Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Rabu, 04 Maret 2026 | 16:10 WIB
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah pada Rabu, 4 Maret 2026, mencapai Rp16.892 per dolar AS akibat ketegangan geopolitik global.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh keluarnya modal asing besar-besaran dari pasar domestik serta kenaikan harga minyak mentah.
  • Intervensi langsung Bank Indonesia berperan penting menahan pelemahan rupiah agar tidak jatuh lebih dalam dibandingkan Asia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah belum berhasil keluar dari zona merah pada penutupan perdagangan Rabu, 4 Maret 2026.

Mata uang Garuda tercatat terus melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi sejak awal pekan ini, terimbas eskalasi ketegangan geopolitik global yang kian memanas.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah mengakhiri perdagangan hari ini di level Rp16.892 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,12 persen dibandingkan posisi penutupan Selasa (27/2) yang berada di level Rp16.872.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia berada di posisi yang sedikit lebih tertekan, yakni Rp16.911 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa melemahnya rupiah merupakan imbas langsung dari fenomena capital outflow atau keluarnya modal asing secara masif dari pasar keuangan domestik.

Sentimen negatif ini dipicu oleh tensi militer yang tidak kunjung mereda antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

"Rupiah melemah tertekan oleh sentimen risk-off yang kuat dengan sell-off besar-besaran di pasar ekuitas domestik dan seluruh Asia oleh eskalasi perang di Timur Tengah," ujar Lukman, kepada Suara.com, Rabu (4/3/2026).

Selain faktor keamanan, kenaikan harga minyak mentah dunia akibat konflik tersebut juga menghantui ekonomi global. Indonesia, sebagai negara pengimpor minyak, dikhawatirkan akan terbebani oleh kenaikan biaya energi yang pada akhirnya menekan stabilitas nilai tukar.

Meski sedang tertekan, posisi rupiah dinilai masih jauh lebih baik dibandingkan beberapa mata uang negara Asia lainnya.

baca juga

Menurut Lukman, intervensi langsung yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) di pasar valuta asing menjadi faktor kunci yang menahan rupiah agar tidak jatuh lebih dalam.

"Rupiah bukan yang terparah, bahkan pada hari Selasa rupiah jauh lebih kuat daripada mata uang lainnya berkat intervensi langsung BI," jelasnya.

Untuk perdagangan ke depan, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS.

Pelemahan nilai tukar tidak hanya dialami oleh Indonesia. Sebagian besar mata uang di kawasan Asia juga bersujud di hadapan the greenback. Berikut adalah perbandingan performa mata uang Asia hari ini:

Mata Uang yang Melemah:

  • Rupee India: Menjadi yang terlemah di Asia setelah anjlok tajam 0,88%.
  • Dolar Taiwan: Melemah 0,26%.
  • Peso Filipina: Tertekan 0,24%.
  • Dolar Hongkong: Turun 0,15%.
  • Dolar Singapura: Melemah tipis 0,008%.

Mata Uang yang Menguat: Di tengah tekanan global, beberapa mata uang justru berhasil mencatatkan penguatan. Won Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 0,84%, diikuti oleh Yen Jepang (0,2%), Baht Thailand (0,14%), Yuan China (0,09%), dan Ringgit Malaysia (0,06%).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:11 WIB

Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922

Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp16.872

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp16.872

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:13 WIB

Intervensi BI Manjur, Rupiah Berhasil 'Rebound' Tipis ke Rp16.861

Intervensi BI Manjur, Rupiah Berhasil 'Rebound' Tipis ke Rp16.861

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:28 WIB

Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD

Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 16:08 WIB

Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar

Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

×