Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:36 WIB
Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menanggapi harga minyak dunia (78-80 USD) melampaui asumsi APBN 2026 (70 USD) akibat perang Timur Tengah.
  • Kenaikan harga minyak ini berpotensi memicu peningkatan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang harus ditanggung negara.
  • Pemerintah memastikan stok BBM bersubsidi aman selama 21 hari dan belum ada rencana menaikkan harga BBM.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menanggapi harga minyak dunia yang telah melampaui asumsi yang disepakati dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026. Melambungnya harga itu disebabkan perang yang terjadi di Timur Tengah.

Tercatat harga minyak dunia saat ini berada di angka 78-80 dolar AS per barel. Nilai itu lebih tinggi dibanding dengan asumsi makro APBN 2026 yang ditetapkan seharga 70 dolar AS per barel.

Dengan adanya selisih tersebut, Bahlil memperingatkan adanya peningkatan subsidi BBM di dalam negeri.

"Ini yang akan kita harus hati-hati, ini berdampak pada kenaikan subsidi yang akan ditanggung oleh negara," katanya saat menggelar konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa (3/3/2026).

Peringatan itu diakui Bahlil juga disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden disebutnya meminta agar kenaikan harga minyak dunia tidak berdampak terhadap pelayanan masyarakat.

"Arahan Bapak Presiden kepada kami adalah kita harus sangat berhati-hati untuk menghitung semuanya, dengan tetap memastikan ketersediaan BBM dalam negeri untuk memberikan kepastian kepada pelayanan, kepada masyarakat kita," ujarnya.

Namun demikian, Bahlil memastikan pemerintah belum berencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Selain itu dipastikannya juga ketersedian BBM berada di level 21 hari, standar minimal nasional.

"Khusus untuk menyangkut dengan persiapan bulan puasa, Hari Raya Idulfitri, Alhamdulillah teman-teman, saya menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita, crud BBM, LPG, itu semua rata-rata di atas standar minimum nasional. Ini semuanya di atas 21 hari," ujarnya.

Bahlil mengungkap bahwa volume penyimpanan minyak nasional hanya mampu menampung kapasitas persediaan selama 25-26 hari, yang menjadi standar maksimal nasional.

baca juga

"Makanya sekarang pemerintah lagi sedang berusaha untuk membangun storage yang kapasitasnya bisa sampai dengan tiga bulan. Karena itu standar internasional,"ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif

ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:46 WIB

Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah

Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:15 WIB

Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia

Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 21:23 WIB

Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan

Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:41 WIB

Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta

Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:32 WIB

Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan

Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:17 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×