Bank Indonesia Salurkan Likuiditas Rp393 Triliun, Bank Asing Juga Kecipratan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 28 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Bank Indonesia Salurkan Likuiditas Rp393 Triliun, Bank Asing Juga Kecipratan
Ilustrasi Bank Indonesia [Antara]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas Rp 393 triliun melalui Kebijakan KLM untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan.

  • Dana disalurkan ke berbagai sektor prioritas, termasuk pertanian, manufaktur, properti, transportasi, dan UMKM.

  • Pertumbuhan kredit masih lemah, dipengaruhi oleh sikap hati-hati pelaku usaha dan suku bunga kredit yang masih tinggi.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) telah mengguyur Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), terhadap bank-bank di Indonesia.

Termasuk, bank asing juga kebagian dana likuiditas dari BI.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, total insentif yang telah disalurkan mencapai Rp 393 triliun. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan kredit.

"Implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan," katanya dikutip dari Youtube BI, Selasa (28/10/2025).

Dia mengatakan, minggu pertama Oktober 2025, total insentif KLM mencapai Rp 393 triliun.

Rinciaan yang disalurkan kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp 173,6 triliun, BUSN sebesar Rp 174,4 triliun, BPD sebesar Rp 39,1 triliun, dan KCBA sebesar Rp 5,7 triliun.

Secara sektoral, insentif KLM disalurkan kepada sektor-sektor prioritas yakni sektor Pertanian, Perdagangan dan Manufaktur, sektor Real Estate, Perumahan Rakyat, dan Konstruksi, sektor Transportasi, Pergudangan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta UMKM, Ultra Mikro, dan Hijau.

Ke depan, kebijakan KLM akan terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan, melalui implementasi penguatan KLM berorientasi ke depan guna mendorong pertumbuhan kredit lebih tinggi.

"Lebih dari itu, pemberian insentif KLM juga didasarkan pada kecepatan perbankan dalam menyesuaikan suku bunga kredit/pembiayaan terhadap suku bunga kebijakan Bank Indonesia untuk mempercepat transmisi penurunan suku bunga perbankan," jelasnya.

baca juga

Dia menambahkan, pertumbuhan kredit perbankan perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Kredit perbankan pada September 2025 masih tercatat 7,70 persen (yoy), meskipun sedikit meningkat dari 7,56 persen (yoy) pada Agustus 2025," ungkap Perry Warjiyo.

"Permintaan kredit belum kuat dipengaruhi oleh sikap pelaku usaha yang masih wait and see, optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi, dan suku bunga kredit yang masih relatif tinggi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tumbuh Melambat, Begini Langkah Bank Indonesia Kelola Utang Luar Negeri Indonesia

Tumbuh Melambat, Begini Langkah Bank Indonesia Kelola Utang Luar Negeri Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:10 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak, Tembus Rp 7.160 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak, Tembus Rp 7.160 Triliun

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:11 WIB

Bakal Diguyur Uang Likuiditas, Menkeu Tunggu Kesiapan BPD

Bakal Diguyur Uang Likuiditas, Menkeu Tunggu Kesiapan BPD

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:39 WIB

Modal Asing Rp 6,43 Triliun Masuk Deras ke Dalam Negeri Pada Pekan Ini, Paling Banyak ke SBN

Modal Asing Rp 6,43 Triliun Masuk Deras ke Dalam Negeri Pada Pekan Ini, Paling Banyak ke SBN

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:32 WIB

Bank Indonesia : Penjualan Eceran Diramal Meningkat, Ini Faktor Pendorongnya

Bank Indonesia : Penjualan Eceran Diramal Meningkat, Ini Faktor Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 11:32 WIB

Survei BI: Keyakinan Konsumen Menurun, Cari Kerja Jadi Makin Sulit

Survei BI: Keyakinan Konsumen Menurun, Cari Kerja Jadi Makin Sulit

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 08:13 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×