Sering Pakai Batik seperti Menkeu Purbaya? Ini 5 Tips Merawatnya biar Awet dan Tetap Keren

Nur Khotimah

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:40 WIB
Sering Pakai Batik seperti Menkeu Purbaya? Ini 5 Tips Merawatnya biar Awet dan Tetap Keren
Gaya batik Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa [Instagram.menkeuri]

Suara.com - Batik memang jadi salah satu warisan budaya Indonesia yang tak lekang oleh waktu. Corak dan warnanya yang khas membuat siapa pun terlihat berkelas dan berkarakter saat memakainya.

Tak heran kalau banyak tokoh yang hobi mengenakan batik dalam berbagai kesempatan. Salah satunya adalah Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia saat ini, Purbaya Yudhi Sadewa.

Ketika bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait misalnya, Purbaya kedapatan mengenakan batik coklat dengan motif bunga biru tua.

Batik ini memberikan kesan berwibawa dipakai Menkeu Purbaya. Modelnya yang lengan panjang membuat pemakainya bisa lebih disegani.

Menkeu Purbaya juga memakai batik ketika bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dodo Hanggodo. Kali ini, Purbaya mengenakan batik hijau lumut.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (20/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (20/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

Namun, banyak orang sering lupa bahwa batik memerlukan perawatan khusus agar tidak cepat pudar atau rusak. Salah langkah mencuci atau menyetrika bisa membuat kain batik kehilangan keindahannya.

Merawat batik dengan benar tak hanya menjaga kualitasnya, tapi juga membantu melestarikan nilai budaya di baliknya. Apalagi bagi kamu yang sering mengenakannya untuk acara formal maupun kasual seperti Menkeu Purbaya.

Tips Merawat Batik agar Awet dan Tetap Keren

Nah, biar batik kesayanganmu tetap awet dan tampil keren seperti milik Menkeu Purbaya, berikut beberapa tips mudah yang bisa kamu terapkan di rumah:

1. Cuci dengan Lembut dan Pisahkan dari Pakaian Lain

baca juga

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah teknik mencuci batik. Tidak banyak yang tahu jika sebenarnya mencuci batik dengan mesin tidak dianjurkan. Pasalnya, putaran mesin yang terlalu kencang bisa merusak serat kain dan menghilangkan warna alaminya.

Sebaiknya, cuci batik dengan tangan dan gunakan air dingin. Untuk deterjen, gunakan sabun khusus batik atau sabun bayi yang lembut.

Jangan mencampur batik dengan pakaian lainnya, terutama yang berwarna cerah, karena warna bisa luntur dan menodai motif batik.

Jika batik terkena noda, bersihkan hanya pada bagian yang kotor menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat dan sedikit sabun. Hindari juga mengucek atau menyikat kain batik secara kasar.

2. Jangan Jemur di Bawah Matahari Langsung

Menjemur batik di bawah terik matahari adalah kesalahan yang bisa membuat warna cepat pudar. Setelah dicuci, cukup peras batik perlahan tanpa memelintir, lalu jemur di tempat teduh dan berangin. Jemur dengan cara membalik kain agar warna luar tetap terlindungi.

Sinar matahari yang terlalu kuat dapat memecah pigmen warna alami batik, terutama batik tulis. Dengan menjemur di tempat teduh, batik akan tetap memiliki warna tajam dan tidak cepat kusam.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (21/10/2025) mengatakan pemerintah batal membeli mobil dinas menteri buatan Pindad. Alasannya karena PT Pindad, yang merupakan BUMN, belum siap. [Antara/Aditya Pradana Putra]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (21/10/2025) mengatakan pemerintah batal membeli mobil dinas menteri buatan Pindad. Alasannya karena PT Pindad, yang merupakan BUMN, belum siap. [Antara/Aditya Pradana Putra]

3. Gunakan Setrika Bersuhu Rendah atau Balik Kain sebelum Menyetrika

Batik tidak tahan panas tinggi. Saat menyetrika, gunakan suhu rendah dan pastikan kain dalam keadaan setengah kering. Cara terbaik adalah menyetrika adalah dari bagian dalam kain agar motif batik tidak langsung terkena panas.

Jika batik dibuat dari bahan sutra atau serat halus, letakkan sehelai kain tipis di atasnya sebelum disetrika. Kain tersebut berfungsi sebagai pelindung agar batik tidak mengilap atau rusak.

Untuk batik yang mengandung malam sebaiknya hindari menyetrika langsung pada bagian yang masih mengandung malam.

4. Simpan dengan Cara yang Benar

Cara penyimpanan juga berpengaruh besar terhadap keawetan batik. Jangan menggantung batik terlalu lama karena bisa membuat bagian atas kain melar. Sebaiknya, gulung batik menggunakan pipa karton atau simpan dengan cara dilipat longgar.

Gunakan kamper alami seperti potongan kayu cendana atau daun pandan kering untuk menjaga aroma dan mencegah jamur. Hindari penggunaan kapur barus berlebihan karena dapat merusak serat kain dan mengubah aroma khas batik. Simpan batik di tempat yang kering, tidak lembap, dan jauh dari sinar matahari langsung.

5. Hindari Parfum atau Pewangi Langsung pada Kain

Menyemprotkan parfum atau pewangi pakaian langsung ke batik bisa membuat noda dan merusak warna, terutama jika batik menggunakan pewarna alami.

Jika ingin memberikan aroma segar, semprotkan pewangi pada lapisan dalam lemari, bukan langsung ke kainnya.

Selain itu, batik sebaiknya tidak terlalu sering dicuci. Jika hanya digunakan sebentar dan tidak kotor, cukup angin-anginkan saja untuk menjaga kesegarannya tanpa mengikis warna alami.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pindad Tidak Siap, Menkeu Purbaya Batal Borong Maung untuk Mobil Dinas Menteri Tahun Ini

Pindad Tidak Siap, Menkeu Purbaya Batal Borong Maung untuk Mobil Dinas Menteri Tahun Ini

Otomotif | Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:38 WIB

Bea Cukai dan Pajak Bermasalah? Ini Cara Kirim Aduan 'Lapor Pak Purbaya' via WhatsApp

Bea Cukai dan Pajak Bermasalah? Ini Cara Kirim Aduan 'Lapor Pak Purbaya' via WhatsApp

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:48 WIB

Menkeu Purbaya Sudah Kantongi Nama-nama Mafia Tekstil dan Baja

Menkeu Purbaya Sudah Kantongi Nama-nama Mafia Tekstil dan Baja

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:45 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×