Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Blak-blakan Jusuf Hamka di Sidang! Bongkar 'Dosa' Tito Sulistio Sejak di CMNP Hingga BEI

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:40 WIB
Blak-blakan Jusuf Hamka di Sidang! Bongkar 'Dosa' Tito Sulistio Sejak di CMNP Hingga BEI
Jusuf Hamka yang akrab disapa Baba Alun membongkar habis rekam jejak kontroversial Tito, mulai dari di-depak dari PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) hingga skenario "comeback" yang gagal. Foto ist
  • Jusuf Hamka yang akrab disapa Baba Alun membongkar habis rekam jejak kontroversial mantan bos BEI, Tito Sulistio.
  • Jusuf menceritakan bahwa Tito Sulistio yang menjabat Direktur Keuangan diminta mundur oleh Komisaris Utama, Daddy Hariadi.
  • Tito juga meminta bantuan agar "diselamatkan" dari pemecatan di BEI, tempat ia menjabat Direktur Utama periode 2015–2018.

Suara.com - Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, kembali menjadi sorotan tajam. Dalam sidang perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jusuf Hamka yang akrab disapa Baba Alun membongkar habis rekam jejak kontroversial Tito, mulai dari di-depak dari PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) hingga skenario "comeback" yang gagal.

Kesaksian dramatis ini terungkap dalam sidang gugatan perdata CMNP terhadap Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, dan Tito Sulistio terkait dokumen Negotiable Certificate of Deposit (NCD) yang diduga palsu.

Jusuf Hamka, yang saat itu menjabat Komisaris PT CMNP pada 1999, menceritakan bahwa Tito Sulistio yang menjabat Direktur Keuangan diminta mundur oleh Komisaris Utama, Daddy Hariadi. Tito akhirnya memilih mengundurkan diri secara baik-baik.

Alasan pencopotan itu bukan tanpa sebab. "Ya, banyak masalah di dalam. Bahwa di antaranya kasus tukar-menukar surat berharga (NCD diduga palsu). Dan banyak hal-hal juga masalah di dalam perusahaan yang tidak prudent," terang Hamka di hadapan Majelis Hakim, Rabu (15/10/2025). Kasus NCD ini sendiri melibatkan Tito bersama Hary Tanoesoedibjo.

Momen paling mencengangkan dalam kesaksian Hamka adalah ketika Tito meminta bantuan agar "diselamatkan" dari pemecatan di BEI, tempat ia menjabat Direktur Utama periode 2015–2018.

Tito saat itu menghadapi pemecatan dan di-blacklist oleh BEI. Agar tidak menanggung malu, Tito disebut mendatangi Jusuf Hamka.

"Tito datang kepada saya, tolong bantu gua kasih gua muka. Gimana Tok? Ya udah gua jadi Dirut," jelas Hamka.

Akhirnya, melalui RUPS CMNP, Tito diangkat menjadi Direktur Utama. Pengumuman itu dilakukan sehari sebelum Tito diberhentikan dari BEI. Tujuannya, "sehingga besoknya dia diberhentikan, dia nggak blushing face [tidak malu]," kata Hamka.

Namun, "comeback" Tito ke CMNP ternyata tak berjalan mulus. Ia kembali membuat masalah yang sama. Hamka menyebut Tito kembali mengulangi tingkah laku yang membuat perusahaan tidak confident. Akibatnya, Tito kembali diminta mundur dan menulis surat pengunduran diri secara baik-baik.

Kasus NCD yang dipersoalkan ini bermula dari pertukaran surat berharga antara CMNP dan Hary Tanoe pada 1999. CMNP mengklaim NCD yang diserahkan Hary Tanoe tidak sah dan diduga palsu karena diterbitkan oleh Unibank yang kemudian Bank Beku Kegiatan Usaha (BBKU).

CMNP menaksir kerugian materiil mencapai Rp103,46 triliun dan kerugian imateriil sebesar Rp16,38 triliun. Pihak penggugat, yang diwakili Law Firm Lucas, S.H. & Partners, bahkan mengajukan sita jaminan terhadap aset Hary Tanoe untuk menjamin pembayaran ganti rugi jumbo tersebut.

Di sisi lain, pihak Hary Tanoe yang diwakili Hotman Paris & Partners membantah gugatan tersebut, menegaskan bahwa Hary Tanoe hanya berperan sebagai perantara dalam transaksi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Lolos! Rudy Tanoe Tetap Tersangka Korupsi Bansos Usai Praperadilan Ditolak

Gagal Lolos! Rudy Tanoe Tetap Tersangka Korupsi Bansos Usai Praperadilan Ditolak

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:10 WIB

Pernyataan Terkini Kejagung Soal Dugaan Korupsi Tol Cawang-Pluit Seret Anak 'Raja Tol' Jusuf Hamka

Pernyataan Terkini Kejagung Soal Dugaan Korupsi Tol Cawang-Pluit Seret Anak 'Raja Tol' Jusuf Hamka

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:54 WIB

Terkuak! Kejagung Ogah Kasih Keterangan Soal Pemeriksaan Anak Jusuf Hamka karena Ini

Terkuak! Kejagung Ogah Kasih Keterangan Soal Pemeriksaan Anak Jusuf Hamka karena Ini

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:05 WIB

Terkini

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:44 WIB

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:35 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB