Bea Cukai dan Pajak Bermasalah? Ini Cara Kirim Aduan 'Lapor Pak Purbaya' via WhatsApp

Bangun Santoso

Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:48 WIB
Bea Cukai dan Pajak Bermasalah? Ini Cara Kirim Aduan 'Lapor Pak Purbaya' via WhatsApp
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa [Instagram.menkeuri]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluncurkan layanan aduan "Lapor Pak Purbaya" untuk keluhan terkait bea cukai dan pajak
  • Pengaduan dapat dikirimkan melalui pesan WhatsApp ke nomor resmi 082240406600
  • Setiap laporan akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim khusus Kemenkeu sebelum ditindaklanjuti

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan terobosan baru dengan membuka kanal aduan langsung bernama “Lapor Pak Purbaya”. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang menghadapi masalah, keluhan, atau kendala terkait pelayanan bea cukai dan pajak di bawah naungan Kementerian Keuangan.

Langkah ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram Menteri Keuangan (@menkeuri) pada 15 Oktober 2025, yang menegaskan kolaborasi antara Menkeu dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak.

“Punya keluhan atau kendala terkait Bea Cukai dan Pajak? Kini bisa langsung Lapor Pak Purbaya!” demikian bunyi keterangan yang diunggah, menandakan era baru keterbukaan dalam pelayanan publik di sektor keuangan negara.

Program ini diciptakan sebagai wujud komitmen Menkeu Purbaya untuk memperkuat integritas, transparansi, dan memastikan setiap suara masyarakat dapat didengar secara langsung oleh pucuk pimpinan.

Cara Lapor ke Menkeu Purbaya, Cukup via WhatsApp

Kementerian Keuangan membuat proses pelaporan ini sangat mudah dan dapat diakses oleh siapa saja. Masyarakat dapat mengirimkan aduan, masukan, atau saran langsung melalui aplikasi WhatsApp ke nomor 082240406600.

Untuk membuat laporan, Anda hanya perlu mengirimkan pesan teks ke nomor tersebut dengan format sederhana, yaitu menyertakan nama lengkap dan alamat surel (email) aktif Anda, diikuti dengan rincian keluhan yang ingin disampaikan.

Meskipun laporan dikirim langsung ke kanal yang mengatasnamakan menteri, perlu diketahui bahwa aduan tidak secara instan ditangani oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Sebuah tim khusus yang terdiri dari enam orang, termasuk dua staf khusus Menkeu, akan bertugas melakukan verifikasi awal.

Tim ini akan menyortir, memeriksa keabsahan data, dan menentukan laporan mana yang layak untuk ditindaklanjuti. Proses penanganan aduan ini diperkirakan memerlukan waktu beberapa hari untuk memastikan semua bukti dan informasi yang disampaikan valid.

baca juga

Konsep layanan ini secara efektif memotong jalur birokrasi yang panjang dan mengubah persepsi lama bahwa seorang menteri tidak dapat dijangkau atau menindak langsung kasus di tingkat bawah.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan ini dengan penuh tanggung jawab. Jika laporan yang disampaikan terbukti tidak benar atau memiliki niat buruk untuk menjatuhkan pihak lain, pelapor dapat dimintai pertanggungjawaban.

Sebaliknya, jika petugas terbukti bersalah, Menkeu Purbaya berkomitmen untuk menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Sudah Kantongi Nama-nama Mafia Tekstil dan Baja

Menkeu Purbaya Sudah Kantongi Nama-nama Mafia Tekstil dan Baja

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:45 WIB

Dana Korupsi Rp13 T Dialokasikan untuk Beasiswa, Purbaya: Disalurkan Tahun Depan

Dana Korupsi Rp13 T Dialokasikan untuk Beasiswa, Purbaya: Disalurkan Tahun Depan

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:36 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Kebijakan Sri Mulyani Kandas di Tangan Purbaya: Pajak Pedagang Online Ditunda

Kebijakan Sri Mulyani Kandas di Tangan Purbaya: Pajak Pedagang Online Ditunda

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:25 WIB

Prabowo Minta Dana LPDP Ditambah, Menkeu Purbaya: Tahun Ini Nggak Bisa!

Prabowo Minta Dana LPDP Ditambah, Menkeu Purbaya: Tahun Ini Nggak Bisa!

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:06 WIB

Jual-Beli Jabatan di Bekasi Disorot Menkeu Purbaya

Jual-Beli Jabatan di Bekasi Disorot Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:55 WIB

Produsen Sebut Tarif Cukai Tinggi Beri Celah Dominasi Rokok Ilegal

Produsen Sebut Tarif Cukai Tinggi Beri Celah Dominasi Rokok Ilegal

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:16 WIB

Terkini

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×