Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Pensiunan Bisa Gali Cuan Jadi Wirausahawan dari Program Mantapreneur

Achmad Fauzi

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 18:52 WIB
Pensiunan Bisa Gali Cuan Jadi Wirausahawan dari Program Mantapreneur
ilustrasi berwirausaha (pixabay.com/Pexels)
baca 10 detik
  • Program Mantapreneur Bank Mantap sasar 50 pensiunan wirausahawan Jawa Tengah.

  • Program ini fasilitasi pensiunan wirausahawan untuk mulai Go Ekspor.

  • ASN didorong mulai wirausaha lima tahun sebelum pensiun agar berkelanjutan.

Suara.com - Menjadi Wirausahawan kini tidak mengenal umur, kini pensiuanan juga bisa memulai usaha kecil menengah. Apalagi, saat ini banyak program yang bisa dimanfaatkan oleh pensiunan untuk menjadi wirausahawan.

Misalnya, program Mantapreneur Naik Kelas Go Ekspor, Bank Mandiri Taspen yang menyasar 50 wirausahawan pensiunan di Jawa Tengah.

Mereka berasal dari berbagai lini usaha, seperti kerajinan tangan, mebel, fashion, batik, tas kulit, hingga kopi lokal.

Plt Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Maswar Purnama, menjelaskan program Mantapreneur merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tiga pilar utama, yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.

Ilustrasi Wirausaha (Pexels/Meruyert Gonullu)
Ilustrasi Wirausaha (Pexels/Meruyert Gonullu)

"Mantapreneur Naik Kelas ini adalah program khusus yang kami siapkan untuk para purna bakti yang punya usaha. Kali ini temanya Go Ekspor, maksudnya kita ingin Mantapreneur atau para purna bakti yang sudah punya usaha, tidak hanya terbatas pemasaran di dalam negeri saja," ujar Maswar yang dikutip di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Melalui kolaborasi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, Bank Mandiri Taspen memfasilitasi para peserta untuk memahami standar, pembiayaan, dan prosedur ekspor. Dari 50 peserta, Maswar menargetkan setengahnya bisa masuk dalam program Go Ekspor.

“Kita bekerja sama dengan Eximbank supaya para mitra kita ini bisa ekspor produk-produknya ke mancanegara. Jadi bisa mendorong devisa juga untuk Indonesia,” kata Maswar.

Peserta pelatihan dibekali wawasan praktis, mulai dari kontinuitas produksi hingga standar internasional untuk kemasan dan kelayakan produk. Maswar menekankan pentingnya konsistensi dan kualitas agar produk Indonesia bisa bersaing di pasar global.

“Kita bekali dengan pendidikan syarat-syarat untuk bisa ekspor. Misalnya, kontinuitas produksi. Kalau janji ekspor satu ton setahun, ya harus bisa dipenuhi, tidak bisa tiba-tiba hanya 500 kg. Kalau kita mau ekspor itu packaging-nya harus benar. Di dalam kopi sachet itu harus tercantum tanggal kadaluarsanya kapan," imbuhnya.

baca juga

Program ini juga menjawab tantangan umum yang dialami banyak pensiunan kehilangan aktivitas produktif setelah purna tugas. Direktur Operasional PT Taspen, Tribuna Phitera Djaja, menilai program Mantapreneur menjadi solusi untuk menjaga keberlanjutan dan semangat hidup para pensiunan.

“Program ini memang sudah kita minta ke seluruh Mitra Bayar Bank pensiunan. Jadi sebelum ASN itu masuk batas usia pensiun mereka sudah punya bekal kewirausahaan,” ungkap Tribuna.

Ia menambahkan, penting bagi ASN untuk mulai berwirausaha lima tahun sebelum pensiun, agar bisnis yang dirintis punya waktu berkembang dan berkelanjutan.

“Kami mendorong agar peserta Taspen sudah dibekali pelatihan wirausaha minimal lima tahun sebelum pensiun. Artinya sustainability-nya nanti bisa berkelanjutan lebih lama, karena kalau satu atau dua tahun kalau sudah enggak berhasil dia selesai. Kalau lima tahun tidak berhasil, masih bisa mencoba lagi hingga berhasil," jelasnya.

Dengan pendekatan yang holistik. dari sisi ekonomi, sosial, hingga kesehatan. Bank Mandiri Taspen menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir dari kontribusi, tetapi awal dari babak baru untuk tumbuh dan berdaya.

Program Mantapreneur Naik Kelas membuktikan bahwa para pensiunan tak hanya bisa hidup sejahtera, tetapi juga mendorong ekonomi nasional hingga ke pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Kenaikan Gaji Pensiunan PNS, Benarkah Terealisasi Tahun 2025?

Isu Kenaikan Gaji Pensiunan PNS, Benarkah Terealisasi Tahun 2025?

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06:39 WIB

Gaji ASN Naik dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Pensiunan Apakah Dapat Kenaikan?

Gaji ASN Naik dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Pensiunan Apakah Dapat Kenaikan?

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 08:40 WIB

Pensiunan ASN Bisa Bisnis Toko Kelontong Modern dengan Modal Rp 45 Juta, Begini Caranya

Pensiunan ASN Bisa Bisnis Toko Kelontong Modern dengan Modal Rp 45 Juta, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 13:59 WIB

Terkini

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB