Luhut Buka Suara Soal Lobi-lobi China Soal Utang Kereta Cepat: Saya Terima Sudah Busuk!

Achmad Fauzi Suara.Com
Jum'at, 17 Oktober 2025 | 07:59 WIB
Luhut Buka Suara Soal Lobi-lobi China Soal Utang Kereta Cepat: Saya Terima Sudah Busuk!
Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram @luhut.pandjaitan)
Baca 10 detik
  • Luhut heran utang Whoosh berpolemik, APBN tidak akan dipakai.

  • Utang Whoosh hanya perlu restrukturisasi; China sudah bersedia lobi.

  • Restrukturisasi tertunda karena masalah Keppres akibat pergantian pemerintahan.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan ikut merespon soal polemik utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh diantara kalangan pejabat.

Luhut merasa heran soal isu yang berkembang soal pelunasan utang proyek senilai Rp 119,35 triliun. Menurutnya, tak ada permintaan dari siapapun agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Whoosh itu masalahnya apa sih? Whoosh itu kan tinggal restructuring (restrukturisasi utang) saja. Siapa yang minta APBN? Tak ada yang pernah minta APBN (membayar utang Whoosh)," ujar Luhut saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta yang dikutip, Jumat (17/10/2025).

[TheIndonesia.co/CNR ukirsari]
[TheIndonesia.co/CNR ukirsari]

Luhut memang mengakui, dirinya yang mengurusi kesepakatan utang dengan pihak China Development Bank (CBD). Dia juga melobi-lobi adanya perubahan pembiayaan hingga bunga terhadap CBD.

"Karena saya nerima sudah busuk itu barang. Kemudian, kita coba perbaiki. Kita audit BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), kemudian kita berunding dan China mau melakukan (restrukturisasi utang Whoosh)," ucapnya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menjelaskan, sebenarnya pihak China telah menunggu proses restrukturisasi utang Whoosh. Salah satunya, menunggu terbitnya keputusan presiden (keppres).

Hanya saha, penerbitan Keppres ini terkendala adanya pergantian pemerintahan dari Joko Widodo ke Prabowo Subianto.

"China sudah bersedia kok, gak ada masalah. Apa yang gak bisa diselesaikan kalau kita kompak? Dengan data-data. Waktu itu masih zaman yang lalu, menteri keuangan yang lalu (Sri Mulyani), dengan pihak China, waktu itu saya masih di Marves itu kita selesaikan kok," pungkasnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Rosan: Kami Sedang Evaluasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI