Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Warga Ujung Negeri Kini Hidup dalam Terang, Listrik PLN Bawa Harapan Baru

Restu Fadilah

Kamis, 23 Oktober 2025 | 23:53 WIB
Warga Ujung Negeri Kini Hidup dalam Terang, Listrik PLN Bawa Harapan Baru
Listrik kini menerangi rumah warga di ujung negeri. (Dok: PLN)

Suara.com - Di Distrik Anggi, Pegunungan Arfak, Papua Barat, matahari turun lebih cepat dari daerah biasanya. Dulu ketika senja terbenam, aktivitas warga pun turut berhenti. Gelap menelan jalan setapak dan satu-satunya cahaya hanya mengandalkan sinar rembulan dan lampu minyak yang berasap. Tapi, malam itu berbeda, rumah-rumah kayu di lereng pegunungan telah memancarkan cahaya hasil dari aliran air yang diolah menjadi listrik oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Anggi. Warga bersorak gembira, berlarian di depan rumah sambil menatap cahaya yang baru mereka kenal yaitu “Listrik”.

Bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), listrik bukan hanya soal penerangan, listrik adalah awal dari perubahan besar yang selama ini mereka nantikan. Ketika arus listrik mengalir, industri akan berputar, rumah sakit dapat beroperasi, dan pelajar bisa belajar dari rumah. 

Listrik menjadi jembatan antara keterpencilan dan kemajuan. Arus yang mengalir di kabel-kabel kecil itu bukan sekadar energi, melainkan harapan bahwa setiap sudut negeri, seberapapun jauhnya di sana punya kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Piti Inyomusi, salah satu warga Anggi mengaku masih ingat betul ketika bola lampu di rumahnya nyala untuk pertama kali. Kini, anak-anak dapat belajar lebih lama di malam hari. Mereka tak lagi mengantuk karena belajar di bawah lampu minyak. Ia berharap, anak-anak Anggi dapat bersaing dengan anak-anak di distrik lain.

“Dengan lampu seperti ini, anak-anak kami bisa belajar, pintar, bersaing dengan distrik lain. Terima kasih, kami tetap NKRI,” tutur Piti Inyomusi.

Cerita serupa juga datang ratusan kilometer dari Papua Barat, di Desa Bandar Jaya, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Salah seorang warga bernama Ruslan mengatakan, untuk pertama kalinya, rumahnya terang benderang tanpa suara dengung genset karena listrik telah mengubah segalanya. Anak-anaknya yang dulu belajar dengan lampu redup dan istrinya yang harus berhenti menjahit karena bahan bakar habis, kini listrik mengubah segalanya. 

“Sebelumnya saya pakai genset. Enam jam satu liter bensin, jadi jam sepuluh malam sudah gelap lagi, anak-anak bisa belajar sampai malam, istri bisa menjahit tanpa terburu-buru, saya bisa istirahat dengan tenang,” ucap Ruslan.

Baginya, listrik bukan sekadar sumber cahaya yang mengusir gelap, namun tanda dimulainya babak baru dalam hidup, sesuatu yang dulu hanya bisa ia bayangkan dari cerita orang kota. Ketika lampu di rumahnya untuk pertama kali menyala, ada rasa haru yang menyelimuti dan sulit dijelaskan. Cahaya itu bukan hanya menerangi ruangan, namun menyalakan harapan bahwa hari esok bisa lebih baik dari hari kemarin.

Dari deru air di Pegunungan Arfak hingga senyum Ruslam di Musi Banyuasin merupakan wujud nyata program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Listrik Desa (Lisdes). Kedua program tersebut menjadi penopang utama perubahan di dua ujung negeri itu. Melalui program inilah pemerintah berkomitmen mewujudkan keadilan energi: menghadirkan listrik bagi semua tanpa terkecuali.

Menjelang peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) yang ke-80 pada 27 Oktober, PLN juga menggagas program baru yang bertajuk “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”. Program ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat prasejahtera di berbagai daerah.  Bantul menjadi lokasi pembuka rangkaian program ini, yang nantinya akan menyasar lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa bantuan sambungan listrik ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Inisiatif ini lahir dari semangat PLN untuk memastikan setiap rumah di Indonesia dapat merasakan manfaat terang, tanpa ada yang tertinggal. Tak hanya itu, program ini tentunya juga sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM.

“Bagi saudara-saudara kita yang belum berkecukupan, listrik sebenarnya sudah tersedia di depan rumah, tiang dan kabel berdiri, jaringan siap. Namun keterbatasan biaya membuat mereka belum mampu melakukan sambungan baru. Melalui program ini, PLN hadir menjembatani jarak antara ketersediaan dan kemampuan agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik,” ujar Darmawan.

Darmawan menegaskan bahwa kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam memperluas akses listrik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri.

“Ini bukan hanya investasi untuk dunia, tapi juga untuk akhirat. Dari lubuk hati terdalam, kami bekerja siang malam agar seluruh rakyat Indonesia bisa merasakan manfaat listrik,” tegasnya.

Dengan adanya listrik, perubahan besar dapat terjadi. Taraf hidup akan meningkat, ekonomi akan tumbuh, serta lapangan kerja baru akan tercipta. 

Tahun ini, PLN bertekad menghadirkan terang ke 1.285 desa melalui pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 4.770 kilometer sirkuit, jaringan tegangan rendah sejauh 3.265 kilometer, serta gardu distribusi berkapasitas 94.040 kilovolt ampere. 

Upaya besar itu diharapkan menjadi kunci bagi lebih dari 77 ribu keluarga untuk akhirnya merasakan nyala listrik di rumah mereka, simbol kemajuan yang kini benar-benar hadir di depan mata. Oleh karena itu, PLN siap mewujudkan perubahan ini sampai ke seluruh pelosok negeri tanpa terkecuali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:05 WIB

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:02 WIB

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:00 WIB

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:19 WIB

Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat

Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:47 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

PLTMH Kedungrong Andalkan Sungai Kalibawang Terangi Puluhan Rumah

PLTMH Kedungrong Andalkan Sungai Kalibawang Terangi Puluhan Rumah

Foto | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:37 WIB

Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak

Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:05 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:58 WIB

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:26 WIB

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:59 WIB

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:43 WIB

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB