Pasar menilai ancaman tarif baru Presiden AS Donald Trump terhadap Tiongkok akan memanas, tentunya ini  berpotensi  ketidakpastian gencatan dagang kedua negara tersebut," tulis Pilarmas Investindo Sekuritas.

Sementara dari internal, IHSG terdorong katalis positif dari capital outflow asing pada pekan kedua Oktober 2025.  

Bank Indonesia (BI) mencatatkan bahwa sepajang pekan kedua Oktober tahun ini aliran modal asing masuk (capital inflow) ke Indonesia mencapai Rp 6,43 triliun.

Hal ini menunjukkan bahwa investor asing mulai kembali melakukan akumulasi, menandakan bahwa mereka secara bertahap kembali memasuki pasar saham Indonesia.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar TRJA, GZCO, MRAT, ASPI, PORT. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar POLU, UANG, HOPE, JECC, DWGL.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CBRE Punya Hubungan dengan Emiten RAJA? Ini Penjelasan dan Klarifikasinya

CBRE Punya Hubungan dengan Emiten RAJA? Ini Penjelasan dan Klarifikasinya

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 11:30 WIB

IHSG Merah di Awal Sesi, Analis Prediksi Bearish di Tengah Ketegangan AS-China

IHSG Merah di Awal Sesi, Analis Prediksi Bearish di Tengah Ketegangan AS-China

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 09:16 WIB

Crazy Rich Borong Saham CBRE? Transaksi 200 Miliar, Nama Andry Hakim Mencuat

Crazy Rich Borong Saham CBRE? Transaksi 200 Miliar, Nama Andry Hakim Mencuat

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 08:39 WIB

Terkini

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

×