Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Greenhope dan AMBI Dukung Penuh Transisi Industri Hijau Nasional

M Nurhadi

Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:25 WIB
Greenhope dan AMBI Dukung Penuh Transisi Industri Hijau Nasional
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungannya ke Greenhope dan Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia (AMBI) [Ist]
baca 10 detik
  • Greenhope dan Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia (AMBI) menegaskan komitmen mereka untuk mendukung peta jalan industri hijau Kemenperin, berkat inovasi material bioplastik.
  • Tommy Tjiptadjaja, menyoroti peran bioplastik, seperti Ecoplas berbahan dasar singkong dan aditif Oxium, dalam menyelesaikan target masalah sampah Indonesia pada 2029.
  • Pemerintah mendorong pemanfaatan bioplastik dalam kehidupan sehari-hari, serta upaya Indonesia dalam pengembangan dan pertumbuhan industri bioplastik.

Suara.com - Perusahaan teknologi bioplastik, Greenhope, menyatakan komitmen kuatnya untuk menjadi bagian integral dari upaya transformasi industri nasional menuju konsep ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Melalui inovasi material plastik cepat terurai alami dan bioplastik, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah, Greenhope bertekad mendukung peta jalan industri hijau yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Penegasan komitmen ini disampaikan oleh Tommy Tjiptadjaja, Chief Executive Officer (CEO) Greenhope yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia (AMBI).

Forum ini bertujuan mempertemukan berbagai pihak—mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga lembaga internasional—guna memperkuat sinergi menuju pencapaian ekonomi sirkular nasional. 

Dukungan nyata Greenhope dan AMBI terhadap industri hijau di Indonesia diperkuat melalui Pernyataan Komitmen Bersama Akselerasi Industri Bioplastik dalam AIGIS 2025.

Deklarasi ini, yang melibatkan AMBI, Greenhope, organisasi mitra pembangunan, dan perwakilan kementerian terkait, dinilai menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan industri bioplastik nasional agar berdaya saing global dan berorientasi keberlanjutan.

Tommy Tjiptadjaja menekankan bahwa acara ini membuktikan kemampuan kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi persoalan lingkungan.

"Perhelatan ini menghadirkan sinergi besar antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan lembaga internasional untuk mempercepat transisi menuju industri ramah lingkungan, terutama di sektor bioplastik," ujarnya.

Menurut Tommy, percepatan adopsi bioplastik merupakan kontribusi industri untuk mengatasi sampah plastik dan membantu menuntaskan masalah sampah di Indonesia yang ditargetkan selesai pada tahun 2029, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Perpres 12/2025.

baca juga

Semua solusi, termasuk daur ulang, pakai ulang, dan bioplastik (berbasis bio dan/atau mudah terurai), dianggap berkontribusi positif.

AMBI, sebagai wadah asosiasi, berperan menjembatani berbagai aktor—mulai dari penemu teknologi, pabrik pembuat barang ramah lingkungan, hingga pemilik merek (brand owner)—untuk berkolaborasi dalam edukasi, peningkatan kesadaran, dan adopsi teknologi bioplastik. 

Greenhope, sebagai salah satu pionir bioplastik di Indonesia, menegaskan misinya untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam transisi industri hijau global. Greenhope hadir dengan tiga teknologi utama:

Ecoplas: Inovasi asli Indonesia yang dipatenkan di AS, Singapura, dan Indonesia. Ecoplas berbahan dasar tepung singkong dari petani lokal dan diaplikasikan pada kantong belanja, sedotan, hingga lapisan penutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ramah lingkungan.

Penggunaan Ecoplas sebagai penutup TPA dinilai lebih aman, mampu memperpanjang usia TPA, dan 50% lebih murah dibandingkan penutup tanah konvensional.

Naturloop: Kemasan plastik ramah lingkungan yang terbuat dari bahan dasar nabati. Bahan nabati yang digunakan dipastikan tidak berasal dari sumber pangan, sehingga tidak mengganggu ketahanan pangan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Dilarikan ke RS dengan Bokong Terjepit Kursi Plastik, Netizen Serukan Bantuan Damkar

Pria Dilarikan ke RS dengan Bokong Terjepit Kursi Plastik, Netizen Serukan Bantuan Damkar

Entertainment | Selasa, 14 Oktober 2025 | 19:01 WIB

Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah

Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang: Intip Koper dari Limbah yang Jadi Simbol Gaya Hidup Berkelanjutan

Bukan Sekadar Daur Ulang: Intip Koper dari Limbah yang Jadi Simbol Gaya Hidup Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

×