Pensiunan Bisa Gali Cuan Jadi Wirausahawan dari Program Mantapreneur

Achmad Fauzi

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 18:52 WIB
Pensiunan Bisa Gali Cuan Jadi Wirausahawan dari Program Mantapreneur
ilustrasi berwirausaha (pixabay.com/Pexels)
baca 10 detik
  • Program Mantapreneur Bank Mantap sasar 50 pensiunan wirausahawan Jawa Tengah.

  • Program ini fasilitasi pensiunan wirausahawan untuk mulai Go Ekspor.

  • ASN didorong mulai wirausaha lima tahun sebelum pensiun agar berkelanjutan.

Suara.com - Menjadi Wirausahawan kini tidak mengenal umur, kini pensiuanan juga bisa memulai usaha kecil menengah. Apalagi, saat ini banyak program yang bisa dimanfaatkan oleh pensiunan untuk menjadi wirausahawan.

Misalnya, program Mantapreneur Naik Kelas Go Ekspor, Bank Mandiri Taspen yang menyasar 50 wirausahawan pensiunan di Jawa Tengah.

Mereka berasal dari berbagai lini usaha, seperti kerajinan tangan, mebel, fashion, batik, tas kulit, hingga kopi lokal.

Plt Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Maswar Purnama, menjelaskan program Mantapreneur merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tiga pilar utama, yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.

Ilustrasi Wirausaha (Pexels/Meruyert Gonullu)
Ilustrasi Wirausaha (Pexels/Meruyert Gonullu)

"Mantapreneur Naik Kelas ini adalah program khusus yang kami siapkan untuk para purna bakti yang punya usaha. Kali ini temanya Go Ekspor, maksudnya kita ingin Mantapreneur atau para purna bakti yang sudah punya usaha, tidak hanya terbatas pemasaran di dalam negeri saja," ujar Maswar yang dikutip di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Melalui kolaborasi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, Bank Mandiri Taspen memfasilitasi para peserta untuk memahami standar, pembiayaan, dan prosedur ekspor. Dari 50 peserta, Maswar menargetkan setengahnya bisa masuk dalam program Go Ekspor.

“Kita bekerja sama dengan Eximbank supaya para mitra kita ini bisa ekspor produk-produknya ke mancanegara. Jadi bisa mendorong devisa juga untuk Indonesia,” kata Maswar.

Peserta pelatihan dibekali wawasan praktis, mulai dari kontinuitas produksi hingga standar internasional untuk kemasan dan kelayakan produk. Maswar menekankan pentingnya konsistensi dan kualitas agar produk Indonesia bisa bersaing di pasar global.

“Kita bekali dengan pendidikan syarat-syarat untuk bisa ekspor. Misalnya, kontinuitas produksi. Kalau janji ekspor satu ton setahun, ya harus bisa dipenuhi, tidak bisa tiba-tiba hanya 500 kg. Kalau kita mau ekspor itu packaging-nya harus benar. Di dalam kopi sachet itu harus tercantum tanggal kadaluarsanya kapan," imbuhnya.

baca juga

Program ini juga menjawab tantangan umum yang dialami banyak pensiunan kehilangan aktivitas produktif setelah purna tugas. Direktur Operasional PT Taspen, Tribuna Phitera Djaja, menilai program Mantapreneur menjadi solusi untuk menjaga keberlanjutan dan semangat hidup para pensiunan.

“Program ini memang sudah kita minta ke seluruh Mitra Bayar Bank pensiunan. Jadi sebelum ASN itu masuk batas usia pensiun mereka sudah punya bekal kewirausahaan,” ungkap Tribuna.

Ia menambahkan, penting bagi ASN untuk mulai berwirausaha lima tahun sebelum pensiun, agar bisnis yang dirintis punya waktu berkembang dan berkelanjutan.

“Kami mendorong agar peserta Taspen sudah dibekali pelatihan wirausaha minimal lima tahun sebelum pensiun. Artinya sustainability-nya nanti bisa berkelanjutan lebih lama, karena kalau satu atau dua tahun kalau sudah enggak berhasil dia selesai. Kalau lima tahun tidak berhasil, masih bisa mencoba lagi hingga berhasil," jelasnya.

Dengan pendekatan yang holistik. dari sisi ekonomi, sosial, hingga kesehatan. Bank Mandiri Taspen menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir dari kontribusi, tetapi awal dari babak baru untuk tumbuh dan berdaya.

Program Mantapreneur Naik Kelas membuktikan bahwa para pensiunan tak hanya bisa hidup sejahtera, tetapi juga mendorong ekonomi nasional hingga ke pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Kenaikan Gaji Pensiunan PNS, Benarkah Terealisasi Tahun 2025?

Isu Kenaikan Gaji Pensiunan PNS, Benarkah Terealisasi Tahun 2025?

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06:39 WIB

Gaji ASN Naik dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Pensiunan Apakah Dapat Kenaikan?

Gaji ASN Naik dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Pensiunan Apakah Dapat Kenaikan?

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 08:40 WIB

Pensiunan ASN Bisa Bisnis Toko Kelontong Modern dengan Modal Rp 45 Juta, Begini Caranya

Pensiunan ASN Bisa Bisnis Toko Kelontong Modern dengan Modal Rp 45 Juta, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 13:59 WIB

Terkini

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

×